Peringati Hari Pahlawan, Pekik Merdeka Bung Tomo di Surabaya

Surabaya | Suara.com

Jum'at, 11 November 2022 | 07:22 WIB
Peringati Hari Pahlawan, Pekik Merdeka Bung Tomo di Surabaya
Kondisi salah satu sudut di Kota Surabaya ketika pertempuran 10 November 1945. ((Panoramio.com))

Para pemuda Surabaya berjuang keras bergerak melawan gempuran tentara Inggris yang hendak merebut kemerdekaan Indonesia. 

Pasukan bambu runcing dikerahkan, menghalau tank-tank milik Sekutu. Semangat arek-arek Surabaya dibakar lewat corong-corong radio yang lantang mengumandangkan pekik merdeka dari Bung Tomo

Sejarah mencatat, pertempuran Surabaya menjadi yang terbesar pasca kemerdekaan.  Inilah cikal bakal lahirnya Hari Pahlawan

Pecah pertempuran Cerita berawal dari kedatangan pasukan Sekutu yang tergabung dalam Allied Forces Netherland East Indies (NICA) ke Surabaya pada (25/10/1945). 

Kala itu, Indonesia baru dua bulan merdeka dari penjajahan. Pasukan Sekutu yang dipimpin oleh Brigadir Jenderal Aulbertin Walter Sother Mallaby langsung mendirikan pos-pos pertahanan. 

Semula, pasukan Sekutu datang untuk mengamankan para tawanan perang dan melucuti senjata Jepang. 

Namun, pada (27/10/1945), mereka menyerbu penjara dan membebaskan para tawanan perwira Sekutu yang ditahan oleh Indonesia. 

Pasukan Sekutu mendirikan pertahanan di tempat-tempat penting, seperti lapangan terbang, kantor radio, gedung internatio, dan pusat kereta api. Mereka bahkan menyebarkan selebaran yang berisi imbauan agar masyarakat Surabaya segera menyerahkan senjata. 

Namun, rakyat Surabaya menolak. Tak mau kembali jatuh ke belenggu penjajah, para pemuda bersatu merapatkan barisan untuk melawan Sekutu. 

Pada (28/10/1945), pasukan Indonesia yang dipimpin oleh Bung Tomo mulai menyerang pos-pos pertahanan milik Sekutu. Tiga hari kemudian tepatnya (31/10/1945), Brigadir Mallaby tewas di tangan para pejuang Indonesia. 

Peristiwa ini sontak menyulut kemarahan Sekutu. Mereka mengultimatum rakyat untuk segera menyerah, atau jika tidak, Surabaya akan dihancurkan. Bukannya tumbang, semangat rakyat justru kian berkobar. 

Pemuda Indonesia bersenjatakan bambu runcing bergerak menyerang tank-tank Sherman milik Sekutu. Pertempuran berlangsung ganas dan kejam selama tiga minggu, dan puncaknya terjadi pada (10/11/1945). 

Pekik Bung Tomo Sosok Sutomo atau yang lebih dikenal sebagai Bung Tomo berperan besar dalam pertempuran (10/11/45). 

Melalui siaran radio, pemuda asal Surabaya itu tampil sebagai pimpinan yang mengobarkan semangat perlawanan, mengajak seluruh rakyat bersatu dan merebut tempat-tempat penting yang diduduki Sekutu. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Surabaya Landa Hujan Ringan Hingga Lebat

Surabaya Landa Hujan Ringan Hingga Lebat

| Jum'at, 11 November 2022 | 07:19 WIB

Merah Putih Institute Berupaya Jaga Stabilitas Nasional

Merah Putih Institute Berupaya Jaga Stabilitas Nasional

News | Jum'at, 11 November 2022 | 06:46 WIB

Kisahkan Eks Napi yang Ingin Diterima Masyarakat, 5 Fakta Series Dapur Napi

Kisahkan Eks Napi yang Ingin Diterima Masyarakat, 5 Fakta Series Dapur Napi

Banten | Jum'at, 11 November 2022 | 07:06 WIB

Terkini

iPhone Versi Android? Honor 600 Pro Viral karena Iklan di Depan Apple Store

iPhone Versi Android? Honor 600 Pro Viral karena Iklan di Depan Apple Store

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:45 WIB

Pulang dari Pantai Bidadari, 3 Pemuda Diadang Komplotan Begal di Tanggamus

Pulang dari Pantai Bidadari, 3 Pemuda Diadang Komplotan Begal di Tanggamus

Lampung | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:43 WIB

Rupiah Menguat ke Rp 17.333/US$, Harapan Damai di Timur Tengah Jadi Tenaga

Rupiah Menguat ke Rp 17.333/US$, Harapan Damai di Timur Tengah Jadi Tenaga

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:42 WIB

Vanesha Prescilla Debut Horor Psikologis di Jepang lewat Film The Scarecrow Valley

Vanesha Prescilla Debut Horor Psikologis di Jepang lewat Film The Scarecrow Valley

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:41 WIB

8 Fakta Terbaru Tragedi Bus ALS di Muratara, Armada Lama Jadi Sorotan

8 Fakta Terbaru Tragedi Bus ALS di Muratara, Armada Lama Jadi Sorotan

Sumsel | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:36 WIB

Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja  Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026

Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:36 WIB

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB

Apa Penyebab Jerawat di Dagu? Ini 4 Rekomendasi Acne Spot Treatment Terbaik

Apa Penyebab Jerawat di Dagu? Ini 4 Rekomendasi Acne Spot Treatment Terbaik

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB

Tolak Rekrutmen Manajer KDMP: Protes Massal Pengurus Koperasi Desa Merah Putih ke DPRD Blitar

Tolak Rekrutmen Manajer KDMP: Protes Massal Pengurus Koperasi Desa Merah Putih ke DPRD Blitar

Jatim | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:34 WIB

Musik Jadi Cara Baru Kenalkan Konservasi ke Generasi Muda lewat Sunset di Kebun 2026

Musik Jadi Cara Baru Kenalkan Konservasi ke Generasi Muda lewat Sunset di Kebun 2026

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:32 WIB