SUARA SUMEDANG - Video viral guru ASN Pangandaran mengundurkan diri lantaran terjadi pungli, heboh di media sosial.
Seorang guru ASN Pangandaran yang masih muda, meluapkan kekesalannya lantaran saat menjalani Latsar 2020, usai diterima menjadi PNS.
"dengan detail anggaran yang sudah dibayarkan oleh negara tiba-tiba H-10 kita disuruh bayar uang transprot, yang bikin jengkelnya tuh ikut gak ikut sama rombongan kalau saya kan naik motor.
"Itu tetap harus bayar, ya sudahlah saya waktu itu tetap bayar" kata guru muda tersebut.
Mantan ASN itu juga ungkap usai Latsar kembali ditagih uang sebesar RP. 350.000.
Meski dibawah 1 juta rupiah, pria tersebut merasa keberatan dengan iuran yang diduga pungli itu, lantaran gaji selama 3 bulan juga belum turun.
Usai terjadi dugaan pungli tersebut, guru muda itu lapor ke lapor.go.id.
"Saya lapor aja ke lapor.go.id saya kasih cantumannya saya kasih screenshot penarikannya, saya kasih bukti transfernya waktu itu," tambahnya.
Tak lama setelah itu, Guru muda tersebut mengaku telah membuat laporan.
Baca Juga: Sepakat Usung Prabowo Jadi Capres dari Koalisi KIR, Cak Imin: Nanti Secara Resmi Kita Umumkan
"Akhirnya saya menerima panggilan dari BKPSDM Pangandaran di jalan Parigi," tuturnya.
Bak disidang, guru tersebut ungkap susana ketika dipanggil di BKPSDM suasananya sangat tak mengenakan, hingga sempat diancam akan dipecat.
Lantas Guru muda tersebut mengaku keberatan dengan iuran yang diminta oleh pihak BKPSDM. Kemudian petugas menjawab jika dana iuran tersebut dialihkan untuk dana COVID 19
"Sebenarnya uangnya ada cuman direcopusing untuk Covid" jelasnya menirukan ucapan petugas.
Selengkapnya berikut video viral Guru ASN di Pengandaran yang mengunudurkan diri lantaran adanya pungli.(*)