TANTRUM - Tingkat pengangguran di Indonesia tercatat telah mencapai 18 persen terutama yang berusia 20 hingga 24 tahun. Kondisi tersebut, membuat Google turun tangan agar SDM Indonesia bisa berkembang dan berusaha.
Perusahaan google akan menggelar kursus gratis dalam program Google Certificates di bidang Data Analytics mampu membantu ribuan orang Indonesia menemukan pekerjaan yang bergaji cukup tinggi dalam ekonomi digital yang sedang berkembang pesat saat ini.
Google akan memberikan beasiswa untuk melatih 10.000 orang di Indonesia melalui program Google Career Certificate. Setengah setengah program beasiswa tersebut dikelola Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk mendukung program Digital Talent Scholarship.
"Di tahun 2022 ini, Kominfo dengan sangat senang hati menyambut kembali tawaran kerja sama dari Google dalam pelaksanaan DTS yaitu program Profesional Academy - PROA (Android, Cloud dan Google Career Certificates), dan program FGA (Fresh Graduate Academy)," kata Kepala Badan Litbang SDM Kemkominfo Eng Hary Budiarto.
Di sektor pendidikan, Google.org yang merupakan cabang filantropi Google, juga telah mengumumkan hibah tambahan sebesar 500 ribu dolar AS kepada Bebras Indonesia untuk membantu memberikan pelatihan keterampilan computational thinking kepada lebih banyak guru.
"Membangun kapasitas tenaga pendidik adalah prioritas Google.org, yang membantu organisasi nonprofit membangun perubahan sistemik jangka panjang untuk menjembatani kesenjangan keterampilan digital," kata Head of Brand and Reputation Marketing Google Indonesia Muriel Makarim.
Google memproyeksikan potensi ekonomi digital Indonesia tumbuh mencapai 140 miliar dolar Amerika Serikat pada 2025. Proyeksi tersebut bisa dicapai jika Indonesia bisa memanfaatkan ruang digital dan menghindari penyalahgunaan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi.
Tren positif perkembangan ekonomi digital juga berbanding lurus dengan perkembangan investasi. Studi Google, Temasek, Bain and Company pada 2021 menunjukkan nilai investasi ekonomi digital Indonesia spanjang kuartal pertama 2021 berjumlah 4,7 miliar dolar AS.