Suara.com - Seorang lelaki asal Boston, Amerika Serikat, mengaku belum mandi sejak 12 tahun silam. Si lelaki, David Whitlock, yakin bahwa mandi setiap hari tidak selamanya menyehatkan.
Apa yang dilakukan David bukan tak berdasar. Itu semua didasarkan atas penelitian mendalam terhadap bakteri yang hidup di kulit manusia.
David Whitlock bukan orang kebanyakan. Dirinya adalah insinyur kimia yang menjadi salah satu pendiri perusahaan kosmetik AOBiome.
Perusahaan yang didirikan pada tahun 2013 ini bergerak dalam bidang bioteknologi. Alih-alih menghilangkan bakteri baik yang hidup di kulit manusia, mereka justru berupaya mengembangbiakkannya. Ammonia-oxidizing bacteria (AOB), demikian nama bakteri tersebut.
Pada bulan Juli, AOBiome meluncurkan serangkaian produk yang dinamakan Mother Dirt. Mother Dirt terdiri atas mist (kabut), pembersih, dan sampo. Uniknya, semua produk tersebut membersihkan tubuh tanpa membunuh bakteri baik di kulit.
Produk mist Mother Dirt tak berbau, mirip seperti air, mengandung bakteri hidup, dan disemprotkan ke kulit dua kali sehari. Sementara sampo dan pembersihnya tidak mengandung bakteri, namun tidak akan membunuh bakteri yang hidup di kulit.
"Masyarakat kita salah kaprah antara bersih dengan steril," kata Manajer Produk AOBiome Jasmina Aganovic seperti dikutip CBS.
"Para pengguna produk kami mampu mengurangi ketergantungan mereka pada produk konvensional. Misalnya, mengurangi atau menghentikan penggunaan deodoran dan moisturizer," lanjut Jasmina.
Para ilmuwan di AOBiome meyakini bahwa bakteri AOB hidup nyaman di kulit dan berfungsi sebagai pembersih alami sebelum manusia mulai terbiasa memakai sabun dan sampo. AOB, menurut mereka, selain sebagai pembersih alami, juga mampu menghilangkan bau badan, mencegah peradangan, dan meningkatkan kekebalan tubuh. Cara kerjanya, AOB memakan ammonia di keringat manusia lalu mengubahnya menjadi nitrit dan nitrit oksida.
Salah satu orang yang sudah mencoba produk AOBiome adalah jurnalis New York Times, Julia Scott. Sebulan lamanya ia mencoba produk AOBiome dan merasakan banyak perubahan.
Berdasarkan arahan AOBiome, Julia berhenti menggunakan seluruh produk kosmetik. Akibatnya, Julia merasakan rambutnya kian berminyak dan bau badannya pun menyengat.
Sebelum pergi ke gym, Julia menyemprotkan mist ke seluruh tubuhnya dan kembali menyemprotkannya setelah pulang dari gym. Hasilnya, setelah membiarkan semprotan itu mengering, bau badannya tak separah semula. Meski bau tak sepenuhnya hilang, namun bau yang keluar dari tubuhnya tidak menyengat sama sekali. Kakinya pun tidak bau sama sekali.
Perubahan besar dirasakan Julia pada bagian kulitnya. Kulit Julia kian lembut dan tidak kering. Tak cuma itu, pori-pori kulit mengecil, jerawat pun tak muncul di wajahnya. (News.com.au)