- Kebiasaan merokok
- Obesitas dan obesitas morbid
- Diabetes
- Sleep apnea
- Gagal ginjal kronis
- Tekanan darah tinggi (hipertensi)
- Kadar kolesterol tinggi
- Wolf Parkinson White syndrome
- Ketidakseimbangan kadar kalium dan magnesium dalam darah
- Penggunaan NAPZA, seperti kokain atau amfetamin
- Riwayat penyakit jantung atau henti jantung mendadak dalam keluarga
- Jarang berolahraga dan tidak aktif bergerak
Henti jantung mendadak merupakan kondisi yang terjadi secara tiba-tiba. Pada umumnya, gejala utama henti jantung mendadak adalah pingsan.
Namun, sebagian penderita henti jantung mendadak dapat mengalami gejala awal berupa:
- Pusing