Bagian 4: Sambo Mendoktrin Bharada E Untuk Menembak, Kronologi Kasus Pembunuhan Brigadir J Berdasarkan Surat Dakwaan JPU

Suara Tangsel | Suara.com

Rabu, 19 Oktober 2022 | 13:45 WIB
Bagian 4: Sambo Mendoktrin Bharada E Untuk Menembak, Kronologi Kasus Pembunuhan Brigadir J Berdasarkan Surat Dakwaan JPU
ilustrasi polisi dan keadilan (hukumonline)

Berikut kronologi kejadian dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J berdasarkan surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum terhadap Bharada E, dengan sedikit perubahan bahasa. Lanjutan dari Bagian 1 sampai Bagian 3.

Setelah mendengar perintah Ferdy Sambo melalui Bripka RR untuk menemuinya, Bharada E pun melangkah ke lantai 3 menuju tempat Ferdy Sambo mengajak berbicara. Setibanya di ruang keluarga di lantai 3, Bharada E kemudian duduk di sofa tunggal di dekat Ferdy Sambo yang sedang duduk di sofa panjang. Bharada E pun menerima penjelasan Ferdy Sambo terkait kejadian tanggal 7 Juli 2022 sesuai dengan cerita sepihak dari Putri Candrawathi yang belum dapat dipastikan kebenarannya dengan mengatakan, “Bahwa waktu di Magelang, Ibu Putri Candrawathi dilecehkan oleh Yosua,”. Mendengar penjelasan tersebut, Bharada E merasa tergerak hatinya untuk menyatukan kehendak dengan Ferdy Sambo, dan pada saat itu perbincangan tersebut turut didengar oleh Putri Candrawathi yang langsung keluar dari kamarnya menuju sofa dan duduk di samping Ferdy Sambo serta sehingga ikut terlibat dalam pembicaraan.

Selanjutnya, Ferdy Sambo mengatakan niat jahatnya dengan mengatakan ke Bharada E, “Berani kamu tembak Yosua?”, Bharada pun menyatakan kesediaannya dengan mengatakan, “Siap, Komandan,”.

Mendengar kesediaan dan kesiapan Bharada E untuk menembak Brigadir J, lalu Ferdy Sambo langsung menyerahkan 1 (satu) kotak peluru 9 mm kepada Bharada E disaksikan oleh Putri Candrawathi, dimana1 (satu) kotak peluru 9 mm tersebut telah dipersiapkan untuk digunakan merampas nyawa Brigadir J. Setelah itu Ferdy Sambo meminta kepada Bharada E untuk menambahkan amunisi pada Magazine senjata api miliknya.

Saat itu amunisi dalam Magazine Bharada E yang semula berisi 7 (tujuh) butir peluru ditambah 8 (delapan) butir peluru 9 mm, kemudian Bharada E memasukkan peluru satu persatu ke dalam Magazine pada senjata api miliknya untuk mengikuti permintaan Ferdy Sambo tersebut. Pada saat pengisian peluru tersebut, Bharada E telah mengetahui tujuannya akan digunakan untuk menembak Brigadir J.

Kemudian Ferdy  Sambo mempertimbangkan dengan tenang dan matang segala perbuatan dan kemungkinan tentang akibat-akibat dari tindakan yang akan dilakukan oleh Bharada E untuk menembak Brigadir J yang dapat mengakibatkan dirampasnya nyawa Brigadir J.

Lalu Ferdy Sambo berkata lagi kepada Bharada E dengan menyatakan peran Bharada E adalah untuk menembak Brigadir J. Sementara Ferdy Sambo akan berperan untuk menjaga Brigadir J, karena kalau Ferdy Sambo yang menembak dikhawatirkan tidak ada yang bisa menjaga semuanya.

Selanjutnya Ferdy Sambo menyampaikan berulang kali perencanaan penembakan terhadap Bharada E dan menjelaskan alasan Bharada E untuk menembak Brigadir J, dengan skenarionya adalah 'Brigadir J dianggap telah melecehkan Putri Candrawathi yang kemudian berteriak minta tolong, lalu Bharada E datang, selanjutnya Bharada E menembak Brigadir J dan dibalas tembakan lagi oleh Brigadir J'. Pada saat Ferdy Sambo menjelaskan tentang skenario tersebut, Putri Candrawathi masih ikut mendengarkan pembicaraan antara Fery Sambo dengan Bharada E perihal pelaksanaan merampas nyawa Brigadir J akan dilaksanakan di rumah dinas Duren Tiga. 

Terlihat bahwa Ferdy Sambo mendoktrin Bharada E dengan melakukan secara berulang perkataan tentang pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J terhadap Putri Candrawathi, sehingga timbul rasa loyalitas dalam diri Bharada E hingga akhirnya mau mengikuti arahan Ferdy Sambo untuk menghabisi nyawa Brigadir J.

Lanjut ke bagian 5, pelaksanaan rekayasa penembakan dengan berpindah tempat ke rumah dinas Duren Tiga, dengan alasan melakukan isolasi mandiri dan mengajak serta Brigadir J ke rumah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bagian 3: Sambo Meminta Bripka RR Menembak, Kronologi Kasus Pembunuhan Brigadir J Berdasarkan Surat Dakwaan JPU

Bagian 3: Sambo Meminta Bripka RR Menembak, Kronologi Kasus Pembunuhan Brigadir J Berdasarkan Surat Dakwaan JPU

| Rabu, 19 Oktober 2022 | 13:33 WIB

Bagian 2 : Terprovokasi Kuat Maruf, Putri Candrawathi Mengadu ke Ferdy Sambo, Kronologi Kasus Pembunuhan Brigadir J Berdasarkan Surat Dakwaan JPU

Bagian 2 : Terprovokasi Kuat Maruf, Putri Candrawathi Mengadu ke Ferdy Sambo, Kronologi Kasus Pembunuhan Brigadir J Berdasarkan Surat Dakwaan JPU

| Rabu, 19 Oktober 2022 | 13:20 WIB

Bagian 1: Keributan di Magelang, Kronologi Kasus Pembunuhan Brigadir J Berdasarkan Surat Dakwaan JPU

Bagian 1: Keributan di Magelang, Kronologi Kasus Pembunuhan Brigadir J Berdasarkan Surat Dakwaan JPU

| Rabu, 19 Oktober 2022 | 13:14 WIB

Bukti Pelecehan Seksual Putri Candrawathi Rekayasa, Tidak Ditemukan Sperma di Kemaluan Jasad Brigadir J

Bukti Pelecehan Seksual Putri Candrawathi Rekayasa, Tidak Ditemukan Sperma di Kemaluan Jasad Brigadir J

| Selasa, 18 Oktober 2022 | 19:01 WIB

PERKOSAAN! Fakta Terkini Tindakan Kekerasan Seksual Brigadir J Terhadap Putri Candrawathi dalam Nota Keberatan di Persidangan

PERKOSAAN! Fakta Terkini Tindakan Kekerasan Seksual Brigadir J Terhadap Putri Candrawathi dalam Nota Keberatan di Persidangan

| Selasa, 18 Oktober 2022 | 12:13 WIB

Runtutan Narasi Putri Candrawathi, Awal Lapor Pelecehan Seksual di Polres, Cerita Diraba Alat Vital di Rekonstruksi, Hingga Perkosaan di Persidangan

Runtutan Narasi Putri Candrawathi, Awal Lapor Pelecehan Seksual di Polres, Cerita Diraba Alat Vital di Rekonstruksi, Hingga Perkosaan di Persidangan

| Selasa, 18 Oktober 2022 | 12:19 WIB

Terkini

Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing

Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing

Sport | Senin, 13 April 2026 | 10:20 WIB

Provokasi Zionis! Menteri Keamanan Israel Berdoa di Area Khusus Muslim Masjid Al Aqsa

Provokasi Zionis! Menteri Keamanan Israel Berdoa di Area Khusus Muslim Masjid Al Aqsa

News | Senin, 13 April 2026 | 10:18 WIB

Tak Peduli Keselamatan Pemain, FIFA Tolak Permintaan Iran Main di Meksiko

Tak Peduli Keselamatan Pemain, FIFA Tolak Permintaan Iran Main di Meksiko

Bola | Senin, 13 April 2026 | 10:16 WIB

Iran Ngotot Pungut Biaya di Selat Hormuz, PBB: Pelanggaran Hukum Internasional

Iran Ngotot Pungut Biaya di Selat Hormuz, PBB: Pelanggaran Hukum Internasional

News | Senin, 13 April 2026 | 10:14 WIB

Sebut Saiful Mujani Elite Kaya Raya, Habiburokhman: Waspadai Propaganda Hitam Berkedok Kritik

Sebut Saiful Mujani Elite Kaya Raya, Habiburokhman: Waspadai Propaganda Hitam Berkedok Kritik

News | Senin, 13 April 2026 | 10:14 WIB

Perundingan Damai Gagal, Armada Angkatan Laut Iran Siap Tempur di Selat Hormuz

Perundingan Damai Gagal, Armada Angkatan Laut Iran Siap Tempur di Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 10:11 WIB

5 Mesin Kopi Philips Terbaik 2026

5 Mesin Kopi Philips Terbaik 2026

Bogor | Senin, 13 April 2026 | 10:09 WIB

Perundingan Damai Gagal, Pemerintah Serukan Rakyat Iran Turun ke Jalan Tantang AS

Perundingan Damai Gagal, Pemerintah Serukan Rakyat Iran Turun ke Jalan Tantang AS

News | Senin, 13 April 2026 | 10:08 WIB

Bukan Sekadar Main Game, Komunitas dan Kreator Jadi Kunci Besarnya Industri Gaming Asia Tenggara

Bukan Sekadar Main Game, Komunitas dan Kreator Jadi Kunci Besarnya Industri Gaming Asia Tenggara

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 10:07 WIB

Ketajaman Eksel Runtukahu Bersama Persija Jakarta, Sinyal Positif Lini Serang Timnas Indonesia

Ketajaman Eksel Runtukahu Bersama Persija Jakarta, Sinyal Positif Lini Serang Timnas Indonesia

Bola | Senin, 13 April 2026 | 10:07 WIB