KLB Dipercepat, Usul TGIPF Usai Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang

Surabaya | Suara.com

Senin, 31 Oktober 2022 | 10:59 WIB
KLB Dipercepat, Usul TGIPF Usai Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang
surakarta.suara.com

“Serangkaian Kongres Luar Biasa dimulai dari mengirimkan surat pemberitahuan kepada FIFA yang mana berisikan usulan kongres,” ucap Mochammad Irawan, Ketua Umum PSSI dari unggahan channel Youtube PSSI TV, hari Sabtu (29/10/2022).

PSSI mempercepat dilakukannya KLB ini karena mencegah perpecahan dari kalangan anggota PSSI. Adapun untuk kegiatan KLB sendiri rencananya akan digelar pada bulan November 2023.

Menurut Irawan, yang seharusnya KLB dilaksanakn apabila terdapat permintaa tertulis dari setengah atau 2/3 jumlah anggota PSSI, berdasarkan Statuta PSSI. Kemudian, kegiatan KLB akan dilaksanakn setelaah tiga bulan permohonan tersebut.

Pada realitanya, hanya ada dua anggota PSSI yang telah membuat permohonan KLB yaitu klun Persebaya Surabaya dan Persis Solo. 

“Ekco PSSI menetapkan agar KLB dipercepat, pemilihan dengan memperhatikan surat yang sudah diberikan oleh dua anggota yang memintanya. Exco PSSI berharap tidak terjadi perpecahan antar anggota, serta Exco PSSI merupakan mandataris yang telah dipilih oleh voter untuk mewakili PSSI,” jelas dari Ketua Umum PSSI, Mochammad Irawan.

Dari pihak PSSI juga berharap, keputusan agar KLB dipercepat, dengan mmepertimbangkan seluruh pemangku kepentingan supaya membantu dilanjutkannya pertandingan Liga 1, 2, dan 3 tahun 2022-2023.

Tim Gabungan Independen Pencari Fakta atau TGIPF yang mendesak PSSI pertama kali agar mempercepat KLB. Tim ini dibentuk oleh pemerintah setelah terjadinya tragedy di Malang, lebih tepatnya tragedy Kanjuruhan Malang, yang mana pada tragedy tersebut menewaskan kurang lebih 135 orang dan ratusan terluka.

Dokumen yang diluncurkan oleh TGIPF tanggal 14 Oktober 2022 berisikan rekomendasi jajaran Exco PSSI, salah satu diantarannya adalah Ketua Umum PSSI Mochammad Irawan, mengundurkan diri dalam rangka bertanggung jawab moral setelah jatuhnya ratusan korban, mulai dari yang meninggal maupun yang terluka dari peristiwa stadion Kanjurugan Malang.

TGIPF menutarakan agar Liga 1,2, dan 3 tidak diperbolehkan untuk terjadi sebelum adanya perubahan dari tata kelola kompetisi yang dilakukan PSSI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KLB PSSI Dipercepat Januari 2023: Rekomendasi TGIPF, Tak Ingin Korbankan Marwah Sepak Bola

KLB PSSI Dipercepat Januari 2023: Rekomendasi TGIPF, Tak Ingin Korbankan Marwah Sepak Bola

News | Senin, 31 Oktober 2022 | 10:48 WIB

Fokus Siaran Update Tragedi Itaewon, Sejumlah Stasiun Televisi Korea Tunda Penayangan Serial Drama

Fokus Siaran Update Tragedi Itaewon, Sejumlah Stasiun Televisi Korea Tunda Penayangan Serial Drama

| Senin, 31 Oktober 2022 | 10:44 WIB

Sosok Terkenal yang Diduga Bikin Kehebohan Sebelum Tragedi Itaewon Ternyata Wanita Seksi Ini

Sosok Terkenal yang Diduga Bikin Kehebohan Sebelum Tragedi Itaewon Ternyata Wanita Seksi Ini

Bekaci | Senin, 31 Oktober 2022 | 10:37 WIB

Terkini

Rudy Mas'ud soal Adik Kandungnya Jadi Tim Ahli Gubernur: Itu Hak Prerogatif

Rudy Mas'ud soal Adik Kandungnya Jadi Tim Ahli Gubernur: Itu Hak Prerogatif

Kaltim | Sabtu, 25 April 2026 | 15:47 WIB

Kenapa Honda Angkat Kaki dari Korea?

Kenapa Honda Angkat Kaki dari Korea?

Otomotif | Sabtu, 25 April 2026 | 15:45 WIB

Tangis Haru Ihsan, Siswa Viral yang Putus Sekolah Kini Dijamin Wagub Jabar Hingga Lulus

Tangis Haru Ihsan, Siswa Viral yang Putus Sekolah Kini Dijamin Wagub Jabar Hingga Lulus

Jabar | Sabtu, 25 April 2026 | 15:43 WIB

El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist

El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist

News | Sabtu, 25 April 2026 | 15:40 WIB

Pemilik Kendaraan Listrik di Banten Siap - Siap Bayar Pajak Mulai Mei 2026

Pemilik Kendaraan Listrik di Banten Siap - Siap Bayar Pajak Mulai Mei 2026

Otomotif | Sabtu, 25 April 2026 | 15:40 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem! Pergerakan Tanah Putus Akses Jalan Antardesa di Sukaresmi Cianjur

Waspada Cuaca Ekstrem! Pergerakan Tanah Putus Akses Jalan Antardesa di Sukaresmi Cianjur

Bogor | Sabtu, 25 April 2026 | 15:37 WIB

Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI

Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI

News | Sabtu, 25 April 2026 | 15:29 WIB

Posisi Maarten Paes Terancam, Ajax Dikabarkan Siap Tampung Kiper Buangan Barcelona

Posisi Maarten Paes Terancam, Ajax Dikabarkan Siap Tampung Kiper Buangan Barcelona

Bola | Sabtu, 25 April 2026 | 15:28 WIB

Donor Darah Bareng Bank Jakarta dan PMI, Stok Darah DKI Didorong Tetap Aman

Donor Darah Bareng Bank Jakarta dan PMI, Stok Darah DKI Didorong Tetap Aman

News | Sabtu, 25 April 2026 | 15:15 WIB

Gugatan Rp7 Miliar Ressa Terhadap Denada Kandas: Hakim PN Banyuwangi Sebut Salah Alamat

Gugatan Rp7 Miliar Ressa Terhadap Denada Kandas: Hakim PN Banyuwangi Sebut Salah Alamat

Jatim | Sabtu, 25 April 2026 | 15:14 WIB