myTRIP Bersama Indosat Oreedoo ramaikan IOT 2016

Liberty Jemadu

Kamis, 18 Agustus 2016 | 15:32 WIB
myTRIP Bersama Indosat Oreedoo ramaikan IOT 2016
Aplikasi pemesanan taksi berbasis internet, myTRIP dipamerkan di arena IoT 2016 di Jakarta pada 15-16 Agustus (Suara.com/myTRIP).

Suara.com - Aplikasi transportasi berbasis internet myTRIP untuk pertama kalinya tampil dalam ajang Internet of Thing (IoT) 2016, sebuah pameran teknologi tahunan berskala Asia, yang digelar di JW Marriot Mega Kuningan, 15-16 Agustus.

Aplikasi myTRIP diperkenalkan ke IoT 2016 oleh operator seluler terkemuka Tanah Air, Indosat Oreedoo. Turut hadir dalam pameran itu Hendra Sumiarsa Division Head M2M and IoT Solutions Indosat Ooredoo.

Aplikasi yang dikembangkan bersama Express Group dan PT Solusi Integrasi Transportasi Utama itu bermanfaat untuk memudahkan para warga urban untuk memesan taksi melalui perangkat mobile.

Tidak seperti aplikasi lainnya yang berbasis smartphone untuk memesan dan menghitung tarif Taxi, solusi myTRIP benar-benar terintegrasi dengan perangkat meter taxi, sensor pintu, lampu dan LED sign dalam Taxi melalui unit khusus OBU.

Kini aplikasi myTRIP sudah bisa digunakan untuk memesan taksi Express Group, perusahaan taksi terbesar ke dua di Indonesia.

Tidak hanya itu, myTRIP juga menyediakan layanan pemesanan taksi premium, bus, taksi bandara, dan informasi tentang jadwal Bus Transjakarta. Layanan lengkap ini sesuai dengan visi utama myTRIP untuk membantu agenda pemerintah Indonesia dalam mengurangi kemacetan.

Selain memamerkan myTRIP, dalam pameran itu Indosat Oreedoo juga memperkenalkan beberapa pelanggan bisnisnya yang berfokus pada bidang M2M Connectivity Platform (Managed Connectivity), Platform IoT sampai dengan solusi siap pakai seperti Vehicle Telematics, eMagic (enhance Managed IoT Connectivity), VMS (Vessel Monitoring System), Workforce Management, dan YOLO (You Only Live Once).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×