Array

Akun Twitter Pemuja ISIS Diretas, Unggah Film Porno Gay

Liberty Jemadu Suara.Com
Rabu, 15 Juni 2016 | 20:37 WIB
Akun Twitter Pemuja ISIS Diretas, Unggah Film Porno Gay
Ilustrasi peretas dari kelompok Anonymous, lengkap dengan topeng Guy Fawkes yang menjadi simbol mereka (Shutterstock).

Suara.com - Akun-akun Twitter milik para pendukung Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah diretas oleh kelompok hacker Anonymous. Peretasan itu dilakukan setelah pecahnya tragedi penembakan di sebuah bar gay di Orlando, Amerika Serikat, Senin (13/6/2016).

Dalam aksi itu para peretas merebut akun-akun para pemuja ISIS lalu mengganti foto-foto mereka dengan konten-konten pro-gay dan bahkan menggunakan akun-akun itu untuk mengunggah film-film porno gay.

Seorang anggota Anonymous yang menggunakan nama alias WauchulaGhost, kepada Newsweek, mengaku telah mulai meretas akun-akun pengekor ISIS beberapa bulan silam. Tetapi setelah terjadinya pembantaian Orlando, ia memutuskan untuk mengganti foto-foto ISIS dalam akun-akun itu dengan foto pelangi dan pesan-pesan pro-LGBT.

"Saya melakukan ini untuk mengenang jiwa-jiwa yang direngut di Orlando. Daesh (nama lain ISIS) telah memuji serangan itu, jadi saya memutuskan untuk membela mereka yang tewas dibantai. Merengut nyawa orang tak bersalah tak akan ditoleransi," jelas dia.

WauchulaGhost tak bersedia mengungkap nama aslinya atau tempat tinggalnya. Ia cuma bilang bahwa ia tinggal di Amerika Serikat.

Ia mengklaim telah merebut akses dari 200 akun Twitter milik pemuja ISIS. Tetapi sebagian besar akun-akun itu telah dihapus oleh Twitter sendiri. WauchulaGhost mengatakan bahwa ia akan berterus menyerang akun-akun pendukung ISIS bersama dua rekannya, Ebony dan Yeti.

Akun-akun yang telah mereka retas biasanya akan mengunggah pesan-pesan seperti "Saya gay dan saya bangga!" Pesan lain berbunyi, "Terbuka dan bangga!" Selain itu mereka juga mengunggah tautan-tautan situs film porno gay.

Tetapi menurut WauchulaGhost mereka tak menayangkan gambar-gambar porno di akun-akun itu, hanya tautan, sebagai bentuk penghargaan atas Islam.

"Satu hal yang ingin saya tekankan bahwa kami tak menggunakan foto-foto vulgar dan tujuan kami bukan untuk menghina Islam. Aksi kami menyasar para ekstremis. Banyak anggota kami yang beragama Islam dan kami menghormati semua agama," tegas dia.

Media sosial seperti Twitter dan YouTube memang telah menjadi alat yang efektif bagi ISIS dalam propaganda dan rekrutmen. Twitter sendiri mengaku telah menghapus 125.000 akun pemuja ISIS sejak 2015 lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI