3 Pilihan Skrining Utama Untuk Kanker Serviks

Tantrum

Selasa, 21 Juni 2022 | 07:19 WIB
3 Pilihan Skrining Utama Untuk Kanker Serviks
3 Pilihan Skrining Utama Untuk Kanker Serviks

TANTRUM - Saat ini, Indonesia berada pada urutan nomor satu penderita kanker serviks (leher rahim) di Asia Tenggara, urutan kedua di Asia, dan urutan delapan di dunia.

Vaksinasi dan skrining Human papillomavirus (HPV) dinilai sangat penting untuk melindungi perempuan dari virus dan mengurangi risiko kanker serviks.

DNA HPV saat ini, hadir dalam 99 persen spesimen kanker serviks. Sehingga ada hubungan sebab akibat yang kuat antara HPV dan kanker serviks. 

"Infeksi HPV adalah penyebab yang diperlukan untuk pembentukan kanker," kata Konsultan Onkologi Ginekologi di Mount Elizabeth Medical Centre, Dr Lisa Wong di Jakarta, Selasa, 21 Juni 2022.

Ia menekankan bahwa infeksi HPV sangat umum. Faktanya, sekitar 50 hingga 80 persen wanita akan mengembangkan salah satu dari lebih dari 200 subtipe HPV yang diketahui, setidaknya sekali seumur hidup mereka.

Tetapi sebagian besar kasus bersifat sementara dan tanpa gejala. Sekitar 80 persen kasus akan sembuh secara spontan dalam satu hingga dua tahun. 

"Sebagian besar juga berisiko rendah, dan dapat menyebabkan kutil kelamin. Hanya sebagian kecil kasus jenis onkogenik, akan berkembang menjadi kanker. Kanker sebenarnya adalah hasil yang jarang dari infeksi umum," katanya.

Ia menjelaskan tiga alat skrining utama untuk kanker serviks – Pap smear konvensional, sitologi berbasis cairan, dan tes HPV. Pap smear konvensional punya karakteristik dibatasi oleh sensitivitas yang buruk (50-60 persen) dan dipengaruhi oleh metode pengumpulan, tetapi spesifisitas yang sangat baik (97,1 persen) dan nilai prediksi positif yang tinggi.

Sementara sitologi berbasis cairan punya sensitivitas tinggi (75-85 persen), dan tingkat negatif palsu yang lebih rendah, tetapi spesifisitas yang lebih rendah.

Di sisi lain, Tes HPV punya sensitivitas yang jauh lebih tinggi (98-99 persen), tetapi tidak mendeteksi lesi pra-kanker. Kelemahan utama adalah spesifisitas yang lebih rendah (93,3 persen), tetapi nilai prediksi negatif yang sangat baik.

Pap smear cenderung memberikan proporsi positif dan negatif palsu yang tinggi (10 persen). Sensitivitas juga meningkat seiring bertambahnya usia, yang membuatnya lebih berguna untuk wanita yang lebih tua daripada wanita yang lebih muda: Ini berkisar dari 52 persen untuk wanita di bawah 35 tahun, hingga 79 persen untuk wanita di atas 50 tahun. Namun, mereka tidak seefektif mendeteksi prekursor. dari adenokarsinoma.

Berdasarkan pedoman skrining baru, direkomendasikan orang berusia 25-29 tahun melakukan sitologi setiap tiga tahun dan orang berusia 30-69 tahun melakukan tes HPV setiap lima tahun. Dua jenis HPV yang paling onkogenik, HPV 16 dan 18 bertanggung jawab atas 70-80 persen kasus kanker serviks.

Tes HPV mendeteksi lebih banyak lesi prakanker tingkat tinggi CIN 2 dan 3 dan lebih baik untuk mendeteksi adenokarsinoma. Tes HPV negatif lebih meyakinkan dan karenanya interval skrining dapat ditingkatkan menjadi lima tahun.

Untuk perempuan yang lebih muda, HPV mungkin kurang bermanfaat karena tingkat positif palsu yang lebih tinggi. Ada beberapa potensi bahaya dari tes HPV, termasuk stigma yang terkait dengan aktivitas seksual, kecemasan dan tekanan psikologis, dan ketidaknyamanan dari prosedur diagnostik dan pengobatan tambahan.

Data dari Universitas Padjajaran Bandung, diperkirakan, setiap satu jam ada satu perempuan Indonesia yang meninggal akibat kanker serviks. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengintip Rumah Sakit Berbasis Stem Cell yang Usung Pengobatan Regeneratif hingga Vaksin Kanker

Mengintip Rumah Sakit Berbasis Stem Cell yang Usung Pengobatan Regeneratif hingga Vaksin Kanker

Health | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:11 WIB

Kanker Paru Bukan Akhir Segalanya, Dukungan Jadi Kekuatan Pasien Jalani Pengobatan

Kanker Paru Bukan Akhir Segalanya, Dukungan Jadi Kekuatan Pasien Jalani Pengobatan

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:15 WIB

IHSG Berpotensi Rebound, Saham Farmasi Meroket Imbas Temuan Terapi Kanker Termutakhir

IHSG Berpotensi Rebound, Saham Farmasi Meroket Imbas Temuan Terapi Kanker Termutakhir

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:56 WIB

Dosa Baru Israel, Wanita Palestina Pengidap Kanker Payudara Bertaruh Nyawa Gara-gara Ini

Dosa Baru Israel, Wanita Palestina Pengidap Kanker Payudara Bertaruh Nyawa Gara-gara Ini

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:06 WIB

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Health | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Kanker Payudara dan Serviks Bisa Diam-Diam Berkembang, Jangan Tunggu Sampai Muncul Gejala!

Kanker Payudara dan Serviks Bisa Diam-Diam Berkembang, Jangan Tunggu Sampai Muncul Gejala!

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:15 WIB

Pekerja Garmen Didominasi Perempuan, Kesadaran Risiko Kanker dan Deteksi Dini Perlu Diperkuat

Pekerja Garmen Didominasi Perempuan, Kesadaran Risiko Kanker dan Deteksi Dini Perlu Diperkuat

Health | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Kanker Ginjal Tak Selalu Harus Dioperasi, Penanganannya Kini Lebih Personal

Kanker Ginjal Tak Selalu Harus Dioperasi, Penanganannya Kini Lebih Personal

Health | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Kanker Paru Kini Bisa Dideteksi Lebih Dini, Peluang Sembuh Juga Meningkat

Kanker Paru Kini Bisa Dideteksi Lebih Dini, Peluang Sembuh Juga Meningkat

Health | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:02 WIB

Cegah Kanker Serviks, Kemenkes Beri Vaksin HPV untuk Anak Laki-Laki Mulai Agustus

Cegah Kanker Serviks, Kemenkes Beri Vaksin HPV untuk Anak Laki-Laki Mulai Agustus

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:54 WIB

Terkini

Ulasan May I Help You?: Merayakan Kehidupan Lewat Kisah-kisah Kehilangan

Ulasan May I Help You?: Merayakan Kehidupan Lewat Kisah-kisah Kehilangan

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Bantuan Bencana Mengalir ke NTT dan Kalimantan, BAZNAS Pastikan Tepat Sasaran

Bantuan Bencana Mengalir ke NTT dan Kalimantan, BAZNAS Pastikan Tepat Sasaran

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:22 WIB

Erick Thohir Bicara Target Indonesia di Asian Games 2026, Berapa Emas?

Erick Thohir Bicara Target Indonesia di Asian Games 2026, Berapa Emas?

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M

Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M

Entertainment | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Sempat Jadi DPO, Pencuri Rumah Kosong yang Bawa Kabur Emas 30 Gram Diciduk di Tangerang

Sempat Jadi DPO, Pencuri Rumah Kosong yang Bawa Kabur Emas 30 Gram Diciduk di Tangerang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:11 WIB

Ayah dan Anak Tewas Akibat Ledakan Gas di Cikarang

Ayah dan Anak Tewas Akibat Ledakan Gas di Cikarang

Bekaci | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:09 WIB

Tak Ingin Jamur Terbuang, Ibu Astuti Sukses Kembangkan Usaha hingga Pimpin Bank Sampah

Tak Ingin Jamur Terbuang, Ibu Astuti Sukses Kembangkan Usaha hingga Pimpin Bank Sampah

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Ulasan Gadis Minimarket: Ketika Menjadi Berbeda Bukan Berarti Salah

Ulasan Gadis Minimarket: Ketika Menjadi Berbeda Bukan Berarti Salah

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:00 WIB

5.000 Data Warga Palu Digunakan untuk Main Judi Online

5.000 Data Warga Palu Digunakan untuk Main Judi Online

Sulsel | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:58 WIB

Fitur Darurat yang Jadi 'Biang Kerok' Salah Paham Pengguna Jalan, Sisi Gelap Penggunaan Hazard Motor

Fitur Darurat yang Jadi 'Biang Kerok' Salah Paham Pengguna Jalan, Sisi Gelap Penggunaan Hazard Motor

Otomotif | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:56 WIB

×