Ayah Mirna Salihin Kopi Sianida Dipolisikan Gara-gara Diduga PHK Puluhan Karyawannya

tasikmalaya | Suara.com

Jum'at, 06 Januari 2023 | 09:59 WIB
Ayah Mirna Salihin Kopi Sianida Dipolisikan Gara-gara Diduga PHK Puluhan Karyawannya
Ayah Mirna Salihin dipolisikan 38 mantan karyawannya karena PHK sepihak dan tak beri pesangon (suara.com)

Suara Tasikmalaya.id – Edi Dermawan Salihin, ayah Mirna Salihin, korban pembunuhan kopi sianida 3 tahun lalu kini kembali muncul ke publik.

Ayah Mirna Salihin, selaku Direktur Utama PT.Fajar Indah Cakra Cemerlang itu menjadi perbincangan usai dilaporkan ke polisi oleh 38 mantan karyawannya sendiri.

Mantan karyawannya mengklaim bahwa perusahaan tersebut telah memutus sepihak hubungan kerja sejumlah 84 orang tanpa memberikan uang pesangon, upah masa kerja dan penggantian hak-hak karyawan.

Tim kuasa hukum pelapor, Manganju Hamonangan Simanullang, S.H.,C.L.A, yang mengungkap bahwa yang dilakukan Edi Dermawan Salihin telah bertentangan dengan pasal 156 ayat (1) jo, pasal 185 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 Tentang Cipta Kerja sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 2 tahun 2022 Tentang Cipta Kerja.

“Kami meminta pertanggungjawaban secara hukum secara pidana  kepada saudara Edi Dermawan Salihin serta yang terlibat”, ujar tim kuasa hukum pelapor yang dilansir Suara Tasikmalaya dari unggahan video YouTube Gosip Ceria, Jumat (6/1/2022).

Ia menyebut bahwa proses pidana diperlukan untuk menghalangi pihak tertentu lepas dari tanggung jawab, melarikan diri atau aset.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, karena kerugian pelapor pun bernilai fantastis yakni sejumlah 3,5 Milyar.

Para karyawan yang turut menjadi korban pun mengungkapkan harapannya agar segera diusut tuntas dan segera mendapat keadilan.

Kasus ayah Mirna Salihin ini, banyak dibahas lantaran mengingatkan publik terkait pembunuhan kopi sianida yang dilakukan oleh Jessica Kumala Wongso.

Kasus pada tahun 2016 yang lalu ini terjadi pada Wayan Mirna Salihin, anak dari Edi Dermawan Salihin yang kini merupakan Direktur Utama PT.Fajar Indah Cakra Cemerlang.

Mirna salihin dibunuh oleh temannya sendiri, Jessica Kumala Wongso dengan menggunakan racun sianida saat tengah reuni di sebuah gerai kopi di Jakarta Pusat.

Kasus pembunuhan ini sempat banyak mendapat sorotan karena sempat jadi misteri yang sulit untuk dipecahkan.

Meskipun pada akhirnya,  hakim pengadilan memvonis Jessica Kumala Wongso dengan hukuman 20 tahun penjara karena telah terbukti bersalah.*

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Putusan Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso jadi Alat Bukti Kubu Sambo, Jaksa Mesam-mesem di Sidang

Putusan Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso jadi Alat Bukti Kubu Sambo, Jaksa Mesam-mesem di Sidang

News | Kamis, 29 Desember 2022 | 12:58 WIB

Throwback Crime Story: Misteri Kopi Sianida dari Jessica untuk Mirna

Throwback Crime Story: Misteri Kopi Sianida dari Jessica untuk Mirna

Video | Rabu, 28 Desember 2022 | 12:20 WIB

Belanja Bulanan Ferdy Sambo Tembus Rp 600 Juta, Ingat Lagi Cerita Suksesnya Bongkar Kasus Kopi Sianida Mirna Salihin

Belanja Bulanan Ferdy Sambo Tembus Rp 600 Juta, Ingat Lagi Cerita Suksesnya Bongkar Kasus Kopi Sianida Mirna Salihin

News | Selasa, 29 November 2022 | 09:04 WIB

Gayus Sebut Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J Bakal Serumit Kasus Kopi Sianida

Gayus Sebut Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J Bakal Serumit Kasus Kopi Sianida

News | Kamis, 01 September 2022 | 16:07 WIB

Terkini

Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah

Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah

Sumsel | Jum'at, 17 April 2026 | 00:03 WIB

Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026

Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026

Sport | Jum'at, 17 April 2026 | 00:00 WIB

Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang

Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 23:55 WIB

Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan

Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 23:48 WIB

6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau

6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau

Kalbar | Kamis, 16 April 2026 | 23:46 WIB

Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita

Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita

Banten | Kamis, 16 April 2026 | 23:37 WIB

Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026

Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026

Lampung | Kamis, 16 April 2026 | 23:36 WIB

5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB

5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB

Bogor | Kamis, 16 April 2026 | 23:30 WIB

Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang

Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang

Jatim | Kamis, 16 April 2026 | 23:26 WIB

Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan

Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 23:10 WIB