Waspada Guys! Hujan Badai Berpotensi Terjadi di Pesisir Selatan Jawa Barat

Tantrum

Jum'at, 07 Oktober 2022 | 05:58 WIB
Waspada Guys! Hujan Badai Berpotensi Terjadi di Pesisir Selatan Jawa Barat
Ilustrasi awan hujan badai. (Tobias Hämmer / Pixabay)

TANTRUM - Hujan badai berpotensi terjadi di sepanjang pesisir selatan Jawa Barat pada hari ini (07/10)/2022) mulai tengah hari hingga malam. 

Adanya potensi yang terpantau oelh Satellite-Based Disaster Early Warning System (SADEWA)Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) itu diharapkan seluruh kelompok masyarakat setempat meningkatkan kewaspadaannya.

Menurut Erma Yulihastin, peneliti klimatologi pada Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, pembentukan hujan badai mulai terjadi 02.00 WIB di wilayah selatan pesisir laut Banten dan akan memasuki ke daratan pada 11.000 WIB.

"Jam 11.00 WIB mulai masuk ke darat hujannya, jam 12.00 WIB mulai nyambung antara yang di laut dan di darat. Kenapa bisa seperti ini karena ini digerakan oleh badai yang dinamakan squall line."

"Dan garis badainya tidak hanya satu, tapi dua garis badai squall line yang dalam meteorologi biasa disebut dare echo. Pada jam 13.00 WIB squal line-nya semakin kuat, jadi seluruh pesisir Jawa Barat akan terancam apa? Hujan ekstrem dan angin yang kencang sekali," ujar Erma, Bandung, Jumat, 7 Oktober 2022.

Erma menyebutkan garis badai semakin membesar dalam satu jam yaitu dari 14.00 - 15.00 WIB. Selain membesar terdapat dua lapisan badai squall line yang terjadi di daratan selatan Jawa Barat yang bergerak terus ke arah timur.

Erma mengatakan memasuki sore hari 17.00 WIB, hujan badai diperkirakan malah tambah intensif dan tidak luruh.

"Bahkan membesar dan menyatu kedua badai tersebut. Membentuk dalam satu badai yang skalanya sangat besar," kata Erma.

Bahkan pada malam hari dari pantauan SADEWA BRIN ucap Erma, tepatnya pada 19.00 WIB kondisi cuaca sangat ekstrem tersebut tetap bertahan di selatan Jawa Barat.

baca juga

Pasalnya, dua garis badai yang berada di timur dan barat Jawa Barat kembali bertemu. Belum lagi ditambah garis badai yang berada dl laut tetap bertahan.

"Kemudian di lautnya juga (garis badai) memanjang. Artinya disini ada pertemuan gelombang yang menyebabkan badai ini dapat terbentuk secara lama. Sehingga garisnya (badai) tidak habis - habis," tukas Erma. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kebakaran Jadi Bencana Paling Sering Terjadi di Bandung

Kebakaran Jadi Bencana Paling Sering Terjadi di Bandung

Tantrum | Kamis, 29 September 2022 | 20:03 WIB

Bandung Padat Penduduk, Bencana Mengintai

Bandung Padat Penduduk, Bencana Mengintai

Tantrum | Kamis, 29 September 2022 | 19:02 WIB

Intip Keindahan Tanah dan Cintanya! 7 Destinasi Wisata Sukabumi

Intip Keindahan Tanah dan Cintanya! 7 Destinasi Wisata Sukabumi

Tantrum | Kamis, 29 September 2022 | 11:23 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×