Penyakit Hepatitis Misterius Perlu Diwaspadai di Permukiman Padat Penduduk

Tantrum

Sabtu, 09 Juli 2022 | 22:56 WIB
Penyakit Hepatitis Misterius Perlu Diwaspadai di Permukiman Padat Penduduk
(Pixabay via Suara.com)

TANTRUM - Dunia terus dirundung berbagai jenis penyakit. Salah satunya hepatitis yang merupakan penyakit peradangan hati yang disebabkan virus, autoimun, atau obat-obatan. 

Hepatitits yang disebut jenis misterius tersebut banyak menyerang anak. Penyakit ini diduga disebabkan oleh adenovirus 41F yang ditemukan pada 72 persen kasus. 

Ketua Divisi Gastroenterologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr. dr. Muzal Kadim, Sp.A(K)., mengatakan berdasarkan data terbaru, Indonesia mendapat 70 laporan kasus penyakit tersebut dengan 16 kasus probable per 24 Juni 2022. 

Saat ini, penyakit tersebut baru diketahui kriterianya, yaitu diderita pasien berusia di bawah 16 tahun; terjadi sejak 1 Oktober 2021; Serum Glutamic Pyruvate Transaminase (SGPT) pasien di bawah 500 IU/L; serta pasien tidak terinfeksi virus hepatitis A–E.

Lebih lanjut, Dr. Muzal menyampaikan, hepatitis A adalah penyakit yang paling mirip dengan hepatitis misterius ini. Virus hepatitis A ditularkan melalui saluran pencernaan sehingga masyarakat diharapkan selalu menjaga kebersihan sebagai upaya pencegahan. 

Ia mengatakan wabah hepatitis ini sering kali ditemukan di permukiman padat penduduk, sekolah, dan pesantren. Hepatitis A memiliki gejala klinis yang mirip dengan hepatitis misterius, seperti demam, kelelahan, kehilangan nafsu makan, sakit perut, hingga penyakit kuning.

“Untuk mempersiapkan kasus hepatitis misterius ini, tenaga kesehatan perlu melihat klinis dan gejala-gejala pada anak sebelum melakukan pemeriksaan virus serta melakukan kegiatan penyuluhan preventif kepada orang tua,” kata Dr. Muzal, dikutip dari website UI, Sabtu (9/7/2022).

Muzal berbicara pada webinar bertajuk “Hepatitis Akut pada Anak, Bagaimana Sistem Pelayanan Kesehatan Bersiap?” yang diadakan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), pada Sabtu (3/7/2022).

Pada acara yang sama, Ketua Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), dr. Adang Bachtiar, M.PH., D.Sc., menyampaikan, acara ini merupakan kesempatan bagi mahasiswa, terutama mahasiswa FKM UI, untuk menambah wawasan terkait sistem kesehatan, terutama sistem pelayanan kesehatan primer dan sekunder. 

baca juga

“Sistem pelayanan kesehatan primer dan sekunder merupakan bagian dari sistem kesehatan paripurna yang melingkupi persoalan human health dan kemandirian masyarakat untuk hidup sehat. Oleh karena itu, ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa agar kedepannya siap berkontribusi di ruang publik,” kata dr. Adang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Epidemiolog Tidak Setuju dengan Penyebutan Penyakit Hepatitis Misterius, Ini Alasannya

Epidemiolog Tidak Setuju dengan Penyebutan Penyakit Hepatitis Misterius, Ini Alasannya

Jawa Tengah | Kamis, 07 Juli 2022 | 13:00 WIB

Dapat Menyebabkan Kematian, Kenali Gejala dan Cara Mencegah Hepatitis Akut yang Masih Mewabah

Dapat Menyebabkan Kematian, Kenali Gejala dan Cara Mencegah Hepatitis Akut yang Masih Mewabah

Health | Minggu, 03 Juli 2022 | 12:46 WIB

6 Anak Meninggal karena Hepatitis Akut Misterius, Kemenkes: Telat Terdeteksi

6 Anak Meninggal karena Hepatitis Akut Misterius, Kemenkes: Telat Terdeteksi

Lampung | Sabtu, 02 Juli 2022 | 12:21 WIB

Hepatitis Misterius Masih Mengintai, Ketahui Kronologi Penyebaran dan Kemungkinan Penyebabnya

Hepatitis Misterius Masih Mengintai, Ketahui Kronologi Penyebaran dan Kemungkinan Penyebabnya

Health | Jum'at, 01 Juli 2022 | 17:12 WIB

Terkini

5 Shio Karirnya Melesat dan Asmaranya Hangat Pada 19 Juni 2026

5 Shio Karirnya Melesat dan Asmaranya Hangat Pada 19 Juni 2026

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:25 WIB

HP Chipset Apa yang Bagus? Ini Pilihan Terbaik dari Entry Level hingga Flagship

HP Chipset Apa yang Bagus? Ini Pilihan Terbaik dari Entry Level hingga Flagship

Tekno | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:15 WIB

5 Sunscreen Lokal di Bawah Rp50 Ribu yang Bagus Sesuai Review, Ringan dan Bebas White Cast

5 Sunscreen Lokal di Bawah Rp50 Ribu yang Bagus Sesuai Review, Ringan dan Bebas White Cast

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:15 WIB

Prabowo Minta Bank Himbara Tak Hanya Kejar Laba, tapi Juga Rangkul UMKM

Prabowo Minta Bank Himbara Tak Hanya Kejar Laba, tapi Juga Rangkul UMKM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:08 WIB

Lega! MSCI Tak Jadi Turunkan Bursa RI ke Frontier Market

Lega! MSCI Tak Jadi Turunkan Bursa RI ke Frontier Market

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:56 WIB

BI Rate Naik ke 5,75 Persen, CEO Danantara Minta Penyaluran Kredit Tetap Terjaga

BI Rate Naik ke 5,75 Persen, CEO Danantara Minta Penyaluran Kredit Tetap Terjaga

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:55 WIB

Piala Dunia 2026: Pemain Kanada Alami Cedera Horor Usai Dapat Tekel Sembrono Gelandang Qatar

Piala Dunia 2026: Pemain Kanada Alami Cedera Horor Usai Dapat Tekel Sembrono Gelandang Qatar

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:53 WIB

Terpopuler: 4 Tablet Mini Serbaguna, Smartwatch Stylish untuk Olahraga dan Aktivitas Harian

Terpopuler: 4 Tablet Mini Serbaguna, Smartwatch Stylish untuk Olahraga dan Aktivitas Harian

Tekno | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:50 WIB

Serangan Siber Menggila! RI Digempur 280 Ribu Serangan DDoS, Sektor Ini jadi Incaran

Serangan Siber Menggila! RI Digempur 280 Ribu Serangan DDoS, Sektor Ini jadi Incaran

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:47 WIB

Refleksi Film Toy Story 5: Apakah Teknologi dan Mainan Bisa Hidup Berdampingan?

Refleksi Film Toy Story 5: Apakah Teknologi dan Mainan Bisa Hidup Berdampingan?

Your Say | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:45 WIB