Sebut Kasus Fredy Sambo Tidak Selebar Yang Digosipkan, Farhat Abbas Dinilai Sedang Sepi Job

Tantrum | Suara.com

Senin, 12 September 2022 | 11:16 WIB
Sebut Kasus Fredy Sambo Tidak Selebar Yang Digosipkan, Farhat Abbas Dinilai Sedang Sepi Job
Profil Farhat Abbas ((Instagram-@farhatabbasofficial))

TANTRUM - Pembunuhan yang dilakukan Ferdy Sambo terhadap Brigadir Yosua disebut bukan karena pelecehan seksual atau pun pemerkosaan yang dialami sang istri.

Pengacara Farhat Abbas mengatakan perkara ini murni berpangkal dari dugaan perselingkuhan antara Putri Candrawathi dengan ajudannya yaitu Brigadir J atau Yosua.

Kata Farhat Abbas, kasus Duren Tiga berdarah, juga tidak ada pengaruh kepentingan lainnya.

"Sepengetahuan saya kasus tersebut tidak selebar yang digosipkan orang-orang. Ini perselingkuhan murni kok antara Ibu Putri dengan Yosua," kata Farhat Abbas dalam perbincangannya di Kanal Youtube Uya Kuya TV dikutip Beritahits.id, Minggu, (11/9/20220.

Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo, lanjut Farhat Abbas, tersulut emosinya akibat dugaan perselingkuhan yang diperbuat Putri Candrawathi dengan Brigadir Yosua. Hal ini kemudian memicu terjadi pembunuhan.

Sebaliknya, jika motif yang mencuat ke publik karena adanya dugaan perselingkuhan (Putri dan Yosua) justru akan menciderai nama Ferdy Sambo sebagai Jenderal bintang dua di Polri.

"Maksudnya kalau itu diakui sebagai perselingkuhan kan kesannya nggak bagus," ucapnya.

Untuk alibi atau motif, Farhat menyatakan bahwa yang beredar luas merupakan bagian dari rangkaian para tersangka untuk menghindari hukuman. Motif yang sesungguhnya berdasarkan kaca mata Farhat Abbas sebagai seorang pengacara adalah karena aksi balas dendam Ferdy Sambo.

Pengacara kontroversial ini melanjutkan soal keputusan Kapolri Listyo Sigit menunjuk Ferdy Sambo sebagai Kadiv Propam, juga bukan keputusan keliru. Sebelumnya Sambo dianggap sebagai seorang psikopat karena tega membunuh ajudan istrinya sendiri.

"Siapa pun yang jadi Kadiv Propam harus punya jiwa menghukum dan disiplin. justru kalau dia normal-normal saja bukan Kadiv Propam. Hanya saja tindakan menghukum anak buahnya karena faktor pribadi sehingga di luar batas mengakibatkan nyawa orang," tuturnya.

Sebelumnya, pengacara Farhat Abbas turut bersuara mengenai kasus tewasnya Brigadir J. Suara Farhat Abbas terkesan memihak Ferdy Sambo.

Dalam unggahan instagram story pribadinya, Farhat menuliskan "Sebaiknya Kapolri melepas semua perwira yang terkait kematian J, mereka yang tidak terlibat skenario pembunuhan dan hanya berperan setelah terjadi pembunuhan tsb, dgn alasan menjalankan perintah atasan (saat itu kadiv Propam) bebaskan dari tahanan, cukup hukum mereka dengan yg sesuai dengan kesalahannya saja. Bharada E yang nembak 3 kali aja saat ini dilindungi LPSK dan jadi pahlawan Pak MMD. Salam Pandai".

Tetapi unggahan ini mendapatkan beragam komentar negatif dari warganet. Warganet menganggap Farhat Abbas hanya mencari panggung karena sedang sepi job.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tidak Tanggung-tanggung, Ada 6 Kejanggalan Putri Candrawathi Ngaku Dilecehkan Brigadir Yosua

Tidak Tanggung-tanggung, Ada 6 Kejanggalan Putri Candrawathi Ngaku Dilecehkan Brigadir Yosua

| Minggu, 11 September 2022 | 22:02 WIB

Hanya Sanksi Permintaan Maaf dan Penempatan Khusus, Padahal AKBP Pujiyarto Tidak Profesional

Hanya Sanksi Permintaan Maaf dan Penempatan Khusus, Padahal AKBP Pujiyarto Tidak Profesional

| Sabtu, 10 September 2022 | 17:45 WIB

Bripka RR Saat di Magelang: Tidak Lihat Pelecehan Seksual oleh Brigadir J pada Putri Candrawathi, Om Kuat Marah

Bripka RR Saat di Magelang: Tidak Lihat Pelecehan Seksual oleh Brigadir J pada Putri Candrawathi, Om Kuat Marah

| Jum'at, 09 September 2022 | 07:07 WIB

Terkini

Anak Disakiti! DPR Sebut Ada Celah Mematikan di Balik Menjamurnya Daycare

Anak Disakiti! DPR Sebut Ada Celah Mematikan di Balik Menjamurnya Daycare

Bekaci | Selasa, 28 April 2026 | 18:07 WIB

Sinopsis Matka King, Series Kriminal Vijay Varma di Prime Video

Sinopsis Matka King, Series Kriminal Vijay Varma di Prime Video

Your Say | Selasa, 28 April 2026 | 18:04 WIB

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:04 WIB

Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat

Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:01 WIB

Kekerasan di Daycare Little Aresha: Mengapa Nama Seorang Hakim Ada dalam Struktur Yayasan?

Kekerasan di Daycare Little Aresha: Mengapa Nama Seorang Hakim Ada dalam Struktur Yayasan?

Bekaci | Selasa, 28 April 2026 | 18:01 WIB

Spesifikasi Lenovo Idea Tab Pro Gen 2: Usung Chip Snapdragon Kencang, Sasar Midrange

Spesifikasi Lenovo Idea Tab Pro Gen 2: Usung Chip Snapdragon Kencang, Sasar Midrange

Tekno | Selasa, 28 April 2026 | 18:00 WIB

Selepas Kelam

Selepas Kelam

Your Say | Selasa, 28 April 2026 | 17:55 WIB

Viral Taksi Green SM Serobot Jalur TransJakarta dan Lawan Arah, Tapi Ogah Minta Maaf

Viral Taksi Green SM Serobot Jalur TransJakarta dan Lawan Arah, Tapi Ogah Minta Maaf

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 17:55 WIB

Daftar Prodi Terancam Dihapus, DPR : Hati-hati, Jangan Korbankan Masa Depan Mahasiswa!

Daftar Prodi Terancam Dihapus, DPR : Hati-hati, Jangan Korbankan Masa Depan Mahasiswa!

Sulsel | Selasa, 28 April 2026 | 17:54 WIB

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB