Namun kini, di twitter publik justru banyak 'menyerang' Ridwan Kamil.
Mereka berkomentar dengan pedas pada RK yang justru sering mengatakan kritik di medsos hal yang biasa.
"Punten ieu mah, gara-gara kitu sampe dipecat ya keterlaluan kang. Ari kang Emil gampang marah maen IG, ulah main IG atuh. Tutup bae akunna. Kedah kuat mental," tulis akun twitter @zanatul_91.
"Pak @ridwankamil punten, apakah bapak melakukan intervensi atas pemecatan terhadap seorang guru hanya karena kritik bapak? Guru yang melanggar kode etik harusnya disidang oleh organisasi profesi. Bukan oleh yayasan. Apalagi gara2 dicolek kang Emil," lanjut akun tersebut.
"Oh, kalau kasar harus dibalas kasar dan komennya di pin biar bisa dilihat oleh banyak orang?
Kang Emil juga pakai diksi "maneh" dan kalau itu dianggap itu diksi yg kasar, masa pemimpin berlaku kasar ke rakyatnya?" kata akun @giIangmahesa.
"Yg hilang dr kanda Emil adalah kata "maaf". Silih asah. Silih asuh. Silih asih," tulis akun lainnya.
Dikabarkan meski kini Ridwan Kamil sudah meminta pihak Yayasan agar tidak memberhentikan guru Sabil, wargaent tetap ramai menyorot peristiwa tersebut.(*)