Pasca ditaklukkan oleh tunggal putri asal Korea Selatan An Se Yong dalam pertarungan rubber game pertandingan kedua Grup A BWF World Tour Finals 2022 Kamis (8/12/2022), pebulutangkis tunggal putri Indonesi Gregoria Mariska Tanjung mengaku bahwa ia banyak belajar dari kesalahan tersebut.
Gregoria menyampaikan bahwa dari kekalahn tersebut ia mengambil pelajar harus bisa mengontrol hati agar bermain dengan tenang, tidak terburu-buru dan tidak banyak melakukan kesalaha.
“Saya juga bermain terlalu terburu-buru, beberapa kali saya punya kesempatan gagal menjadi poin karena saya tidak sabar. Harusnya dengan kondisi seperti ini, semua harus diperhitungkan. Itu yang membuat saya kecewa,” kata Gregoria.
Gregoria sendiri akan menghadapi wakil tunggal putri Jepang dalam pertandingan yang sangat menentukan nasibnya nanti. Dia akan berhadapan melawan Akane Yamaguchi. Tentunya bukan perkara mudah bagi Gregoria untuk mengalahkan sang juara dunia 2022 tersebut, apalagi Gregoria baru saja menelan kekalahan setelah penampilan gemilangnya kala melawan Chen Yu Fei (China).
“Secara permainan saya merasa hari ini permainan saya lumayan enak, polanya sudah berjalan walau di poin-poin akhir saya banyak melakukan kesalahan sendiri karena beberapa faktor yang tidak bisa saya atasi seperti kondisi angin di lapangan,” cerita Gregoria.
Gregoria menambahkan bahwa adaptasi An Se Young sudah lebih baik mengingat kemarin di pertandingan pertama ia juga bermain di lapangan satu. Berbeda dengannya yang bermain di lapangan dua.
“An Se Young kemarin bermain di lapangan ini jadi secara keseluruhan dia mungkin sudah tahu cara menguasai keadaan, selain itu dia adalah dia tipe pemain safe,” sahut Gregoria.
Persaingan di grup A sektor tunggal putri dipastikan ramai hingga akhir. Semua kontestan masih berpeluang lolos asalkan mampu menang di partai terakhir berapapun jumlah game atau skornya.
“Kalau kemarin saya tidak mau memikirkan kemenangan, hari ini saya tidak mau memikirkan kekalahan. Masih ada laga besok, semoga saya bisa menemukan motivasi lagi untuk berjuang lawan (Akane) Yamaguchi,” harap Gregoria.
Baca Juga: The Daddies Bersyukur Bisa Melaju ke Semifinal BWF World Tour Finals 2022