Fakta Mengerikan Samsung Galaxy Note 7

Ardi Mandiri, Rinaldi Aban

Kamis, 15 September 2016 | 17:52 WIB
Fakta Mengerikan Samsung Galaxy Note 7
Samsung Galaxy Note 7 dipamerkan di Seoul, Korea Selatan pada 2 September (Reuters/Kim Hong-ji).

Suara.com - Merek Smartphone Samsung Galaxy Note 7 menggegerkan banyak pihak karena dilarang untuk dibawa terbang oleh maskapai penerbangan.

Berdasarkan penulusuran, ternyata Samsung Galaxy Note 7 merupakan benda yang mudah meledak dan terbakar.

Samsung menyatakan kalau hal tersebut disebabkan kesalahan dalam proses produksi baterai.

 Dan ternyata, kelemahan Samsung Galaxy Note 7 tidak hanya itu saja. Masih banyak kelemahan lain, yang membuat merek ini dianggap membahayakan.

1. Meledak di Tangan Anak Usia 6 Tahun

Galaxy Note 7 menimpa anak usia 6 tahun. Kejadian tersebut terjadi di Brooklyn, Amerika Serikat. Peristiwa ledakan bermula saat anak tersebut sedang menggunakan Galaxy Note 7 di rumahnya, di East Flatbush, yang kemudian tiba-tiba mengeluarkan api.

2. Mobil Terbakar

Beberapa waktu lalu sebuah Jeep Grand Cherokee terbakar tiba-tiba di St Petersburg, Florida. Di dalam mobil, sang pemilik meninggalkan Galaxy Note 7 yang tengah mengisi baterai.

Kejadian tersebut terjadi sehari setelah Samsung mengumumkan penarikan produknya karena masalah keamanan.

 3. Meledakan Kamar Hotel

Satu kamar hotel di Australia meledak akibat Samsung Galaxy Note 7. Smartphone tersebut sedang di-charge oleh seorang tamu hotel di atas tempat tidurnya.

Tanpa diduga, Galaxy Note 7 tersebut meledak, hingga merusak kamar hotel.

4. 70 Galaxy Note meledak di Amerika

Health Canada, sebuah instansi resmi yang bertanggung jawab atas keselamatan konsumen, mengungkap telah terjadi insiden sebanyak 70 ponsel terbakar untuk wilayah Amerika Serikat saja.

5. Global Warming

Selain di Amerika Serikat, Galaxy Note 7 juga bermasalah di 10 negara, di antaranya Korea Utara, Kanada, India dan Inggris. Baterai yang digunakan Galaxy Note 7 dianggap menyebabkan pemanasan global.

6. Saham Samsung Anjlok

Saham Samsung anjlok sebesar 10,6 persen. Sebanyak 7 persen di antaranya bahkan turun dalam waktu sehari. Hal tersebut adalah yang terparah dalam 28 tahun terakhir.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan Apple yang mengalami peningkatan pendapatan akibat peluncuran iPhone 7.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Meski Aman, Cina Desak Ribuan Samsung Galaxy Note 7 Ditarik

Meski Aman, Cina Desak Ribuan Samsung Galaxy Note 7 Ditarik

Tekno | Kamis, 15 September 2016 | 14:10 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×