Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting berhasil meraih kemenangan keduanya di BWF World Tour Finals 2022 usai mengalahkan wakil Chinese Taipei Chou Tien Chen dalam pertandingan rubber game 21-14, 12-21, dan 21-19.
Laga tersebut berlangsung di Nimibutr Arena, Bangkok, Thailand pada Kamis (8/12/2022). Kemenangan ini tentunya semakin mendekatkan Ginting untuk dapat memasuki babak empat besar.
Ginting bersyukur bisa melalui pertandingan dengan baik dan memenangkan pertandingan tersebut. Highlightsnya mungkin di gim ketiga karena di gim pertama dan kedua saya maupun Chou Tien Chen tidak bisa berbuat banyak karena faktor angin di satu sisi lapangan,” tutur Ginting kepada Tim Humas dan Media PP PBSI setelah pertandingan.
Di gim ketiga sebelum interval, Ginting berencana untuk menjauhkan poin terlebih dahulu karena setelah setelah interval ia akan berpindah posisi yang membuatnya tidak nyaman bermain.
Itu merupakan strategi Ginting untuk mengantisipasi lawan memanfaatkan keunggulan posisinya. “Setelah interval saya coba nekat saja, bermain berani dan mempercepat tempo,” kata Ginting.
Ginting yang lahir di Cimahi, 20 Oktober 1996 itu mengungkapkan setelah interval gim penentuan dia mencoba untuk bermain lebih nekat dan berani.
Setelah unggul 20-17, Chou dapat dua angka lalu saya sempat tegang karena tetap ya belum selesai pertandingannya jadi apapun bisa terjadi. Setelah itu, sebisa mungkin tidak terpengaruh, bagaimana tetap fokus sama strategi permainan yang sudah diterapkan,” cerita Ginting.
Di laga terakhir fase grup, Ginting akan bertemu Loh Kean Yew (Singapura). Ia mengaku pantang untuk lengah. “Besok tetap tidak mau lengah. Saya mau kasih lagi yang terbaik. Semua pemain pasti tidak mau kalah,” ucapnya.
Sementara rekan Ginting, Jonatan Christie membuka asa untuk lolos ke semifinal usai menangi laga kedua fase grup.
Baca Juga: 3 Kontestan Piala Dunia 2022 Disanksi FIFA Ratusan Juta, Salah Satunya Kroasia
Jojo bangkit di saat yang tepat. Setelah kalah di partai pertama, ia berada di ujung tanduk ketika tertinggal 16-21 dan 18-20 dari lawannya Loh Kean Yew.
Tapi ketenangan dan semangat pantang menyerah membuat Jojo mampu mengamankan empat poin beruntun untuk memaksa Loh memainkan gim penentuan. Skor akhir gim kedua 22-20.
“Terima kasih Tuhan saya masih diberi kesempatan untuk bertahan di World Tour Finals,” kata Jojo penuh rasa syukur.