SUARA TASIKMALAYA – Berikut penjelasan Ustadz Abdul Somad tentang bayar Zakat tanpa ijab qabul, sahkah?
Saat menunaikan zakat fitrah, biasanya terdapat akad atau ijab qabul yang diucapkan.
Ijab berarti lafadz yang diucapkan untuk menegaskan perbuatan membayar zakat fitrah, sedangkan qabul adalah lafadz yang diucapkan oleh penerima zakat.
Saat ijab qabul, orang yang membayar zakat fitrah biasanya bersalaman dengan penerima zakat.
Namun yang menjadi pertanyaan, bagaimana hukumnya membaca ijab qabul saat menunaikan zakat fitrah?
Menurut Ustadz Abdul Somad, membayar zakat fitrah dengan niat yang diucapkan dalam hati itu sah hukumnya, jadi tidak wajib untuk membaca ijab qabul secara lisan atau bahkan bersalaman dengan penerima zakat.
Membaca ijab qabul itu ada yang hukumnya wajib, sunnah, dan mubah. Mubah hukumnya untuk membaca ijab qabul ketika bertransaksi jual beli.
Kemudian sunnah hukumnya jika ijab qabul dilakukan saat berzakat fitrah, dan sangat diwajibkan membaca niat ijab qabul ketika seseorang menikah.
Karena itu, di beberapa negara termasuk Malaysia, zakat biasanya dapat dibayarkan dengan kartu atau secara online.
Kesimpulannya, membaca ijab qabul dan bersalaman saat membayar zakat fitrah itu sunnah, dan bisa dilakukan secara lisan atau membaca niatnya dalam hati. (*)