Studi: Angka 7 Adalah Angka Terfavorit Penduduk Dunia

Ruben Setiawan

Selasa, 08 April 2014 | 19:54 WIB
Studi: Angka 7 Adalah Angka Terfavorit Penduduk Dunia
Ilustrasi angka. (Shutterstock)

Suara.com - Semua angka, entah itu tanggal lahir, usia, maupun nomor rumah pertama Anda, cenderung memiliki peran penting dalam kehidupan Anda.

Sebuah survei online yang melibatkan lebih dari 44.000 responden, menunjukkan bahwa angka tujuh adalah angka yang paling populer. Di tempat kedua ada angka tiga, disusul angka delapan di urutan ketiga.

Yang mengherankan adalah, mengapa lebih banyak orang yang menjadikan angka 7 sebagai angka favorit mereka.

Di Cina, 7 dipercaya sebagai angka keberuntungan. Penyebabnya sederhana, pengucapan "tujuh" dalam bahasa Cina mirip dengan pengucapan kata "bangkit" dan "hidup". Angka 7 juga diyakini sebagai simbol kebersamaan. Oleh karena itu, 7 dipandang sebagai pertanda baik dalam hubungan.

Angka tujuh juga simbol alam semesta yang mengkombinasikan surga, disimbolkan oleh angka 3 dan bumi yang diwakili angka 4.

Selain itu, angka 7 juga sudah lama digunakan dalam kebudayaan dan sejarah manusia. Contoh sederhananya, ada Tujuh Keajaiban Dunia, tujuh hari dalam seminggu, tujuh lingkaran semesta, tujuh dosa mematikan, dan tujuh nada dasar musik.

Pengaruh agama dan kepercayaan juga turut berperan dalam membentuk pola pikir manusia terhadap angka. Dalam agama Buddha, tujuh adalah lambang kenaikan. Buddha Ghautama diyakini melangkah sebanyak tujuh kali setelah kelahirannya.

Sementara itu, menurut Kekristenan, hari ketujuh adalah hari di mana Tuhan beristirahat setelah melakukan karya penciptaan selama enam hari lamanya. Agama Yahudi pun punya pandangan tersendiri terhadap angka 7. Dalam tradisi Yahudi, 7 adalah lambang kecerdasan. Mereka juga mempunyai tujuh Hari Besar Agama dalam satu tahun.

Dari sudut pandang aritmetika, tujuh merupakan angka yang spesial. Di deretan angka 1 sampai 10, 7 dipandang sebagai angka yang lain daripada yang lain.

Menurut penulis Inggris, Alex Bellos, orang yang menyelenggarakan survei ini, 7 adalah satu-satunya angka yang tidak bisa dibagi dengan angka lain yang ada di dalam kelompok itu. Contohnya, angka 1,2,3,4, dan 5 dapat dikalikan 2 dan hasilnya masih di bawah 10. Sementara itu, angka 6, 8 dan 10 bisa dibagi dengan dua dan angka 9 bisa dibagi dengan 3. Berbeda halnya dengan 7, yang tidak bisa dibagi dengan angka lain di deretan tersebut. Kalau Anda, berapa angka favorit Anda? (Dailymail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Pemarah Lebih Suka Merah

Studi: Pemarah Lebih Suka Merah

Tekno | Senin, 17 Maret 2014 | 14:57 WIB

Ditemukan, Empat Jenis Gas Berbahaya Baru yang Bisa Koyak Ozon

Ditemukan, Empat Jenis Gas Berbahaya Baru yang Bisa Koyak Ozon

Tekno | Senin, 10 Maret 2014 | 05:03 WIB

Studi: Rokok Elektronik Tak Membantu Berhenti Merokok

Studi: Rokok Elektronik Tak Membantu Berhenti Merokok

Health | Jum'at, 07 Maret 2014 | 13:48 WIB

Studi: IQ Orang Pendek Cenderung Lebih Rendah Ketimbang Orang Tinggi

Studi: IQ Orang Pendek Cenderung Lebih Rendah Ketimbang Orang Tinggi

Health | Kamis, 06 Maret 2014 | 19:26 WIB

Terkini

Rugikan Negara Rp9,1 Miliar, Oknum ASN Penetap Proyek RSUD Parung Dijebloskan ke Lapas

Rugikan Negara Rp9,1 Miliar, Oknum ASN Penetap Proyek RSUD Parung Dijebloskan ke Lapas

Bogor | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:54 WIB

Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:49 WIB

Prabowo Masih Menimbang-nimbang Siapa Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah

Prabowo Masih Menimbang-nimbang Siapa Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:44 WIB

Didukung Bebi Romeo dan Once Mekel, Janner Clay Siahaan Rilis 6 Karya Sekaligus

Didukung Bebi Romeo dan Once Mekel, Janner Clay Siahaan Rilis 6 Karya Sekaligus

Entertainment | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:41 WIB

DBL Indonesia Buka Musim Baru dengan Gebrakan Besar, 31 Kota Jadi Rumah bagi Para Pengejar Mimpi

DBL Indonesia Buka Musim Baru dengan Gebrakan Besar, 31 Kota Jadi Rumah bagi Para Pengejar Mimpi

Sport | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:40 WIB

Hasto Kritik TNI-Polri Ikut Awasi Pajak: Penyalahgunaan Kekuasaan

Hasto Kritik TNI-Polri Ikut Awasi Pajak: Penyalahgunaan Kekuasaan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:37 WIB

3 Lipstik Inez yang Halal dan Tahan Lama, Warnanya Intens dan Tak Bikin Bibir Kusam

3 Lipstik Inez yang Halal dan Tahan Lama, Warnanya Intens dan Tak Bikin Bibir Kusam

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:35 WIB

Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros

Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:30 WIB

Spesifikasi Kapal Induk Tua Italia ITS Giuseppe Garibaldi: Dipensiunkan Sejak 1971

Spesifikasi Kapal Induk Tua Italia ITS Giuseppe Garibaldi: Dipensiunkan Sejak 1971

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:29 WIB

Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos

Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:29 WIB

×