Studi: Bulan Mars Akan Terbelah

Liberty Jemadu

Rabu, 11 November 2015 | 18:10 WIB
Studi: Bulan Mars Akan Terbelah
Ilustrasi artistik tentang Mars dan salah satu bulannya, Phobos (Shutterstock).

Suara.com - Phobos, bulan terbesar milik Mars, diperkirakan akan pecah dan terbelah akibat gaya gravitasi planet merah yang menjadi induknya itu. Perkiraan itu disampaikan oleh para ilmuwan setelah meneliti parit-parit dangkal di permukaan benda langit tersebut.

Penelitian yang dipresentasikan di ajang tahunan "Meeting of the Division of Planetary Sciences of the American Astronomical Society" di Maryland, Amerika Serikat itu menunjukkan bahwa parit-parit tersebut merupakan tanda awal kerusakan struktural yang pada akhirnya akan menghancurkan Phobos.

Mengorbit 6000 kilometer di atas permukaan Mars, Phobos adalah bulan dengan posisi paling dekat dengan planet induknya jika dibandingkan dengan bulan lain di tata surya kita. Gaya gravitas Mars menarik Phobos, yang terbesar di antara dua bulan Mars, sejauh 2 meteri setiap 100 tahun.

Para ilmuwan memperkirakan bahwa Phobos akan pecah dalam 30 sampai 50 juta tahun mendatang.

"Menurut kami Phobos sudah mulai jatuh dan tanda awalnya adalah adanya parit-parit ini," kata Terry Hurford, peneliti dari pusat riset antariksa NASA, Goddard Space Flight Center, dalam konferensi yang digelar Selasa (10/11/2015) itu.

Awalnya para peneliti menduga parit-parit di Phobos tercipta akibat sebuah benturan yang melahirkan kawah Stickney. Benturan itu sangat kuat, sehingga mengguncang Phobos. Akan tetapi belakangan para ilmuwan menemukan bahwa parit-parit itu tidak menjalar dari kawah, tetapi dari sebuah titik di dekat kawah tersebut.

Baru-baru ini para peneliti mengajukan teori lain, mengatakan bahwa parit-parit itu tercipta akibat beberapa benturan dengan material-material yang berasal dari Mars.

Tetapi berdasarkan sebuah model baru yang dikembangkan oleh Hurford dan rekan-rekannya ditemukan bahwa parit-parit itu lebih mirip dengan guratan-guratan yang tercipta akibat tarikan gaya tarik-menarik yang dipicu oleh gaya gravitasi Phobos dan Mars sendiri.

Di planet kita, gaya semacam itu juga ada. Bumi dan bulan diketahui juga saling tarik menarik, dan menjadi pemicu gelombang pasang di lautan. Akibat gaya gravitasi ini pula, bentuk Bumi dan Bulan tidak bulat sempurna, tetapi lebih mirip telur.

Tetapi Phobos bukan satu-satunya yang mengalami nasib buruk. Triton, satu dari 14 bulan Neptunus, juga sedang bergerak ke arah induknya dan diketahui memiliki retakan-retakan di permukaannya. (Phys.org)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

NASA Temukan Penyebab Hilangnya Kehidupan di Mars

NASA Temukan Penyebab Hilangnya Kehidupan di Mars

Tekno | Jum'at, 06 November 2015 | 15:23 WIB

Setelah Air, NASA Akan Ungkap Temuan Penting Soal Planet Mars

Setelah Air, NASA Akan Ungkap Temuan Penting Soal Planet Mars

Tekno | Kamis, 05 November 2015 | 15:20 WIB

Pekan Ini, Mars, Jupiter dan Venus 'Menari' di atas Bumi

Pekan Ini, Mars, Jupiter dan Venus 'Menari' di atas Bumi

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2015 | 19:15 WIB

NASA Pede Siapkan Manusia untuk Tinggal di Mars Pada 2030

NASA Pede Siapkan Manusia untuk Tinggal di Mars Pada 2030

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2015 | 06:13 WIB

NASA Rilis Foto 'Lokasi Pendaratan' Matt Damon di Planet Mars

NASA Rilis Foto 'Lokasi Pendaratan' Matt Damon di Planet Mars

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2015 | 17:28 WIB

NASA Temukan Air Mengalir di Planet Mars

NASA Temukan Air Mengalir di Planet Mars

Tekno | Selasa, 29 September 2015 | 07:20 WIB

NASA Akan Umumkan Hal Besar Tentang Mars, Mahluk Asing?

NASA Akan Umumkan Hal Besar Tentang Mars, Mahluk Asing?

Tekno | Senin, 28 September 2015 | 08:03 WIB

Terkini

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Kemenkraf Dorong Komersialisasi Penyiaran Melalui Program Akselerasi Ekonomi Kreatif

Kemenkraf Dorong Komersialisasi Penyiaran Melalui Program Akselerasi Ekonomi Kreatif

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:33 WIB

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM hingga 2028, Ini Kata Menkop

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM hingga 2028, Ini Kata Menkop

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:20 WIB

×