SUARA TASIKMALAYA- Konflik antara Israel dan pasukan perjuan Palestina, Hamas semakin memanas, Menteri Pertahanan Israel, Yaov Gallant komandokan untuk kepung jalur Gaza.
Sebelumnya, Hamas mengirimkan rudal ke wilayah Israel hingga menjatuhkan ratusan korban sipil. Aksi itu kemudian dikutuk oleh Yaov.
Israel kini akan membalas dengan memblokade kebutuhan di Gaza. Seperti yang dilansir dari Suara.com, kondisi terkini di jalur Gaza tidak ada listrik, makanan, mau pun bahan bakar.
Akibat serangan Israel ke Gaza, jumlah korban berjatuhan semakin meningkat, diketahui hingga 533 jiwa, dan 2.751 jiwa luka-luka.
Dari serangan itu juga membuat sejumlah bangunan, rumah warga mau pun gedung sekolah hancur.
Mengutip dari Al-Jazeera, beberapa korban akibat serangan Israel menyampaikan rasa pilu mereka, seperti halnya yang dialami oleh Al-Qishawi (13) bocah perempuan yang berharap bisa menjadi anak kecil pada umumnya.
"Aku berharap bisa hidup sebagai anak kecil pada umumnya tanpa adanya perang, tidak ada roket. Sehingga kami bisa pulang ke rumah dengan selamat," ujar Al-Qishawi. (*)