SuaraTasikmalaya.id - Film adalah soal selera masing-masing. Namun, soal validitas, rating IMDb memang tidak terlalu tinggi. Di IMDb semua orang bisa kasih rating. Tidak harus reviewer atau kritikus profesional.
Memasukkan rating IMDb tidak perlu memasukkan review. Cuma menyetorkan angka rating. Sesederhana itu.
Di IMDb juga tak ada cara memfilter apakah orang yang memberi rating itu benar-benar sudah nonton filmnya atau belum.
Bisa saja misalnya orang benci sama sutradara atau aktor sebuah film, tidak mau nonton filmnya tapi ingin menjelek-jelekkan filmnya. Dia bisa kasih rating 1 (nilai terendah) tanpa harus nonton filmnya dulu.
Dengan begitu, sebaliknya IMDb juga bisa jadi tempat para buzzer (pendukung kampanye) film untuk menaikkan rating sebuah film.
Di IMDb orang hanya bisa memberi rating satu kali. Namun, bisa diakali dengan bikin akun yang banyak, terus me-rating sebuah film berkali-kali dengan nilai 10 (tertinggi).
Karena kebebasan itulah, jumlah rating yang masuk jadi tak berimbang. Ada sebuah film yang ratingnya cuma berapa puluh, ada yang ratusan, ada juga yang ribuan.
Makanya, film-film yang masuk daftar ini tak otomatis bisa dicap sebagai film Indonesia terburuk sepanjang masa. Simply, ini adalah film-film yang dapat rating terendah di IMDb. Tak usah dianggap terlalu serius.
Berikut daftarnya versi CINELIST yang terbit pada Minggu (26/02/23):
- Rungkad! Hari Buruk Persib Bandung
Baca Juga
10. Malam Jumat Kliwon (2007)
Disutradarai Nayato Fio Nuala, di sini dia pakai nama samaran Koya Pagayo. Film ini dapat rating 2,1 dari 37 voters. Ceritanya tak berisi. Sebatas soal penelusuran anak muda ke gedung angker.
Jumpscare, terornya jelek. Bahkan seperti menjiplak film Silent Hill di beberapa bagiannya, termasuk kemunculan hantu suster.
Yang menarik, film ini menampilkan Abimana Aryasatya di awal kariernya sebelum jadi salah satu aktor terbaik Indonesia seperti sekarang. Waktu itu dia masih memakai nama panggung Robertino.
9. Mas Suka Masukin Aja (2008)
Dari judulnya sudah kelihatan sih kalau film ini memang jelek. Produsernya adalah Dheeraj Kalwani alias KK Dheeraj.