Tangkal Gejala Awal Cacar Monyet, Konsumsi Makanan Bergizi agar Daya Tahan Tubuh Meningkat

Tantrum

Minggu, 21 Agustus 2022 | 10:07 WIB
Tangkal Gejala Awal Cacar Monyet, Konsumsi Makanan Bergizi agar Daya Tahan Tubuh Meningkat
Ilustrasi virus monkeypox. (Samuel F. Johanns from Pixabay)

TANTRUM - Gejala awal penyakit cacar monyet atau monkeypox dimulai adanya bruntus kemerahan di wajah, yang kemudian berubah menjadi berisi cairan seperti cacar, keruh, pecah dan jadi kropeng. 

Berbeda dengan penyakit cacar lainnya yang menyerang daerah tubuh kemudian ke tungkai seperti lengan, penyakit monkeypox terjadi sebaliknya.

Menurut Oki Suwarsa, Kepala Kelompok Staf Medis Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, pada saat bruntus kulit pecah diusahakan tidak terinfeksi oleh bakteri. Oki menegaskan pada fase tersebut faktor kebersihan wajib dijaga.

"Jadi kebersihan pada badan pun harus diperhatikan. Jadi mandi tetap mandi. Ya kemudian nanti tergantung situasinya, apakah kalau memang banyak kropeng - kropengnya penanganan di kulit biasanya kita berikan kompres. Jadi kalau misalkan masih berupa gelembung berisi cairan, bisa diberikan terapi yang lain itu kalau ada yang gatal kita berikan itu. Jadi yang harus kita perhatikan nanti, terutama supported untuk meningkatkan daya tahan tubuh pasien," kata Oki ditulis Minggu, 21 Agustus 2022.

Oki melanjutkan asupan makanan yang bergizi ke dalam tubuh pasien yang terpapar virus monkeypox sangat diperlukan sebagai penunjang hidup. 

Oki menjelaskan setiap penyakit yang disebabkan oleh virus, dapat dilawan oleh daya tahan tubuh selama asupan makanan dengan gizi seimbang terpenuhi.

Oki menuturkan sel - sel yang berperan dalam daya tahan tubuh, secara otomatis akan menyingkirkan virus yang masuk. 

Selain makanan dengan gizi seimbang, mengkonsumsi suplemen vitamin dianggap dapat menunjang daya tahan tubuh dari serangan virus.

"Memang tidak ada pengobatan yang khsusus karena memang belum ada obatnya untuk cacar monyet ini. Jadi yang harus kita perhatikan keadaan umum pasien. Terapi supportive dilakukan agar tubuh si pasien itu, terutama imun seluruhnya itu meningkat dan bisa membunuh virus tersebut," ujar Oki.

baca juga

Seseorang dapat terpapar penyakit monkeypox, apabila kekebalan tubuhnya sedang menurun. 

Kategori kelompok awal yang rentan terpapar penyakit yang berasal dari monyet itu adalah anak - anak dan manula.  

Namun kini mayoritas memapar di kalangan kelompok pasangan sesama jenis. Kasus terakhir yaitu seekor anjing peliharaan pasangan gay, terinfeksi virus tersebut.

Awalnya anjing tersebut tidur satu kasur dengan pasangan gay tersebut. Itu kemungkinan merupakan kasus perdana penularan dari manusia ke hewan.

Untuk itu organisasi kesehatan dunia, WHO, telah menerbitkan kepada pasangan sesama jenis alias gay dan biseksual agar meminimalisir berganti pasangan terlalu sering.

Selain itu frekuensi hubungan seks, juga diimbau agar tidak terlalu intens. Mengingat jumlah kasus penularan terjadi di kelompok tersebut.

Sebelumnya organisasi dibawah Perserikatan Bangsa - bangsa (PBB) itu telah mengganti nama penyakit cacar monyet alias monkeypox menjadi clades virus. Itu dilakukan karena maraknya pembataian hewan monyet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seto Nurdiantoro Akui PSS Sleman Masih Harus Dibenahi

Seto Nurdiantoro Akui PSS Sleman Masih Harus Dibenahi

Bola | Minggu, 21 Agustus 2022 | 04:05 WIB

Pasien Cacar Monyet Pertama Indonesia Punya Riwayat Perjalanan Luar Negeri, Dari Negara Mana?

Pasien Cacar Monyet Pertama Indonesia Punya Riwayat Perjalanan Luar Negeri, Dari Negara Mana?

Health | Minggu, 21 Agustus 2022 | 07:10 WIB

Deddy Corbuzier Mantap Take Down Konten Pasangan Gay Usai Belajar Soal Ini di Alquran

Deddy Corbuzier Mantap Take Down Konten Pasangan Gay Usai Belajar Soal Ini di Alquran

Entertainment | Minggu, 21 Agustus 2022 | 08:05 WIB

Terkini

Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi

Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 01:30 WIB

Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia

Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:54 WIB

FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier

FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:46 WIB

Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari

Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:39 WIB

Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci

Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:31 WIB

Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh

Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:31 WIB

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1

Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1

Sumsel | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:36 WIB

×