Tindak Lanjuti Rekomendasi TGIPF, Benarkah PSSI Akan Gelar Kongres Luar Biasa?

Surabaya

Rabu, 19 Oktober 2022 | 07:29 WIB
Tindak Lanjuti Rekomendasi TGIPF, Benarkah PSSI Akan Gelar Kongres Luar Biasa?
Presiden Induk Asosiasi Sepak bola Dunia (FIFA) Gianni Infantino (kanan) didampingi Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (tengah) menyapa sejumlah awak media setibanya di Kantor PSSI di Jakarta, Selasa (18/10/2022). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa.)

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Vivin Cahyani mengungkapkan bahwa PSSI akan menindaklanjuti apa yang direkomendasikan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF). Benarkah PSSI akan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB)?

Sebagaimana diketahui pasca terjadinya peristiwa tragedi Kanjuruhan Malang, pemerintah membentuk tim pencari fakta untuk mengetahui siapa pihak-pihak yang harus bertanggung jawab atas peristiwa yang memakan ratusan korban tersebut.

Tim tersebut akhirnya terbentuk dan diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) yakni Mahfud MD.

Alhasil, setelah beberapa kali turun ke lokasi kejadian, pada 14 Oktober 2022, tepat dua minggu setelah kejadian tersebut, TGIPF mengeluarkan rekomendasi yang salah satunya adaah menyatakan bahwa jajaran Exco PSSI termasuk Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule mengundurkan diri dari jabatannya.

Pengunduran diri itu sebagai bentuk tanggungjawab moral atas jatuhnya ratusan korban pasca kerusuhan yang terjadi setelah laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang itu.

Rekomendasi TGIPF itu akhirnya diserahkan kepada Presiden Jokowi oleh Mahfud MD.

Menanggapi hal tersebut, Vivin menyatakan bahwa PSSI akan menindaklanjuti apa yang menjadi rekomendasi TGIPF, terlebih setelah adanya evaluasi Gugus Tugas Transformasi Sepak Bola Indonesia ihwal kejadian Tragedi Kanjuruhan.

"Apa yang sudah dievaluasi, apa yang sudah direkomendasi itu menjadi tekad PSSI untuk mereformasi total sepak bola dan melakukan aksi kerja nyata," kata Vivin usai pertemuan PSSI dan FIFA di Kantor PSSI, Jakarta, Selasa (18/10/2022).

Vivin pun memohon dukungan kepada masyarakat untuk PSSI dan kebangkitan sepak bola di Tanah Air.

baca juga

"Mohon dukungan dan doa agar semua berjalan maksimal. Perbaikan dari PSSI pun bisa dinikmati. Seperti kata Presiden FIFA, dengan penduduk sekitar 270 juta jiwa, Indonesia seharusnya menjadi bintang, setidak-tidaknya di kawasan regional maupun dunia," ujar Vivin.

Adapun tim Gugus Tugas Transfirmasi Sepak Bola Indonesia itu sendiri beranggotakan perwakilan dari FIFA, AFC, PSSI, dan pemerintah Indonesia yang diwakili beberapa kementerian dan Polri.

Jika sesuai alur waktu yang direncanakan, gugus tugas tersebut akan melakukan rapat perdana pada 21 Oktober 2022 dekat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aremania Korban ke-133 Tragedi Kanjuruhan, Andi Tak Pernah Absen Datang ke Stadion

Aremania Korban ke-133 Tragedi Kanjuruhan, Andi Tak Pernah Absen Datang ke Stadion

Malang | Rabu, 19 Oktober 2022 | 07:24 WIB

Liga 1 Bakal Punya Regulasi Khusus pasca Tragedi Kanjuruhan, Disahkan PSSI Tahun Depan

Liga 1 Bakal Punya Regulasi Khusus pasca Tragedi Kanjuruhan, Disahkan PSSI Tahun Depan

Bola | Rabu, 19 Oktober 2022 | 05:18 WIB

Terkini

Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022

Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 02:41 WIB

Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko

Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 02:28 WIB

Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi

Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 01:30 WIB

Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia

Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:54 WIB

FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier

FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:46 WIB

Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari

Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:39 WIB

Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci

Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:31 WIB

Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh

Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:31 WIB

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

×