Nuklir Bisa Bantu Upaya Pencegahan Stunting

Tantrum | Suara.com

Jum'at, 01 Juli 2022 | 20:19 WIB
Nuklir Bisa Bantu Upaya Pencegahan Stunting
Suara.com/Wivy

TANTRUM - Teknologi nuklir dapat berperan mendukung upaya pencegahan stunting atau kekerdilan pada anak di Indonesia. 

Diberitakan oleh suara.com mengutip Antara, hal itu melalui teknik analisis nuklir yang mampu mendeteksi kandungan nutrisi pada suatu makanan.

"Teknis analisis nuklir ini memberikan hasil yang memuaskan dalam penentuan komposisi zat gizi khususnya mineral mikro dan makro," kata peneliti di Pusat Riset Teknologi Deteksi Radiasi dan Analisis Nuklir (PRTDRAN) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof Dr Muhayatun, MT, Jumat (1/7/2022).

Muhayatun mengatakan dengan mengetahui kandungan nutrisi pada makanan, maka dapat diketahui terjadinya malnutrisi pada anak. Sehingga menjadi bahan masukan bagi upaya pencegahan kekerdilan di Indonesia.

Data riset hasil analisis tersebut kata Muhayatun, akan digunakan sebagai informasi atau evaluasi status gizi pada bahan pangan dan asupan pada anak sekolah, batita (bawah tiga tahun dengan usia 2-3 tahun) atau batuta sebagai langkah awal asesmen kecukupan gizi.

Kekerdilan merupakan suatu kondisi terganggunya tumbuh kembang anak yang biasanya disebabkan oleh kekurangan nutrisi, infeksi berulang, atau stimulasi psikologis yang kurang memadai.

"Teknik analisis nuklir mampu mendeteksi secara baik terkait dengan multi elemen yang ada di dalam sampel yang akan dideteksi," ujar Muhayatun.

Menurut Muhayatun yang dilakukan di analisis nuklir adalah mengedepankan teknologi berbasis nuklir.

Khususnya yang berbasis sinar gamma yaitu metode Neutron Activation Analysis, X-ray yaitu metode X-ray Fluorescence.

Kemudian, gabungan antara gamma ray dan X-ray yaitu Accelerator Based Ion Beam Technique maupun dengan metode yang lebih kompleks yaitu Synchrotron Radiation Technique.

"Kelebihan dari teknik analisis menggunakan teknologi nuklir antara lain bersifat simultan, tidak merusak, selektif-sensitif, tidak perlu sampel yang banyak, dan juga efektif dari segi waktu," jelas Muhayatun.

Ada beberapa penyebab malnutrisi yang dialami anak-anak, diantaranya adalah kurangnya variasi makanan, pola makan kurang baik, lingkungan tidak sehat, juga permasalahan kemiskinan dan kesetaraan di Indonesia.

Muhayatun menyebutkan malnutrisi tidak hanya disebabkan oleh kekurangan nutrisi. Namun juga bisa disebabkan oleh kelebihan asupan nutrisi ke dalam tubuh.

BRIN mengambil dan menganalisis sampel berbagai bahan makanan yang dikonsumsi oleh anak balita dari tiga daerah di Pulau Jawa yaitu Bandung Barat, Lebak dan Lamongan.

Hasil analisis menunjukkan masih banyak anak-anak yang mengalami kekurangan gizi karena jumlah mikronutrien yang dikonsumsinya masih banyak yang di bawah Angka Kecukupan Gizi (AKG) atau Recommended Dietary Allowances (RDA).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BRIN: Nuklir Bisa Bantu Upaya Pencegahan Stunting

BRIN: Nuklir Bisa Bantu Upaya Pencegahan Stunting

Tekno | Jum'at, 01 Juli 2022 | 14:46 WIB

BRIN Nyatakan Teknologi Nuklir Bisa Berperan Mencegah Kekerdilan Pada Anak

BRIN Nyatakan Teknologi Nuklir Bisa Berperan Mencegah Kekerdilan Pada Anak

News | Jum'at, 01 Juli 2022 | 14:24 WIB

Perubahan Iklim Jadi Penyebab Transmisi Penyakit Infeksius

Perubahan Iklim Jadi Penyebab Transmisi Penyakit Infeksius

News | Jum'at, 01 Juli 2022 | 13:48 WIB

Terkini

Antoine Semenyo Yakin Ghana Bisa Kejutkan Tim-tim Besar di Piala Dunia 2026

Antoine Semenyo Yakin Ghana Bisa Kejutkan Tim-tim Besar di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 13:48 WIB

Perang AS - Iran Makin Parah, Donald Trump Lakukan Hal Tak Terduga Ini

Perang AS - Iran Makin Parah, Donald Trump Lakukan Hal Tak Terduga Ini

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:47 WIB

Ibu Aniaya Anak Kandung hingga Tewas di Rohul Diperiksa Kejiwaannya

Ibu Aniaya Anak Kandung hingga Tewas di Rohul Diperiksa Kejiwaannya

Riau | Senin, 18 Mei 2026 | 13:47 WIB

Beragam Genre, Ini 5 Drama China Paling Populer di Bulan Mei 2026

Beragam Genre, Ini 5 Drama China Paling Populer di Bulan Mei 2026

Your Say | Senin, 18 Mei 2026 | 13:45 WIB

Akhiri Spekulasi, Diego Simeone Pastikan Bertahan di Atletico Madrid Musim Depan

Akhiri Spekulasi, Diego Simeone Pastikan Bertahan di Atletico Madrid Musim Depan

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 13:45 WIB

5 Cargo Pants Pria Kekinian yang Cocok untuk OOTD Casual hingga Streetwear

5 Cargo Pants Pria Kekinian yang Cocok untuk OOTD Casual hingga Streetwear

Your Say | Senin, 18 Mei 2026 | 13:45 WIB

Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global

Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:42 WIB

Jose Mourinho Akui Ada 'Sesuatu' dengan Real Madrid, Keputusan Dibuat Pekan Ini

Jose Mourinho Akui Ada 'Sesuatu' dengan Real Madrid, Keputusan Dibuat Pekan Ini

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 13:41 WIB

Sandy Walsh Menggila Cetak Brace, Antar Buriram United ke Final Jelang Bela Timnas Indonesia

Sandy Walsh Menggila Cetak Brace, Antar Buriram United ke Final Jelang Bela Timnas Indonesia

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 13:39 WIB

Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha

Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:39 WIB