Tim Investigasi Kanjuruhan Akan Lakukan Otopsi Ulang pada Korban Tragedi Kanjuruhan

Surabaya

Kamis, 13 Oktober 2022 | 19:20 WIB
Tim Investigasi Kanjuruhan Akan Lakukan Otopsi Ulang pada Korban Tragedi Kanjuruhan
Tim Investigasi Kanjuruhan Akan Lakukan Otopsi Ulang pada Korban Tragedi Kanjuruhan (freepik.com)

Hal ini dilakukan untuk mendapatkan keakuratan bukti terjadinya tragedi yang menewaskan ratusan nyawa di Stadion Kanjuruhan, Malang.

TGIPF mendatangi beberapa titik manajemen klub sepak bola Arema dan juga Rumah Sakit Saiful Anwar. Kunjungan ini dimaksudkan untuk menggali informasi dan mencari bukti penyebab pasti kematian korban.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, ada 37 korban yang masih dirawat di sejumlah rumah sakit akibat tragedi Stadion Kanjuruhan. 

Sejumlah tim dibentuk untuk mengusut tuntas dan mencari fakta mengenai tragedi memilukan yang terjadi pada tanggal 1 Oktober 2022 lalu.

Investigasi dilakukan secara mendalam mulai dari perencanaan pertandingan, persiapan, pelaksanaan, hingga terjadinya kerusuhan sampai penanganan korban pasca kerusuhan.

Hasil dari investigasi ini bisa ditemukan siapa yang bertanggung jawab di setiap tahapannya. 

Tim TGIF dibagi menjadi sejumlah kelompok yang akan mendatangi para pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola antara Persebaya dan Arema tersebut. 

Satu tim mendatangi panitia pelaksana, manajemen Arema, dan mencari informasi dari perwakilan suporter.

Sedangkan tim lainnya mendatangi pihak pengamanan mulai dari Polres, Satbrimob, hingga Kodim 0818 Malang.

Tim ini sebelumnya juga sudah mendatangi beberapa pihak di Surabaya. Sisa tim yang berada di Jakarta bertugas untuk mendapatkan keterangan yang dapat diakses.

Sejumlah barang bukti sudah didapatkan termasuk CCTV di dalam stadion. CCTV ini akan memberikan gambaran secara jelas apa yang terjadi pada saat itu ketika terjadi kerusuhan.

Barang bukti ini dikumpulkan untuk memperkuat dan mempertajam analisis TGIF sehingga peristiwa Kanjuruhan ini dapat diungkap secara menyeluruh.

Selain itu TGIF juga mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak baik dari panitia penyelenggara, pihak pengamanan, hingga pihak korban.

TGIF juga akan meninjau Stadion Kanjuruhan untuk memastikan kondisi dan standar kelayakan stadion.

Tim juga akan mendatangi korban luka yang sudah kembali dari rumah sakit untuk mendapatkan kesaksian yang lebih utuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bukti Indosiar dan PT LIB saling Lempar Tanggung Jawab pasca Tragedi Kanjuruhan

Bukti Indosiar dan PT LIB saling Lempar Tanggung Jawab pasca Tragedi Kanjuruhan

Serang | Kamis, 13 Oktober 2022 | 19:01 WIB

Polisi Dituding Melakukan Kebohongan Publik Soal Temuan Botol Miras di Stadion Kanjuruhan

Polisi Dituding Melakukan Kebohongan Publik Soal Temuan Botol Miras di Stadion Kanjuruhan

Jatim | Kamis, 13 Oktober 2022 | 18:36 WIB

Komisi III DPR Bikin Tim Investigasi Usut Tragedi Kanjuruhan, Opini Publik Terbelah

Komisi III DPR Bikin Tim Investigasi Usut Tragedi Kanjuruhan, Opini Publik Terbelah

News | Kamis, 13 Oktober 2022 | 18:44 WIB

Terkini

Hampir 30 Tahun Negosiasi, Perjanjian Dagang RI-AS Tak Kunjung Rampung

Hampir 30 Tahun Negosiasi, Perjanjian Dagang RI-AS Tak Kunjung Rampung

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:27 WIB

Sawit dan Karet Kuasai 2,8 Juta Hektare, Mengapa PAD Sumsel Belum Maksimal?

Sawit dan Karet Kuasai 2,8 Juta Hektare, Mengapa PAD Sumsel Belum Maksimal?

Sumsel | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:25 WIB

Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G

Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:24 WIB

BRI Umumkan Buyback Saham Hingga Rp500 Miliar Sesuai Ketentuan OJK

BRI Umumkan Buyback Saham Hingga Rp500 Miliar Sesuai Ketentuan OJK

Jogja | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:20 WIB

Siasat Penjual Es Teh di Demak Jadi Kedok Edarkan Sabu, Ternyata Residivis dan DPO!

Siasat Penjual Es Teh di Demak Jadi Kedok Edarkan Sabu, Ternyata Residivis dan DPO!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:20 WIB

BAT Indonesia Kembali Raih Penghargaan HR Asia Awards, 10 Tahun Berturut-turut

BAT Indonesia Kembali Raih Penghargaan HR Asia Awards, 10 Tahun Berturut-turut

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:20 WIB

Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid

Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:19 WIB

KRL hingga Whoosh Jadi Andalan KAI Tekan Emisi Karbon

KRL hingga Whoosh Jadi Andalan KAI Tekan Emisi Karbon

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:17 WIB

BRI Gelar Buyback Fluktuatif Rp500 Miliar, Optimistis Fundamental Tetap Kuat

BRI Gelar Buyback Fluktuatif Rp500 Miliar, Optimistis Fundamental Tetap Kuat

Jawa Tengah | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:17 WIB

Review Drama Korea Your Honor: Ketika Keadilan Tak Lagi Hitam Putih

Review Drama Korea Your Honor: Ketika Keadilan Tak Lagi Hitam Putih

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:15 WIB