tantrum

Ada Keterlibatan Intelijen Asing? Aksi Wanita di Iran Ramai-Ramai Bakar Jilbab

Tantrum Suara.Com
Kamis, 22 September 2022 | 10:05 WIB
Ada Keterlibatan Intelijen Asing? Aksi Wanita di Iran Ramai-Ramai Bakar Jilbab
Mahsa Amini, perempuan Iran. (Youtube BBC Indonesia)

TANTRUM - Wanita di beberapa kota Iran melepas dan membakar jilbab mereka sebagai bentuk protes atas undang-undang yang mewajibkan jilbab di negara mereka.

Demonstrasi anti-rezim ini juga dipicu kematian seorang wanita muda dalam tahanan polisi, berlanjut untuk hari kelima. 

Protes pecah di puluhan kota di seluruh Iran, menurut video yang dibagikan di Twitter oleh @1500tasvir, diberitaka Al Arabiya dicuplik dari Republika, Kamis, 22 September 2022, akun dengan lebih dari 80 ribu pengikut yang memposting video protes yang diterima dari dalam Iran. 

Video menunjukkan wanita melepas jilbab mereka dan, dalam beberapa kasus, membakarnya di beberapa kota dalam adegan yang belum pernah terjadi sebelumnya di negara di mana jilbab telah diwajibkan bagi wanita sejak tak lama setelah Revolusi 1979 di negara itu. 

Dalam salah satu video dari utara kota Sari, seorang wanita terlihat menari dengan jilbab di tangannya. 

Dia kemudian melemparkan jilbabnya ke dalam api dan disorak-sorai oleh para pengunjuk rasa. 

Protes dimulai setelah Mahsa Amini, seorang wanita Kurdi Iran berusia 22 tahun, dinyatakan meninggal pada hari Jumat. 

Amini mengalami koma tak lama setelah dia ditahan oleh polisi moral karena diduga tidak mematuhi aturan jilbab ketat rezim di Teheran pada 13 September. 

Aktivis dan pengunjuk rasa mengatakan Amini dipukuli oleh petugas polisi saat ditahan, menyebabkan luka serius yang menyebabkan kematiannya. Polisi membantah tuduhan tersebut. 

Baca Juga: Apa Itu Alergi Debu? Simak Penjelasan Dokter

Protes juga pecah di dua kota konservatif, Masyhad dan Qom. Mashhad adalah tempat kelahiran Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dan merupakan rumah bagi kuil Imam Syiah kedelapan. 

Qom dianggap sebagai "ibu kota agama" Iran karena banyak ulama senior Syiah yang berbasis di sana dan kota ini juga merupakan rumah bagi tempat suci tokoh penting Syiah lainnya. 

Dalam satu video dari Mashhad, pengunjuk rasa tampaknya telah menguasai dua mobil polisi. 

"Kami tidak menginginkan Republik Islam," teriak seorang wanita yang berdiri di atas salah satu mobil, seperti yang terlihat dalam rekaman. 

Video dari beberapa kota menunjukkan kendaraan polisi yang rusak serta pengunjuk rasa bentrok dengan pasukan keamanan. 

Seperti selama beberapa hari terakhir, pengunjuk rasa di seluruh Iran meneriakkan terhadap Khamenei dan menuntut perubahan rezim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI