SUARA SUMEDANG - Di akhir masa jabatannya, Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir terus galak-an peluang investasi di Kabupaten Sumedang.
Dony lakukan jemput bola untuk menarik investor agar berinvestasi di kawasan Sumedang Industrialpolis.
Ia langsung turun tangan memimpin secara door to door ke Tiongkok untuk menarik investasi dari pengusaha China, pada pekan lalu.
Dony mengaku jika dirinya bukan hanya jaga warung, tetapi lakukan politik investasi dengan menjemput bola.
“Untuk menarik investor, Pemkab Sumedang lakukan politik investasi dengan jemput bola, bukan hanya jaga warung,” kata Dony.
Dony optimis jika investor mau menanamkan investasi di kawasan Sumedang Industrialpolis Buahdua, Ujungjaya dan Tomo (Butom).
“Alhamdulilah, dua investor dari China: Aiwood Cabinetry dan ZX Power datang melihat lokasi Sumedang Industrialpolis di Desa Ciawitali, Kecamatan Buahdua,” ungkap Dony.
Aiwood Cabanery merupakan perusahaan smart furniture yang berpusat di kota Yixing, China dan berencana membuka pabrik di Indonesia, guna memperluas pasar.
Kata Dony, pihak Aiwood tertarik berinvestasi di Indonesia karena dapat memudahkan proses ekspor produknya, pasar Aiwood sendiri berada di Amerika.
Baca Juga: SMA Al Huda Arjasari Gelar Kajian Milenial, Soroti Pergaulan para Remaja
Lalu, ada ZX Power yang tertarik berinvistasi di Sumedang. ZX Power merupakan perusahaan mobil dan motor listrik.
Menurut Dony, sejumlah pengusaha lain dari China akan datang lagi ke Sumedang untuk melihat kawasan Sumedang Industrialpolis.
Lebih lanjut, Dony mengatakan jika kawasan Sumedang Industrialpolis merupakan lokasi strategis yang dilintasi jalan Tol Cisumdawu, Bandara Kertajati dan Pelabuhan Patimban.
Ia juga berharap adanya penanaman investasi di Sumedang dapat memberikan manfaat dan membuka lapangan pekerjaan.
“Sumedang terus mencari investor baik dari dalam negeri maupun luar negeri dan diharapkan memberikan manfaat, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan,” ucapnya. (*)