Kecap Manis dan Saus Sambal ABC Ditarik di Singapura, BPOM dan PT Heinz ABC Beri Tanggapan

Suara Tangsel | Suara.com

Sabtu, 01 Oktober 2022 | 17:18 WIB
Kecap Manis dan Saus Sambal ABC Ditarik di Singapura, BPOM dan PT Heinz ABC Beri Tanggapan
ABC Kecap Manis dan ABC Saus Sambal Ayam Goreng (Instagram)

Kecap Manis dan Saus Sambal merupakan cocolan wajib untuk hampir seluruh makanan, baik cemilan maupun lauk pauk. Merek ABC termasuk yang memiliki nama besar dan sudah banyak penggemar.

Namun, di awal September kemarin, Badan Makanan Singapura (SFA) menarik ABC Sweet Soy Sauce (Kecap Manis) dan ABC Sambal Ayam Goreng Sauce dari peredaran di Singapura.

Kecap Manis ABC yang ditarik, diimpor oleh New Intention Trading, dengan tanggal kadaluwarsa 26 Juni 2024. Sementara Saus Sambal Ayam Goreng ABC yang ditarik, diimpor oleh Distributor Arklife dan memiliki tanggal kadaluwarsa 6 Januari 2024.

Penarikan produk tersebut disebabkan temuan kandungan alergen berupa Sulfur Dioksida dan Asam Benzoat yang tak tercantum pada label kemasan. Sebenarnya, kandungan alergen tersebut masih dalam batas yang diizinkan. Namun aturan Singapura mewajibkan tercantum di produk.

"Dua produk ABC yang berasal dari Indonesia itu diketahui mengandung sulfur dioksida," kata SFA dalam keterangan persnya, dikutip dari Channel News Asia (CNA), Rabu (7/9/2022).

"SFA juga mendeteksi di dalamnya adanya asam benzoat, yang tidak disebutkan pada label kemasan makanan," jelas SFA.

TANGGAPAN BPOM

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI memberikan penjelasan tentang penarikan kedua produk ABC tersebut melalui akun instagram resmi @bpom_ri pada 9 September 2022.

Menurut penjelasan BPOM, SFA menyatakan bahwa keberadaan sulfit sebagai alergen tidak menimbulkan isu keamanan pangan pada konsumen secara umum, kecuali yang memiliki alergi.

Produk temuan SFA tersebut berlabel bahasa Indonesia, yang ditutup dengan label berbahasa Inggris dengan informasi yang tidak lengkap, termasuk tidak mencantumkan informasi alergen sulfit dan penggunaan BTP pengawet benzoat.

BPOM juga menjelaskan, produk diekspor oleh eksportir yang tidak terkait langsung dengan PT Heinz ABC Indonesia sebagai produsen. Dan pengeksporan kedua produk tersebut tidak menggunakan Surat Keterangan Ekspor (SKE) BPOM karena SFA tidak mewajibkan SKE untuk setiap pemasukkan produk ke Singapura.

BPOM menegaskan bahwa hasil pengawasan BPOM terhadap labet kedua produk di peredaran telah sesuai dengan persetujuan BPOM, termasuk telah tercantum informasi alergen sulfit dan BTP pengawet benzoat.

TANGGAPAN PT HEINZ ABC INDONESIA

Legal, Corporate and Regularoty Affairs PT Heinz ABC Indonesia, Mira Buanawati memberikan tanggapan atas penarikan kedua produk ABC di Singapura.

Menurutnya, masuknya kedua produk ABC tersebut ke pasar Singapura merupakan tindakan paralel impor yang dilakukan oleh distributor tidak resmi, dan tidak melalui koordinasi dengan PT Heinz ABC Indonesia sebagai perusahaan pembuat produk dan pemilik resmi merek ABC.

Mira pun menjelaskan, keduanya bukan produk khusus yang dibuat untuk diekspor ke Singapura. PT Heinz ABC juga selalu menjaga keamanan pangan yang diproduksi, mulai dari bahan baku, proses produksi, hingga ketentuan informasi label kemasan.

Mira pun mengatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan standar kualitas dan keamanan pangan dari seluruh produk PT Heinz ABC Indonesia tetap terjaga dengan baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mie Sedaap Ditarik Di Hongkong, BPOM dan Wings Group Beri Tanggapan

Mie Sedaap Ditarik Di Hongkong, BPOM dan Wings Group Beri Tanggapan

| Sabtu, 01 Oktober 2022 | 17:11 WIB

Heboh Ditarik dari Singapura, Ini Alasan Produsen Pakai Pengawet Benzoat di Kecap Manis ABC

Heboh Ditarik dari Singapura, Ini Alasan Produsen Pakai Pengawet Benzoat di Kecap Manis ABC

Health | Senin, 12 September 2022 | 12:07 WIB

Terkandung di Kecap Manis ABC, PERGIZI Pangan Ungkap Aturan Konsumsi Alergen yang Tepat!

Terkandung di Kecap Manis ABC, PERGIZI Pangan Ungkap Aturan Konsumsi Alergen yang Tepat!

Health | Senin, 12 September 2022 | 11:50 WIB

3 Perbedaan Kecap ABC di Indonesia vs Kecap ABC di Singapura yang Bikin Ditarik dari Pasaran

3 Perbedaan Kecap ABC di Indonesia vs Kecap ABC di Singapura yang Bikin Ditarik dari Pasaran

Lifestyle | Sabtu, 10 September 2022 | 11:28 WIB

Terkini

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 23:27 WIB

Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis

Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis

Banten | Kamis, 30 April 2026 | 22:56 WIB

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 22:48 WIB

Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026

Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026

Banten | Kamis, 30 April 2026 | 22:45 WIB

Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak

Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak

Jabar | Kamis, 30 April 2026 | 22:41 WIB

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar

Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar

Jabar | Kamis, 30 April 2026 | 22:32 WIB

Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan

Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan

Bogor | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB