Motorola Kembali Serbu Indonesia, Diproduksi di Serang

Liberty Jemadu, Insan Akbar Krisnamusi

Kamis, 20 Oktober 2016 | 14:43 WIB
Motorola Kembali Serbu Indonesia, Diproduksi di Serang
Country Lead Mobile Business Group Lenovo Indonesia Adrie R. Suhadi (ketiga dari kiri) dan Menteri Kominfo, Rudiantara (keempat dari kiri) memamerkan ponsel Motorola di Jakarta, Kamis (20/10) [Suara.com/Insan A Krisnamusi].

Suara.com - Motorola sempat mati di pasar Indonesia sejak 2012, tapi Lenovo akan menghidupkannya kembali pada Oktober 2016 ini. Ponsel pintar Motorola akan diproduksi di dalam negeri dengan model perdana Moto E3 Power yang segera meluncur ke pasar pada bulan ini.

"(Smartphone) Lenovo akan bermain di kelas medium dan affordable, sementara Motorola akan berada di kelas affordable ke atas," ungkap Country Lead Mobile Business Group Lenovo Indonesia Adrie R. Suhadi Kamis (20/10/2016), di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta.

Sebelum era smartphone muncul, Motorola adalah pabrikan ponsel yang kerap membuat teroboson. Merek inilah yang pada 1996 silam menciptakan StarTAC, ponsel lipat pertama di dunia, juga Razr, ponsel lipat tertipis dan terlaris dunia pada 2004.

Pada Oktober 2014, Lenovo lalu mengakuisisi divisi Mobile Business Group Motorola dari Google dengan nilai 2,91 miliar dollar Amerika Serikat (Rp37,86 triliun).

"Meski terakhir berada di Indonesia pada 2012, Motorola masih besar di Brazil, India, dan negara-negara Eropa," kata Adrie.

Di Indonesia sendiri, Lenovo bekerja sama dengan pabrikan lokal PT.Tri Dharma Kencana, yang berlokasi di Serang, Banten untuk memproduksi Motorola. Pabrik tersebut akan memproduksi model-model Motorola di kelas mid-end dan high-end Moto dengan kapasitas produksi 90.000 unit per bulan.

"Untuk model low-end Motorola, kapasitas produksinya 75.000 sampai 150.000 unit per bulan. Saat ini, untuk memproduksi Lenovo saja, total kapasitas produksi pabrik itu mencapai 1,5 juta unit per tahun. Dengan adanya Motorola kapasitasnya akan meningkat menjadi 2 juta hingga 2,5 juta unit per tahun," ungkap Adrie.

Sayangnya, ia tak bersedia membeberkan nilai investasi untuk lokalisasi produksi smartphone Motorola.

Sementara, untuk tingkat komponen dalam negeri (TKDN), smartphone Lenovo saat ini mencapai level 20 persen TKDN. Adrie menegaskan pada 2017, Lenovo akan menjadi salah satu produsen smartphone global yang pertama memenuhi regulasi TKDN 30 persen untuk produk 4G di pasar Tanah Air.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menegaskan bahwa peraturan TKDN 30 persen bagi smartphone 4G dibuat untuk mengembangkan industri manufaktur dalam negeri sekaligus memberikan nilai tambah bagi industri lokal.

"TKDN 30 persen bisa dari hardware, software, atau kombinasi keduanya. Kombinasi ketiga yang saat ini sedang dibicarakan adalah komitmen investasi. Yang paling penting, dari benefit yang didapatkan perusahaan, 30 persennya harus ada di Indonesia," tegas Rudiantara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DMS+ Kolaborasi dengan Sinemaku Pictures dan Motorola Indonesia untuk Roadmap Scale-Up 2027

DMS+ Kolaborasi dengan Sinemaku Pictures dan Motorola Indonesia untuk Roadmap Scale-Up 2027

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 10:25 WIB

Motorola Rilis Moto G Max, Andalkan Baterai Jumbo dan Desain Tangguh

Motorola Rilis Moto G Max, Andalkan Baterai Jumbo dan Desain Tangguh

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:55 WIB

Daftar Harga HP Motorola Agustus 2026 Terbaru, Lengkah dari Entry Level ke HP Lipat

Daftar Harga HP Motorola Agustus 2026 Terbaru, Lengkah dari Entry Level ke HP Lipat

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Razr Fold Resmi Hadir di Indonesia, Motorola Ingin Ubah Citra HP Lipat

Razr Fold Resmi Hadir di Indonesia, Motorola Ingin Ubah Citra HP Lipat

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:05 WIB

Motorola Razr Fold Resmi Dijual Rp26 Jutaan, HP Lipat dengan Baterai Besar dan Layar 8,1 Inci

Motorola Razr Fold Resmi Dijual Rp26 Jutaan, HP Lipat dengan Baterai Besar dan Layar 8,1 Inci

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:18 WIB

Motorola Moto G77 Power Resmi Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera Sony LYT-600

Motorola Moto G77 Power Resmi Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera Sony LYT-600

Tekno | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:12 WIB

Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan

Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:02 WIB

HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits

HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:59 WIB

Motorola Edge 2026, Smartphone Compact Premium dengan Sentuhan Elegan dan Kamera Sony

Motorola Edge 2026, Smartphone Compact Premium dengan Sentuhan Elegan dan Kamera Sony

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:00 WIB

HP Compact Anyar, Motorola Edge 2026 Usung 'Extreme AMOLED' dengan Sensor Sony

HP Compact Anyar, Motorola Edge 2026 Usung 'Extreme AMOLED' dengan Sensor Sony

Tekno | Rabu, 03 Juni 2026 | 14:02 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×