Apakah Berbagai Virus bisa Bangkit Gegara Greenland Mencair?

Tantrum

Minggu, 24 Juli 2022 | 20:23 WIB
Apakah Berbagai Virus bisa Bangkit Gegara Greenland Mencair?
Es di Greenland mencair (suara.com)

TANTRUM - Permafrost atau es kutub di Greenland yang kian mencair disebut tak cuma menumpahkan air ke laut, tapi juga virus-virus yang selama ini terpenjara.
Baru-baru ini, pemanasan global menyebabkan es di Greenland mencair dan mengalirkan 6 miliar ton air per hari ke laut lepas. 

Selain dampak pada lingkungan, es yang mencair ini berpotensi melepas virus dan mikroba yang sebelumnya terperangkap di es.

Apakah virus ini bernasib sama dengan Captain America? Dalam versi filmnya, Captain America terpaksa menceburkan pesawat di lautan es di Greenland demi mencegah ledakan dahsyat bom pada 1945. 

Ia ditemukan membeku dalam es Arktik pada 2011. Meski terperangkap Selama 66 tahun dalam bongkahan es,  Steve Rogers bisa kembali hidup.

Profesor Geofisika di Universitas Alaska Fairbanks dan ahli lapisan es Vladimir Romanovsky menyebut hal pertama yang perlu dipahami adalah mikroba misterius membeku di daratan bukan di lapisan es kutub.

Sementara itu, lapisan es kutub mengandung gas rumah kaca CO2 dan metana yang sangat besar. 

Sehingga, jika es mencair maka gas ini akan keluar dan dapat menyebabkan perubahan iklim tak terkendali.

"Permafrost sudah mencair dari atas ke bawah di banyak wilayah," kata Romanovsky.

Menurutnya, meski lapisan es di bawah tanah tetap beku sepanjang tahun, sebagian besar lapisan es bagian atas mengalami pergeseran karena mencair.

baca juga

"Kami mengamati di bagian paling utara Arktik Kanada, di mana suhu permafrost masih sekitar -14 derajat Celcius, sudah mencair dari atas. Itu berarti bagian dari materi yang telah dibekukan selama ribuan tahun tidak lagi beku," katanya, seperti dikutip Unearthed Greenpeace diberitakan CNN, Minggu, 24 Juli 2022.

"Itu perkembangan baru-baru ini, hanya dalam 10 atau 20 tahun terakhir," imbuhnya.

Suhu yang meningkat dengan cepat di wilayah tersebut akan menambah lapisan aktif permafrost sedikit demi sedikit. Lapisan es ini disebut aktif karena selama musim panas berbentuk air, bukan es.

Meski begitu, permafrost tidak perlu sepenuhnya mencair untuk membuat mikroorganisme yang membeku di daratan terbebas dari penjara es.

Lapisan aktif yang semakin besar dan aktif lebih lama menjadi habitat baru ketika peningkatan jumlah air yang tidak beku cukup untuk mengaktifkan beberapa proses biologis.

Faktanya, mikroba atau virus yang terbangun dari tidur panjang dapat mengambil kesempatan untuk bergerak ke arah talik, lapisan di atas permafrost yang jarang membeku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Fakta Terbaru Tentang Status Darurat Kesehatan Cacar Monyet oleh WHO

5 Fakta Terbaru Tentang Status Darurat Kesehatan Cacar Monyet oleh WHO

Health | Minggu, 24 Juli 2022 | 16:36 WIB

Update Covid-19 Global: Selandia Baru Alami Lonjakan Kematian Pada Lansia

Update Covid-19 Global: Selandia Baru Alami Lonjakan Kematian Pada Lansia

Health | Minggu, 24 Juli 2022 | 07:47 WIB

WHO Tetapkan Cacar Monyet sebagai Kondisi Darurat Kesehatan atau PHEIC, Apa Bedanya dengan Pandemi?

WHO Tetapkan Cacar Monyet sebagai Kondisi Darurat Kesehatan atau PHEIC, Apa Bedanya dengan Pandemi?

Health | Minggu, 24 Juli 2022 | 07:37 WIB

Terkini

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB

×