Tinggi di Indonesia, Wapres Sebut Angka Kemiskinan Masih Ekstrem

Tantrum Suara.Com
Rabu, 19 Oktober 2022 | 07:04 WIB
Tinggi di Indonesia, Wapres Sebut Angka Kemiskinan Masih Ekstrem
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin (BPMI Sekretariat Wakil Presiden)

TANTRUM - Wakil Presiden (Wapres) RI KH Ma'ruf Amin menilai, tidak hanya Indonesia kemiskinan masih menjadi tantangan di setiap negara.

“Meskipun kemiskinan menurun di tahun 2021 namun angka kemiskinan di negara kita di Indonesia terbilang masih cukup tinggi, begitu pula untuk tingkat kemiskinan ekstrem,” ungkap Wapres Ma'ruf Amin dalam keterangan resminya secara virtual, Selasa (17/10/2022). 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan ekstrem pada 2021 adalah 4 persen atau 10,86 juta jiwa.

Selain itu, lanjutnya, presiden telah meneken Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem yang menargetkan pada tahun 2024, angka kemiskinan ekstrem turun menjadi 0 persen.

“Upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem di Indonesia telah memiliki landasan hukum yang sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) yaitu instruksi presiden nomor 4 tahun 2022 tentang percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ma'ruf mengatakan, melalui tim nasional percepatan penanggulangan kemiskinan, pemerintah berkomitmen melakukan penguatan kebijakan penanggulangan kemiskinan, antara lain dengan mendorong sinergi dan konvergensi program lintas Kementerian/Lembaga (K/L) berdasarkan data penuh sasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.

“Mari kita jadikan komitmen, kolaborasi dan kerja kita semakin solid sehingga penghapusan kemiskinan ekstrem dan penurunan angka kemiskinan di Indonesia dapat kita wujudkan,” tambahnya.

Mengutip dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Ma'ruf mengatakan pada tahun 2021 pemerintah telah berupaya untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem di 35 kabupaten prioritas di 7 provinsi dengan 24 kabupaten di antaranya berada di wilayah pesisir.

Tahun 2022 mendatang pemerintah akan memperluas cakupan dengan menanggulangi kemiskinan ekstrem di 212 kabupaten/kota di 25 provinsi dengan 147 kabupaten/kota di antaranya berada di wilayah pesisir.

Baca Juga: Anies dan Jenderal Andika Perkasa Bertemu, Demokrat Ngotot Jodohkan Anies dan AHY

Menurut Ma'ruf, berdasarkan data Kementerian Keuangan, anggaran lintas kementerian tahun 2021 untuk berbagai program peningkatan produktivitas dan pemberdayaan di wilayah pesisir mencapai lebih dari 76 triliun rupiah.

source: Sonora.id

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI