TANTRUM - Kota Bandung ditargetkan memiliki 8 kampung wisata pada 2023. Saat ini, kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari, Bandung baru memiliki 4 kampung wisata.
"Kampung wisata juga co-working space yang beberapa sudah aktivasi di kecamatan. Kampung wisata ada juga di Braga, Cigadung, Cinambo dan Binong Jati. Kita harap target 8 kampung wisata hingga tahun 2023 bisa terealisasi," tutur Kenny Dewi Kaniasari, baru-baru ini.
Menurutnya, pariwisata kewilayahan menjadi salah satu konsentrasi untuk meningkatkan geliat kepariwisataan. Selain itu, diperlukan peran Kompepar (Kelompok Penggerak Pariwisata) untuk memajukan pariwisata Kota Bandung.
Peran Kompepar atau penggiat pariwisata dinilai menjadi salah satu kunci kesuksekan pariwisata Kota Bandung. "Mudah-mudahan Kompepar bisa membantu berkolaborasi untuk menyukseskannya bersama pemerintah," kata Kenny.
Di tempat yang sama, Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung, Hasan Fauzi mendukung upaya-upaya yang berkaitan dengan pariwisata di Kota Bandung.
"Kita bangga atas kinerja yang dilakukan Kompepar. Ada seniman dan budayawan bergerak di bidang pariwisata. Saya selaku Ketua Komisi B membuka pintu seluas-luasnya kepada Kompepar untuk audiensi program juga anggaran," tuturnya.
"Kampung wisata ini juga fungsi kompepar berperan penting untuk mengembangkan mana saja tempat wisata," imbuhnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Kompepar Kota Bandung, Dawny Elang Iswanto siap berkolabirasi dengan Pemkot Bandung untuk menyukseskan pariwisata di Kota Bandung.
"Banyak pengusaha pariwisata, seniman, MC, kuliner juga fesyen diangkat dari sisi pariwisata sampai keunikan masing-masing. Sejauh ini Bandung diharapkan memiliki identitas keunikan, seperti Jogja atau kota kabupaten lain punya ciri khas," katanya.