TANTRUM - Infeksi kulit bisa terjadi ketika sistem kekebalan tubuh sedang lemah, misalnya saat sakit atau sedang menjalani perawatan medis.
Sebenarnya infeksi itu dapat dihindari karena kulit memiliki beberapa fungsi, salah satunya menutupi dan melindungi tubuh.
Kulit juga mencegah masuknya kuman dari luar. Namun terkadang kuman yang berhasil masuk bisa menyebabkan infeksi kulit.
Kuman penginfeksi kulit dapat masuk jika ada luka di kulit. Menurut dr. Fadhli Rizal Makarim dicuplik dari halodoc.com, ada beberapa infeksi kulit yang rentan terjadi pada orang dewasa.
Simak dibawah ini ulasan 5 infeksi kulit yang kerap menyerang pada orang dewasa :
1. Selulitis
Kondisi ini adalah infeksi kulit bakteri yang umum terjadi dan menyakitkan. Saat pertama kali muncul, infeksi berupa area merah dan bengkak yang terasa panas sekaligus lembut saat disentuh. Kemerahan dan bengkak di kulit dapat menyebar dengan cepat.
Infeksi kulit ini sering menyerang kulit kaki bagian bawah, namun sebenarnya bisa terjadi di bagian tubuh manapun, termasuk wajah.
Selulitis biasanya terjadi di permukaan kulit, namun juga dapat mempengaruhi jaringan bawah kulit. Infeksi dapat menyebar ke kelenjar getah bening dan aliran darah.
2. Erisipelas
Infeksi kulit ini terjadi di lapisan atas kulit. Erisipelas mirip dengan selulitis secara penampilan.
Erisipelas disebabkan oleh bakteri Streptococcus, bakteri yang sama yang menyebabkan radang tenggorokan.
Jika menyerang kulit, kondisinya berupa bercak merah besar dan menonjol di kulit. Terkadang juga disertai gejala lain, yaitu lecet, demam, dan menggigil. Kulit wajah dan kaki adalah area yang paling sering diserang Erisipelas.
3. Impetigo
Impetigo adalah infeksi kulit yang sangat menular. Infeksi kulit ini rentan dialami oleh bayi dan anak-anak, tapi tidak menutup kemungkinan orang dewasa bisa mengalaminya.