tantrum

Penjualan Kendaraan Mulai Seperti Sebelum Pandemi COVID-19

Tantrum Suara.Com
Selasa, 24 Mei 2022 | 17:29 WIB
Penjualan Kendaraan Mulai Seperti Sebelum Pandemi COVID-19
suara.com

TANTRUM - Pada Maret 2022, penjualan wholesale mencapai angka 98.524 unit, sementara angka penjualan retail sepanjang bulan yang sama mencapai 89.811 unit. Angka penjualan wholesale dan retail tersebut telah mencapai angka penjualan industri otomotif Indonesia pada kondisi normal, sebelum pandemi.

Kenaikan penjualan kendaraan bermotor mengalami lonjakan signifikan setelah berlakunya kebijakan PPnBM DTP. Pada tahun 2021 tercatat kenaikan penjualan domestik sebesar 68 persen dan dengan hasil penjualan pada bulan Maret 2022.

Gaikindo mengumumkan penjualan mobil pada bulan Maret 2022 yang menembus rekor tertinggi dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

Tercatat, pencapaian Kuartal pertama tahun 2022 yang mencapai 263.810 unit juga kembali mencatatkan kenaikan sebesar 41,1 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) optimistis industri otomotif di Indonesia akan semakin membaik menyusul mulai meningkatnya angka penjualan kendaraan.

Ketua III Gaikindo Rizwan Alamsjah mengatakan, penjualan kendaraan roda empat periode Januari-April 2022 sebanyak 347 ribu kendaraan, meningkat dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yakni 266 ribu unit kendaraan.

"Kami dari Gaikindo target penjualan pada 2022 itu baru 900 ribu unit. Tapi kalau lihat pengaruh seperti ini kami juga mulai optimis mungkin akan melebihi," ujar Rizwan di Jakarta, Selasa, 24 Mei 2022.

Keyakinan Gaikindo terhadap masa depan cerah industri otomotif didasari beberapa faktor. Salah satunya adalah teratasinya pandemi COVID-19 di Indonesia telah menciptakan suasana yang semakin kondusif.

Kebijakan Pemerintah dalam memberikan pelonggaran untuk kegiatan aktivitas masyarakat, juga memicu pergerakan ekonomi dan kenaikan Produk Domestik Bruto (PDB).

Dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2022 diprediksi dapat mencapai 5,17 persen, dapat memicu kenaikan permintaan pasar terhadap kendaraan yang pada akhirnyakhirnya memberikan dampak positif pada industri otomotif serta industri pendukungnya.

"Ekspor juga sangat lancar dan diapresiasi pemerintah. Ekspor naik 28 persen dan pertumbuhan ekonomi sangat baik," kata Rizwan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI