Waspada! Peretas Bisa Curi Data Pribadi Lewat WhatsApp

Dythia Novianty

Selasa, 03 Januari 2017 | 20:51 WIB
Waspada! Peretas Bisa Curi Data Pribadi Lewat WhatsApp
Ilustrasi peretas (Shutterstock).

Suara.com - Para peretas kini tengah menargetkan para pengguna yang tidak terlalu memperhatikan perkembangan virus ponsel baru. Virus ponsel ini menyebar melalui kata-kata dokumen yang dikirim melalui WhatsApp.

Virus itu kemudian bekerja mencuri berbagai informasi sensitif dari para pengguna, termasuk kredensial perbankan online dan data lainnya. Para peretas menargetkan hampir semua pengguna ponsel Android yang memiliki aplikasi WhatsApp.

IBTimes tidak menyebutkan sistem operasi mana yang kerap dijadikan sasaran para peretas. Namun malware seperti ini biasanya hanya bekerja pada sistem operasi Google, bukan iPhone.

Selanjutnya, virus WhatsApp sejauh ini memang baru ditemukan di India, di mana pasar smartphone low-end Android yang menjalankan versi Android menjadi populer.

Para peretas mengambil keuntungan dari dua organisasi besar di wilayah tersebut untuk meyakinkan pengguna mengklik lampiran pesan. Pesan WhatsApp berbahaya berisi nama organisasi utama di India termasuk NDA (National Defense Academy) dan NIA (Badan Investigasi Nasional).

Dokumen-dokumen yang beredar melalui pesan biasanya dalam format Excel, meskipun file Word dan PDF telah dilaporkan juga. Dokumen dapat mengakses data pribadi di telepon, termasuk kredensial perbankan dan kode PIN.

Layanan keamanan pusat di India telah mengeluarkan pemberitahuan pada pertahanan dan keamanan di wilayah tersebut.

"Karena dua organisasi ini sangat populer dan dikenal di dalam negeri dan luar negeri dan ada rasa ingin tahu tentang mereka, adalah mungkin bahwa hal itu menjadi daya tarik seseorang pada subjek ini," kata pejabat Economic Times tersebut.

Sebuah laporan baru-baru ini diprofilkan apa yang harus menjadi salah satu contoh yang paling menakutkan dari malware Android di tempat kerja. Intelijen Rusia yang menargetkan tentara Ukraina dengan virus Android yang mengubah perangkat militer yang digunakan untuk menargetkan artileri mereka ke perangkat pelacakan yang dapat mengirimkan posisipasukan.

baca juga

Seperti biasa, cara terbaik untuk melindungi data Anda adalah dengan menghindari mengklik link yang meragukan. Dan batasi penggunaan aplikasi untuk download aplikasi hanya dari toko aplikasi resmi. [BGR]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siap-siap WhatsApp Anda Terblokir, Begini Cara Transfer Kontak

Siap-siap WhatsApp Anda Terblokir, Begini Cara Transfer Kontak

Tekno | Sabtu, 31 Desember 2016 | 20:57 WIB

Lima Tanda Ponsel Kamu Disadap

Lima Tanda Ponsel Kamu Disadap

Tekno | Kamis, 29 Desember 2016 | 16:48 WIB

WhatsApp Bisa Tarik dan Edit Pesan yang Telah Dikirim?

WhatsApp Bisa Tarik dan Edit Pesan yang Telah Dikirim?

Tekno | Senin, 19 Desember 2016 | 16:04 WIB

WhatsApp Punya 'Kabar Buruk'

WhatsApp Punya 'Kabar Buruk'

Tekno | Sabtu, 03 Desember 2016 | 07:11 WIB

Cara Lacak Lokasi Orang via WhatsApp

Cara Lacak Lokasi Orang via WhatsApp

Tekno | Selasa, 15 November 2016 | 15:57 WIB

Terkini

Muhammadiyah Dorong Rokok dan Vape Diberi Label Non-Halal

Muhammadiyah Dorong Rokok dan Vape Diberi Label Non-Halal

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:15 WIB

Muhammadiyah Desak BPJPH Labeli Rokok dan Vape Produk Non-Halal

Muhammadiyah Desak BPJPH Labeli Rokok dan Vape Produk Non-Halal

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:15 WIB

9 Rekomendasi Moisturizer Murah untuk Remaja SMP SMA Under Rp50 Ribu

9 Rekomendasi Moisturizer Murah untuk Remaja SMP SMA Under Rp50 Ribu

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 15:15 WIB

Sudah Punya Karier, Kenapa Masih Kembali Kuliah? Ini Alasannya

Sudah Punya Karier, Kenapa Masih Kembali Kuliah? Ini Alasannya

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 15:12 WIB

Awas Modus Penipuan Segitiga Mobil Bekas Berharga Murah Mengintai Pembeli

Awas Modus Penipuan Segitiga Mobil Bekas Berharga Murah Mengintai Pembeli

Otomotif | Jum'at, 18 September 2026 | 15:10 WIB

Kapal China Tabrak Perahu Filipina Saat Bagikan Subsidi Bahan Bakar Nelayan di Kepulauan Spratly

Kapal China Tabrak Perahu Filipina Saat Bagikan Subsidi Bahan Bakar Nelayan di Kepulauan Spratly

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:05 WIB

Usai Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon

Usai Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:05 WIB

Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG

Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG

Jogja | Jum'at, 18 September 2026 | 15:00 WIB

Isu Black September Merebak, Boni Hargens Ungkap Modus Destabilisasi Politik

Isu Black September Merebak, Boni Hargens Ungkap Modus Destabilisasi Politik

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:00 WIB

iQOO Pad Ultra Segera Rilis 29 September: BawaLayar OLED 8,8 Inci, Snapdragon Generasi Baru

iQOO Pad Ultra Segera Rilis 29 September: BawaLayar OLED 8,8 Inci, Snapdragon Generasi Baru

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 15:00 WIB

×