Amerika Bentuk Lembaga Penangkis Asteroid

Liberty Jemadu

Selasa, 12 Januari 2016 | 14:27 WIB
Amerika Bentuk Lembaga Penangkis Asteroid
Pecahan terbesar yang tersisa dari asteroid Chelyabinsk, yang jatuh dan menyebabkan ledakan besar di Bumi pada Februari 2013 (Shutterstock).

Suara.com - Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) membentuk sebuah lembaga baru yang bertugas untuk mendeteksi, melacak, dan mengkoordinasikan upaya untuk menangkis asteroid-asteroid yang berpotensi menghantam Bumi.

Badan yang bernama Planetary Defense Coordination Office (PDCO) itu dikenalkan pekan lalu dan menunjukkan bahwa dunia semakin sadar akan dahsyatnya kerusakan yang disebabkan oleh asteroid terhadap peradaban manusia di Bumi.

PDCO akan bertugas untuk mendeteksi, memantau, melacak, dan menentukan karakteristik asteroid-asteroid serta komet yang melintas di dekat orbit Bumi.  Jika ada potensi tabrakan asteroid dengan Bumi, maka lembaga itu akan mengkoordinasikan respon NASA dengan lembaga lain, seperti badan manajemen kedaruratan federal AS untuk mengatasi masalah tersebut.

"Pendeteksian, pelacakan, dan mempertahankan planet kita adalah masalah yang dinilai sangat serius oleh NASA," kata John Grunsfeld, salah satu pemimpin NASA dalam keterangan resminya, seperti dikutip oleh CNET.

"Meski saat ini belum ada ancaman nyata, ledakan akbar akibat asteroid pada 2013 di Chelyabinsk dan melintasnya asteroid Hallowen baru-baru ini merupakan peringatan agar kita terus waspada dan tak melepaskan pandangan dari langit," lanjut dia.

Grunsfeld menyebut salah satu contoh hantaman asteroid di Chelyabinsk, Rusia yang ledakannya menghasilkan energi yang 20 sampai 30 kali lebih kuat dari ledakan bom atom di Hiroshima pada Perang Dunia II.

Beberapa saksi mengatakan bahwa cahaya ledakan asteroid yang jatuh pada 15 Februari 2013 itu lebih terang dari matahari dan melepaskan gelombang panas yang cukup menyengat.

NASA sendiri mengatakan, berdasarkan riset sejak 1998, ada lebih dari 13.500 objek antariksa dengan ukuran beragam yang lintasannya nyaris bersinggungan dengan orbit Bumi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Asteroid Besar Melintas Dekat Bumi di Malam Natal

Asteroid Besar Melintas Dekat Bumi di Malam Natal

Tekno | Kamis, 24 Desember 2015 | 06:33 WIB

Meteor Sebesar Seperempat Gunung Everest akan Melintas Dekat Bumi

Meteor Sebesar Seperempat Gunung Everest akan Melintas Dekat Bumi

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 10:32 WIB

Bumi Bakal Kiamat 28 September 2015?

Bumi Bakal Kiamat 28 September 2015?

Tekno | Selasa, 08 September 2015 | 09:43 WIB

Robot Tambang Asteroid Berhasil Meluncur dari Stasiun Antariksa

Robot Tambang Asteroid Berhasil Meluncur dari Stasiun Antariksa

Tekno | Sabtu, 18 Juli 2015 | 18:05 WIB

NASA Akan Meledakkan Asteroid dengan Bom Nuklir

NASA Akan Meledakkan Asteroid dengan Bom Nuklir

Tekno | Rabu, 24 Juni 2015 | 10:19 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×