Setan Dibelenggu saat Ramadhan, tapi Masih Melakukan Maksiat? Ini Penjelasan Menurut Ustadz Adi Hidayat

tasikmalaya Suara.Com
Sabtu, 08 April 2023 | 06:48 WIB
Setan Dibelenggu saat Ramadhan, tapi Masih Melakukan Maksiat? Ini Penjelasan Menurut Ustadz Adi Hidayat
Ustadz Adi Hidayat menjelaskan alasan mengapa maksiat masih di lakukan saat bulan Ramadhan, padahal setan-setan dibelenggu . (Youtube/Adi Hidayat Official)

SUARA TASIKMALAYA- Seperti yang diketahui, pada bulan Ramadhan setan-setan dibelenggu di dalam neraka, dan pintu neraka sendiri ditutup oleh Allah SWT.

Sementara, pada bulan Ramadhan juga pintu-pintu syurga dibukakan lebar oleh Allah SWT. Artinya, bahwa Allah membuka lebar pintu ampunannya pada bulan Ramadhan, dibanding bulan-bulan yang lain.

Namun, pada kenyataan masih terdapat orang-orang yang kerap kali melakukan maksiat, meskipun di bulan Ramadhan sekalipun.

Pada video yang diunggah oleh akun Twitter @punyasiayu, Jumat (7/4/2023), Mengunggah video ceramah ustadz Adi Hidayat tengah menjelaskan persoalan tersebut.

Ustadz Adi Hidayat mengatakan, “Ada hadits mengtakan bahwa, jika Ramadhan telah tiba pintu-pintu surga dibuka semua, dan pintu-pintu neraka ditutup semua, dan setan-setan dibelenggu,” ungkap ustadz Adi Hidayat ada video yang diunggah oleh akun Twitter @punyasiayu, Jumat (7/4/2023).

Ustadz Adi Hidayat menerangkan bahwa hadits tersebut merupakan ungkapan kiasan.

“Para ulama mengatakan, bahwa hadts ini merupakan ungkapan isyarat majazi kiasan, maksudnya adalah pintu syurga dibuka pada saat bulan Ramadhan karena banyak orang yang meningkatkan amal sholeh,” ujar ustadz Adi Hidayat

“Kemudian neraka tertutup kenapa, karena banyak orang taubat saat Ramadhan, maksiat ditinggalkan, maka jika maksiat telah ditinggalkan neraka tertutup,”

“Nah apabila seseorang yang sudah gak mau maksiat dan sudah banyak beribadah setan gak punya peluan, menggodanya susah,” jelasnya.

Baca Juga: Hasil Bola Tadi Malam: Napoli Bungkam Lecce, Duo Milan Kompak Imbang, Sevilla Ditahan Celta Vigo

Maka kesimpulannya adalah, setan tidak benar-benar diikat saat bulan Ramadhan. Akan tetapi apabila seseorang banyak melakukan amal sholeh dan menjauhi maksiat, maka setan-setan sulit untuk menggodanya seakan-akan terikat.

“Tapi kalo ada orang yang tidak mau meningkatkan amal sholeh dan tetap mau berbuat maksiat, maka mudah bagi setan untuk menggodanya,”

Jadi makna setan divelenggu atau diikat itu menurut pada ulama hadits, bukan benar-benar diikat,”

“Akan tetapi karena banyak orang yang melakukan amal shoeh dan setan tidak punya peluang untuk menggodanya seakan terikat,” pungkas ustadz Adi. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI