Pemkot Surabaya Lakukan Pemetaan Masyarakat Miskin dan Pra Miskin

Surabaya | Suara.com

Rabu, 23 November 2022 | 20:37 WIB
Pemkot Surabaya Lakukan Pemetaan Masyarakat Miskin dan Pra Miskin
Ilustrasi Kemiskinan Daerah Kumuh (istockphoto.com)

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menugaskan Ketua RT, RW, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) untuk berkolaborasi serta bergotong-royong dalam mengentaskan kemiskinan dan pengangguran di perkampungan. 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta agar mereka melakukan penyisiran dan pemetaan keluarga dengan pendapatan kurang dari Rp 5 juta per bulan.

"Tugas RT, RW, LPMK, dengan masyarakat adalah menentukan siapa (warga) dalam RT itu yang membutuhkan, termasuk warga miskin," kata Eri di Surabaya, Selasa (21/11/2022).

Cak Eri melanjutkan, nantinya Lurah setempat juga harus memberikan penjelasan mengenai kategori atau klaster warga miskin di lingkungannya. Eri tidak ingin ada masyarakat yang secara ekonomi tergolong mampu, namun terdaftar dalam kategori masyarakat miskin yang bahkan menerima bantuan.

"Tidak seperti sekarang yang due (punya) motor atau mobil mlebu (masuk) keluarga miskin. Nanti ditujukan kepada warganya, pantaskah wong iki nerimo? (menerima)" katanya.

Eri mengatakan, ketika masyarakat mempunya sepeda motor, maka tidak bisa dikategorikan masuk ke keluarga miskin, namun lebih cocok masuk kategori keluarga pra miskin. Keluarga miskin adalah orang yang penghasilannya untuk makan saja kadang tidak cukup.

"Tapi kalau dia penghasilan untuk cicil motor, berarti dia masuk keluarga pra miskin, dia sudah sejahtera tapi masih dalam kategori pra miskin," kata Eri.

Kemudian Cak Eri mengatakan, berbagai bantuan diberikan Pemkot Surabaya untuk memudahkan masyarakat menikmati berbagai fasilitas di Kota Pahlawan. Seperti sekolah gratis tingkat SD dan SMP negeri, serta pemanfaatan pelayanan kesehatan gratis melalui program Universal Health Coverage (UHC).

"Sedangkan rumah tidak layak huni (Rutilahu) maka keluarga miskin dulu yang diselesaikan baru keluarga pra miskin. Ini semua harus sadar untuk mengubah mindset (kebiasaan) dengan kekuatan warga yang guyub," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tega! Anak 6 Tahun di Surabaya Tewas Dianiaya Ibunya Sendiri Sejak Lama

Tega! Anak 6 Tahun di Surabaya Tewas Dianiaya Ibunya Sendiri Sejak Lama

| Rabu, 23 November 2022 | 20:31 WIB

"Pertamina Energi Negeri 5" hadir serentak di dua sekolah Surabaya

"Pertamina Energi Negeri 5" hadir serentak di dua sekolah Surabaya

| Rabu, 23 November 2022 | 20:26 WIB

Pemkot Tangerang Berhasil Pertahankan Predikat sebagai Badan Publik Informatif

Pemkot Tangerang Berhasil Pertahankan Predikat sebagai Badan Publik Informatif

Jakarta | Rabu, 23 November 2022 | 17:39 WIB

Terkini

Viral Bayi Menangis saat Totok Sirih di Palembang, IDAI Sumsel Ingatkan Risiko Cedera

Viral Bayi Menangis saat Totok Sirih di Palembang, IDAI Sumsel Ingatkan Risiko Cedera

Sumsel | Minggu, 26 April 2026 | 14:01 WIB

Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!

Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!

News | Minggu, 26 April 2026 | 13:55 WIB

Kerja Keras, tapi Kurang Diakui: Nasib Perempuan di Dunia Profesional

Kerja Keras, tapi Kurang Diakui: Nasib Perempuan di Dunia Profesional

Your Say | Minggu, 26 April 2026 | 13:55 WIB

Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

News | Minggu, 26 April 2026 | 13:50 WIB

Kenapa Perempuan Pakai Wali Hakim saat Menikah? Berkaca dari Pernikahan Syifa Hadju

Kenapa Perempuan Pakai Wali Hakim saat Menikah? Berkaca dari Pernikahan Syifa Hadju

Lifestyle | Minggu, 26 April 2026 | 13:46 WIB

Penghargaan Pemda Strategi Tingkatkan Kinerja dan Kepercayaan Publik

Penghargaan Pemda Strategi Tingkatkan Kinerja dan Kepercayaan Publik

News | Minggu, 26 April 2026 | 13:45 WIB

Mau Lari dengan Nyaman! 4 Sepatu Running Wanita yang Wajib Dicoba

Mau Lari dengan Nyaman! 4 Sepatu Running Wanita yang Wajib Dicoba

Sumut | Minggu, 26 April 2026 | 13:41 WIB

Bikin Melongo! El Rumi Beri Mahar 2026 Poundsterling hingga Souvenir Emas

Bikin Melongo! El Rumi Beri Mahar 2026 Poundsterling hingga Souvenir Emas

Entertainment | Minggu, 26 April 2026 | 13:40 WIB

Palembang Kian Tenggelam Dikepung Banjir, Publik Tagih Janji Ratu Dewa Bebas Banjir

Palembang Kian Tenggelam Dikepung Banjir, Publik Tagih Janji Ratu Dewa Bebas Banjir

Sumsel | Minggu, 26 April 2026 | 13:30 WIB

Wamensos Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Emas Putus Rantai Kemiskinan

Wamensos Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Emas Putus Rantai Kemiskinan

News | Minggu, 26 April 2026 | 13:25 WIB