Usia Mahluk Aneh Bernama Little Foot Ini Akhirnya Terungkap

Ruben Setiawan

Jum'at, 03 April 2015 | 07:12 WIB
Usia Mahluk Aneh Bernama Little Foot Ini Akhirnya Terungkap
Profesor Ron Clarke dari University of Witwatersrand di Johannesburg, Afrika Selatan bersama fosil Little Foot. (Reuters/Wits University)

Suara.com - Selama ini, ilmuwan masih memperdebatkan usia dari Little Foot, sebuah fosil tengkorak purba yang ditemukan di Afrika Selatan pada era tahun 90-an. Belakangan, berkat bantuan sebuah teknik baru yang canggih, diperkirakan bahwa fosil purba tersebut berusia 3,7 juta tahun.

"Usia Little Foot selalu menjadi perdebatan," kata pakar geologi Darryl Granger dari Purdue University di Indiana, Amerika Serikat. Hasil penelitian tersebut dimuat dalam jurnal Nature.

Dari studi tersebut diketahui bahwa Little Foot, spesies Australopithecus prometheus, hidup di masa Australopithecus afarensis, yang salah satu fosilnya, Lucy, ditemukan di Ethiopia. Kedua spesies itu, menurut para pakar, memiliki ciri-ciri campuran antara kera dan manusia, namun dengan fitur yang berbeda.

Para peneliti menganalisis 11 sampel batuan dari sekitar lokasi penemuan Little Foot di gua Sterkfontein untuk mengukur usianya.

Temuan tersebut diduga memiliki implikasi penting tentang hubungan evolusi di antara kekerabatan manusia purba.

Berdasarkan teori evolusi, manusia adalah spesies Homo sapiens yang muncul sekitar 200.000 tahun silam. Sementara itu, spesies yang masuk ke dalam genus Homo sudah hidup sejak 2 juta tahun silam. Spesies kita didahului oleh manusia dari genus Australopithecus.

Fosil Lucy sendiri berasal dari genus Australopithecus, sama dengan genus Little Foot. Namun, Lucy hidup 500.000 tahun setelah Little Foot.

Sama seperti Lucy, Little Foot juga berjenis kelamin perempuan. Bedanya, spesies Little Foot jauh lebih besar dan lebih tinggi dari spesies Lucy, dengan fitur wajah seperti gorilla namun berjalan tegak dan memiliki sepasang tangan yang kuat untuk memanjat. Informasi tersebut disampaikan oleh pakar paleoantropologi Ron Clarke dan Kathy Kuman dari University of Witwatersrand di Johannesburg, Afrika Selatan.

Tangan spesies Little Foot proporsional seperti tangan kita, dengan ibu jari panjang dan jemari dan telapak tangan lebih pendek, tidak seperti tangan kera modern yang lebih panjang. Kaki mereka lebih panjang daripada lengan, tidak seperti kera modern yang justru sebaliknya.

Clarke dan Kuman juga menemukan kesamaan struktur wajah dan gigi antara Little Foot dan spesies kerabat manusia, Paranthropus. Ini menandakan bahwa spesies Little Foot kemungkinan nenek moyang dari Paranthropus, atau malah berkerabat dekat.

Para pakar juga menduga, di masa yang sama, bukan hanya spesies Little Foot dan Lucy yang hidup di kawasan Afrika.

"Faktanya, kita menemukan setidaknya dua spesies Australopithecus yang hidup di masa yang sama di wilayah Afrika yang berbeda, sekitar 3,67 juta tahun silam. Ini memunculkan pertanyaan berapa banyak spesies lain yang belum ditemukan," kata Clarke dan Kuman sebagaimana dikutip oleh Telegraph.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jejak Penggunaan Narkoba Tertua: Peneliti Temukan Bukti dari Manusia 25.000 Tahun Lalu di Sulawesi

Jejak Penggunaan Narkoba Tertua: Peneliti Temukan Bukti dari Manusia 25.000 Tahun Lalu di Sulawesi

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:58 WIB

Kurangi Ketergantungan Fosil, Bagaimana BRIN Ubah Minyak Kelapa Jadi Bahan Bakar Pesawat?

Kurangi Ketergantungan Fosil, Bagaimana BRIN Ubah Minyak Kelapa Jadi Bahan Bakar Pesawat?

News | Senin, 07 September 2026 | 10:58 WIB

Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas

Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:25 WIB

Fosil Tyrannosaurus Rex Gus Jadi Rebutan Miliarder dan Ilmuwan, Harganya Tembus Jutaan Dolar AS

Fosil Tyrannosaurus Rex Gus Jadi Rebutan Miliarder dan Ilmuwan, Harganya Tembus Jutaan Dolar AS

Tekno | Senin, 13 Juli 2026 | 11:57 WIB

Energi Terbarukan Kian Murah, Mengapa Masih Sulit Berkembang di Indonesia?

Energi Terbarukan Kian Murah, Mengapa Masih Sulit Berkembang di Indonesia?

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:00 WIB

Ini Dia Autothermix, Alat Pemusnah Sampah Tanpa Bahan Bakar Fosil

Ini Dia Autothermix, Alat Pemusnah Sampah Tanpa Bahan Bakar Fosil

Foto | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:25 WIB

Ketergantungan Energi Fosil Bebani APBN, Transisi Energi Bisa Jadi Solusi?

Ketergantungan Energi Fosil Bebani APBN, Transisi Energi Bisa Jadi Solusi?

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:34 WIB

Desak Transisi Energi Adil, Massa Gelar Aksi di Depan Kantor ESDM

Desak Transisi Energi Adil, Massa Gelar Aksi di Depan Kantor ESDM

Foto | Rabu, 22 April 2026 | 16:55 WIB

Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh

Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 10:07 WIB

Pemerintah Siapkan Intensif, Guna Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik

Pemerintah Siapkan Intensif, Guna Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 13:36 WIB

Terkini

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:40 WIB

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 20:18 WIB

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:15 WIB

×