Kasus Santri Pondok Gontor Tewas, Ini Penjelasan Polisi

Tantrum | Suara.com

Rabu, 07 September 2022 | 07:31 WIB
Kasus Santri Pondok Gontor Tewas, Ini Penjelasan Polisi
Olah TKP di Pondok Pesantren Gontor (Foto: Beritajatim)

TANTRUM - Motif terduga pelaku menganiaya santri Pondok Gontor berinisial AM hingga tewas diungkap oleh oleh kepolisian setempat.

Menurut Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo, penganiayaan diduga karena kesalahpahaman antara korban dan pelaku lantaran masalah kekurangan alat. 

Saat itu, AM memang berperan sebagai ketua panitia dalam perkemahan Kamis Jumat (Perkajum). Dia diduga dianiaya pada Senin (22/8/2022).

Namun untuk motif utuh, Kapolres mengatakan, akan disampaikan setelah polisi memeriksa semua saksi. Soal penyebab kematian santri, kata dia, akan disampaikan oleh saksi ahli. 

"Saksi ahli yang menyampaikan penyebab kematiannya," ujar Catur dicuplik dari Kompas.com, Rabu, 7 September 2022.

Polisi juga melakukan olah TKP dan pengumpulan barang bukti di Ponpes Gontor, Selasa (6/9/2022). 

"Selanjutnya dilakukan pra rekonstruksi dalam kejadian tersebut dengan total 50 adegan yang dirangkum dari awal sampai ke IGD," kata dia. 

Catur mengatakan, pra rekonstruksi menggambarkan adegan penjemputan, kegiatan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, hingga korban dibawa ke IGD rumah sakit milik Pondok Gontor. 

Polisi menyita sejumlah barang bukti di antaranya kentongan, air mineral, minyak kayu putih, hingga becak. Adapun baju korban telah dikembalikan ke keluarga AM di Palembang.

Hingga kini sudah ada 11 orang saksi yang diperiksa. Polisi mendapati identitas terduga pelaku lebih dari satu orang. 

"Yang terduga (pelaku) lebih dari satu orang," kata Catur.

Kapolres meminta pondok pesantren melakukan pengawasan ketat supaya kasus yang sama tak terulang. Pengawasan juga harus dilakukan secara berjenjang. 

"Tiap pondok harus ada pengasuh yang melekat dan mengawasi, karena bagaimana pun di lembaga pendidikan pasti ada jam-jam rawan," ujar dia.

Sebelumnya seorang ibu di Palembang, Sumatra Selatan mencurahkan isi hati mengenai kematian putranya yang merupakan santri Pondok Modern Darussalam Gontor. 

Santri berinisial AM itu mulanya disebut meninggal karena kelelahan mengikuti perkemahan Kamis Jumat. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pernyataan Lengkap dan Permintaan Maaf Gontor Atas Meninggal Seorang Santri Diduga Dianiaya

Pernyataan Lengkap dan Permintaan Maaf Gontor Atas Meninggal Seorang Santri Diduga Dianiaya

| Selasa, 06 September 2022 | 07:40 WIB

Astagfirullahaladzim, Santri Ponpes Gontor Tewas Dianiaya

Astagfirullahaladzim, Santri Ponpes Gontor Tewas Dianiaya

| Selasa, 06 September 2022 | 06:04 WIB

Ganjar Didukung Kiai Kampung Jadi Presiden 2024

Ganjar Didukung Kiai Kampung Jadi Presiden 2024

| Minggu, 31 Juli 2022 | 10:33 WIB

Terkini

Pramono Anung Sebut Aduan Warga ke JAKI Tidak Turun Usai Skandal Foto AI, Tapi Tak Boleh Terulang

Pramono Anung Sebut Aduan Warga ke JAKI Tidak Turun Usai Skandal Foto AI, Tapi Tak Boleh Terulang

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:09 WIB

Sinopsis Gold Land, Park Bo Young Terlibat Kasus Emas dan Pengkhianatan

Sinopsis Gold Land, Park Bo Young Terlibat Kasus Emas dan Pengkhianatan

Your Say | Kamis, 09 April 2026 | 19:05 WIB

3 Rekomendasi Mobil Listrik Paling Murah 2026, Cocok buat Harian

3 Rekomendasi Mobil Listrik Paling Murah 2026, Cocok buat Harian

Kaltim | Kamis, 09 April 2026 | 19:03 WIB

Beda Usia 53 Tahun, Pernikahan Haji Buhari Dengan Anak 18 Tahun Disorot Publik

Beda Usia 53 Tahun, Pernikahan Haji Buhari Dengan Anak 18 Tahun Disorot Publik

Sulsel | Kamis, 09 April 2026 | 19:02 WIB

Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026

Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026

Sport | Kamis, 09 April 2026 | 19:02 WIB

BRI Region 4 Palembang Gaspol Perluas Inklusi, Jaringan Agen BRILink Tumbuh Signifikan 18,82 Persen

BRI Region 4 Palembang Gaspol Perluas Inklusi, Jaringan Agen BRILink Tumbuh Signifikan 18,82 Persen

Sumsel | Kamis, 09 April 2026 | 19:00 WIB

Realitas Pahit di Balik Gaji UMR: Saat Hidup Hemat Menjadi Cara Bertahan

Realitas Pahit di Balik Gaji UMR: Saat Hidup Hemat Menjadi Cara Bertahan

Your Say | Kamis, 09 April 2026 | 19:00 WIB

Sinopsis My Royal Nemesis, Lim Ji Yeon Dirasuki Roh Penjahat Legendaris dari Joseon

Sinopsis My Royal Nemesis, Lim Ji Yeon Dirasuki Roh Penjahat Legendaris dari Joseon

Entertainment | Kamis, 09 April 2026 | 19:00 WIB

Aktivis: Dasco Sering Hadiri Diskusi Informal Lintas Spektrum Politik Demi Serap Kritik

Aktivis: Dasco Sering Hadiri Diskusi Informal Lintas Spektrum Politik Demi Serap Kritik

News | Kamis, 09 April 2026 | 18:55 WIB

GTA 6 Online Diprediksi Rilis Lebih Cepat, Ada Peningkatan Gameplay

GTA 6 Online Diprediksi Rilis Lebih Cepat, Ada Peningkatan Gameplay

Tekno | Kamis, 09 April 2026 | 18:51 WIB