TANTRUM - Jenazah Emmeril Kahn Mumtadz, putra sulung Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang hilang di Sungai Aare, Bern, Swiss, telah ditemukan pada Rabu (8/6) waktu setempat.
Kepastian ditemukannya jasad, yang akrab disapa Eril, disampaikan oleh Duta Besar RI untuk Swiss Muliaman Hadad.
"Pada Kamis, 9 Juni siang waktu Swiss, pihak kepolisian menyampaikan konfirmasi hasil tes DNA bahwa jasad yang ditemukan kemarin adalah benar Ananda Eril," tutur Muliaman.
Muliaman menegaskan, KBRI akan memastikan penghormatan terhadap hak-hak Eril sebagai Muslim terpenuhi sesuai dengan syariat Islam sebelum jenazahnya dipulangkan ke Indonesia.
Ridwan Kamil sudah terbang dan mengajukan cuti selama 11 hari untuk terbang ke Swiss. Surat permohonan cuti sudah diterima pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)
Pihak keluarga Gubernur Jawa Barat M. Ridwan Kamil yang diwakili oleh Elpi Nazmuzaman berharap, jenazah putra sulung Ridwan Kamil ini, bisa tiba di Indonesia pada Sabtu (11/6) atau Minggu (12/6).
"Pada dasarnya akan kami lakukan secepat-cepatnya. Sejauh yang memungkinkan, tergantung kondisi situasi sumber daya yang mendukung," katanya.
Ia mengucapkan terima kasih banyak kepada Kepolisian Bern, Kepolisian Maritim Bern, Pemerintahan Kota Bern dan Pemerintahan Federal Swiss, juga kepada KBRI di Swiss yang tak henti-hentinya melaksanakan fungsi perlindungan warga negara Indonesia.
"Juga kami ingin mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang tidak bisa kami sebutkan satu satu, diantaranya ada beberapa kerabat Kang Emil di Eropa dan diaspora," kata dia.
Eril dinyatakan hilang saat berenang di Sungai Aare, Bern, Swiss, pada Kamis, 26 Mei 2022. Menurut pernyataan polisi setempat, pemuda 22 tahun itu mengalami situasi darurat saat berenang di sungai tersebut.
KBRI akan memastikan penghormatan terhadap hak-hak Eril sebagai Muslim terpenuhi sesuai dengan syariat Islam sebelum jenazahnya dipulangkan ke Indonesia.