Solusi Terbaik jika Kepepet Sahur, Berikut Alternatif Konsumsi Menurut Ahli Gizi

tasikmalaya Suara.Com
Jum'at, 24 Maret 2023 | 07:08 WIB
Solusi Terbaik jika Kepepet Sahur, Berikut Alternatif Konsumsi Menurut Ahli Gizi
Ilustrasi telat sahur. Jangan panik, siapkan saja alternatif konsumsinya. (Freepik/Jcomp)

SuaraTasikmalaya.id - Sahur merupakan waktu makan dan minum sebelum memulai puasa pada bulan Ramadan. Namun, seringkali kita terlambat bangun tidur sehingga waktu yang tersisa untuk bersahur sangat mepet. Hal ini tentu membuat panik karena makanan yang tersedia kadang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan energi selama satu hari berpuasa.

Untuk itu, sebaiknya kita menghindari kebiasaan tidur larut malam, agar kita bisa bangun diwaktu yang tepat saat sahur.

Selain itu, untuk mengatasi masalah telat bangun saat sahur, seorang ahli gizi kenamaan dari RSCM, Fitri Hudayani, SST., S.Gz, MKM, RD,  menganjurkan agar kita mengonsumsi makanan atau minuman yang memiliki kepadatan energi yang cukup, seperti sari buah.

Kepadatan energi pada makanan dapat didefinisikan sebagai jumlah energi yang terkandung dalam suatu jenis makanan dalam satu gram atau satu porsi. Makanan dengan kepadatan energi tinggi memiliki lebih banyak kalori per gram atau porsi dibandingkan dengan makanan dengan kepadatan energi rendah.

Makanan dengan kepadatan energi cukup biasanya lebih mengenyangkan dan membuat kita merasa kenyang lebih lama, sehingga dapat membantu menjaga kestabilan gula darah dan mengurangi rasa lapar selama berpuasa.

Salah satu contoh makanan dengan kepadatan energi yang cukup tinggi adalah sari buah. Sari buah yang segar mengandung banyak vitamin dan mineral serta serat yang membantu menjaga kesehatan pencernaan dan sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, sari buah juga dapat membantu meningkatkan energi selama berpuasa karena mengandung gula alami yang mudah dicerna oleh tubuh.

Namun, meskipun sari buah dapat menjadi pilihan yang baik untuk sahur, kita tetap harus menjaga jumlah yang kita konsumsi karena mengonsumsi terlalu banyak gula dapat memicu peningkatan kadar gula darah yang cepat dan menimbulkan rasa lapar yang lebih cepat selama berpuasa.

Selain sari buah, opsi lain yang bisa dikonsumsi adalah sari kacang hijau, susu, dan makanan cair lainnya.

Baca Juga: Heboh Polisi Pamer Musnahkan 43 Hektare Ladang Ganja di Aceh, Warganet: Waktu di Tanam ke Mana Aja?

Dalam kesimpulannya, mengatur pola makan dan tidur yang sehat merupakan kunci penting untuk mengatasi masalah terlambat bangun saat sahur pada bulan Ramadan. Memilih makanan dengan kepadatan energi yang cukup seperti sari buah juga dapat membantu meningkatkan energi selama berpuasa. Selamat menjalankan ibadah puasa dan semoga bermanfaat! (*)


Sumber: Antara News

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI