Kasus Henti Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Medis Ini

Tantrum | Suara.com

Minggu, 30 Oktober 2022 | 08:19 WIB
Kasus Henti Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Medis Ini
Ilustrasi penyakit jantung. (freepik.com/kjpargeter)

TANTRUM - Henti jantung mendadak atau sudden cardiac arrest adalah kondisi ketika jantung berhenti berdetak secara tiba-tiba. Kondisi ini menyebabkan penderitanya hilang kesadaran dan bahkan berhenti bernapas. 

Henti jantung mendadak terjadi akibat gangguan pada listrik jantung sehingga jantung berhenti memompa darah ke seluruh tubuh.

Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan otak permanen sampai kematian. Penderita perlu diberikan pertolongan pertama berupa CPR dan kejut jantung, agar tidak terserang komplikasi.

Kata dr. Pittara di laman Alo Dokter, dilansir Minggu, 30 Oktober 2022, henti jantung mendadak berbeda dengan serangan jantung. Serangan jantung terjadi karena penyumbatan pembuluh darah.

Sementara henti jantung mendadak disebabkan oleh ventrikel fibrilasi. Namun, ventrikel fibrilasi juga dapat disebabkan oleh serangan jantung.

Ventrikel fibrilasi merupakan salah satu jenis gangguan irama jantung (aritmia). Kondisi ini ditandai dengan ventrikel (bilik) jantung yang hanya bergetar, bukan berdenyut untuk memompa darah.

Akibatnya, pasokan darah yang membawa oksigen dan nutrisi ke organ-organ tubuh akan terhenti. Henti jantung mendadak dapat dialami oleh siapa saja.

Namun, kondisi ini lebih berisiko pada orang yang memiliki riwayat penyakit jantung berupa:

- Penyakit jantung koroner

- Penyakit otot jantung (kardiomiopati)

- Gangguan katup jantung

- Penyakit jantung bawaan

- Sindrom Marfan

- Torsade de pointes

Selain pada penderita penyakit jantung, faktor-faktor yang meningkatkan risiko terjadinya henti jantung mendadak adalah:

- Kebiasaan merokok

- Obesitas dan obesitas morbid

- Diabetes

- Sleep apnea

- Gagal ginjal kronis

- Tekanan darah tinggi (hipertensi)

- Kadar kolesterol tinggi

- Wolf Parkinson White syndrome

- Ketidakseimbangan kadar kalium dan magnesium dalam darah

- Penggunaan NAPZA, seperti kokain atau amfetamin

- Riwayat penyakit jantung atau henti jantung mendadak dalam keluarga

- Jarang berolahraga dan tidak aktif bergerak

Henti jantung mendadak merupakan kondisi yang terjadi secara tiba-tiba. Pada umumnya, gejala utama henti jantung mendadak adalah pingsan.

Namun, sebagian penderita henti jantung mendadak dapat mengalami gejala awal berupa:

- Pusing

- Lemas

- Nyeri dada

- Sesak napas

- Jantung berdebar

Kapan harus ke dokter

Henti jantung mendadak merupakan kondisi darurat yang harus segera ditangani. Jika Anda melihat seseorang yang tidak sadarkan diri dan tidak bernapas dengan normal, segera periksa denyut jantungnya dan hubungi ambulans atau rumah sakit terdekat.

Sambil menunggu datangnya pertolongan medis, lakukan juga penanganan darurat berupa CPR. Gunakan juga alat automated external defibrillator (AED) bila tersedia.

Gejala henti jantung mendadak terjadi secara cepat dan tanpa disadari. Meskipun demikian, gejala-gejala awal biasanya dapat dirasakan penderita beberapa hari sebelumnya.

Oleh sebab itu, segera lakukan pemeriksaan ke dokter bila mengalami gejala seperti di atas, terutama bila memiliki riwayat penyakit jantung.

Pada saat tiba di rumah sakit, dokter akan memeriksa denyut jantung pasien. Dokter juga akan memasang monitor untuk memeriksa irama jantung.

Selanjutnya, dokter akan melakukan penanganan sampai kondisi pasien stabil atau jantungnya kembali berdetak.

Jika kondisi pasien sudah stabil, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mendiagnosis penyebab atau faktor pemicu terjadinya henti jantung mendadak. Pemeriksaan tersebut dapat meliputi:

- Tes darah

Tes darah dilakukan untuk memeriksa kadar kalium, magnesium, atau hormon tertentu yang memengaruhi fungsi jantung.

Tes darah juga dapat dilakukan untuk mendeteksi cedera atau riwayat serangan jantung pada penderita henti jantung mendadak.

- Foto Rontgen dada

Foto Rontgen dada dilakukan untuk memeriksa ukuran dan struktur jantung serta pembuluh darah jantung. Melalui pemeriksaan ini, dokter juga dapat mendeteksi apakah pasien mengalami gagal jantung.

- Ekokardiografi

Ekokardiografi atau USG jantung bertujuan untuk mengidentifikasi kerusakan pada jantung.

- Kateterisasi jantung

Dalam kateterisasi jantung, dokter akan menyuntikkan zat pewarna khusus pada pembuluh darah yang menuju jantung. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi sumbatan pada pembuluh darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nyawa Orang Taruhannya! Jangan Asal Lakukan CPR, Begini Caranya

Nyawa Orang Taruhannya! Jangan Asal Lakukan CPR, Begini Caranya

| Minggu, 30 Oktober 2022 | 06:40 WIB

Kenali Tanda, Penyebab, Gejalanya! Cara Mengobati Stroke

Kenali Tanda, Penyebab, Gejalanya! Cara Mengobati Stroke

| Sabtu, 29 Oktober 2022 | 12:44 WIB

Bedanya Gangguan Stres Akut dan Stres Pasca Trauma, Anda Harus Memahaminya

Bedanya Gangguan Stres Akut dan Stres Pasca Trauma, Anda Harus Memahaminya

| Sabtu, 29 Oktober 2022 | 11:45 WIB

Alami Panas Dalam? Simak 8 Cara Mengatasinya

Alami Panas Dalam? Simak 8 Cara Mengatasinya

| Sabtu, 29 Oktober 2022 | 11:08 WIB

Hengkang Dari Film Produksi Ashutosh Gowariker "Karram Kurram", Ada Apa dengan Kiara Advani?

Hengkang Dari Film Produksi Ashutosh Gowariker "Karram Kurram", Ada Apa dengan Kiara Advani?

| Sabtu, 29 Oktober 2022 | 10:40 WIB

Terkini

Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League

Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:24 WIB

Stok Solar Kembali Tersedia di Harga Rp30.890 per Liter

Stok Solar Kembali Tersedia di Harga Rp30.890 per Liter

Bekaci | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:22 WIB

Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara

Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:17 WIB

Waspada! Sapi Berdokumen Palsu dari Jembrana Terungkap, Karantina Bali Amankan 25 Ekor

Waspada! Sapi Berdokumen Palsu dari Jembrana Terungkap, Karantina Bali Amankan 25 Ekor

Bali | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:15 WIB

Hair Mist Terbaik untuk Hilangkan Bau Apek pada Rambut, Ini 5 Produknya!

Hair Mist Terbaik untuk Hilangkan Bau Apek pada Rambut, Ini 5 Produknya!

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:15 WIB

Resep Ceker Tanpa Tulang Cabe Ijo, Pedas Gurih Bikin Nagih

Resep Ceker Tanpa Tulang Cabe Ijo, Pedas Gurih Bikin Nagih

Sumbar | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:14 WIB

Sekali Muncul Langsung Bawa 2 Model, Suzuki Siap Acak-acak Pasar NMAX dan PCX di Indonesia

Sekali Muncul Langsung Bawa 2 Model, Suzuki Siap Acak-acak Pasar NMAX dan PCX di Indonesia

Otomotif | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:10 WIB

6 Parfum Morris dengan Aroma Fresh, Murah Meriah Pas untuk Cuaca Panas

6 Parfum Morris dengan Aroma Fresh, Murah Meriah Pas untuk Cuaca Panas

Lifestyle | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:10 WIB

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:08 WIB

Penjelasan Polres Terkait Heboh Pembakaran Rumah Bandar Narkoba di Rokan Hulu

Penjelasan Polres Terkait Heboh Pembakaran Rumah Bandar Narkoba di Rokan Hulu

Riau | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:06 WIB