Jepang Kembangkan Peranti Lunak untuk Deteksi Gas Beracun

Ririn Indriani, Insan Akbar Krisnamusi

Senin, 13 Maret 2017 | 16:22 WIB
Jepang Kembangkan Peranti Lunak untuk Deteksi Gas Beracun
Ilustrasi masker untuk melindungi gas beracun. (Shutterstock)

Suara.com - Jepang berhasil mengembangkan peranti lunak untuk sistem kepintaran artifisial (artificial intelligence/AI) yang bisa mendeteksi keberadaan berbagai jenis gas beracun di lingkungan sekitar.

Kepintaran buatan tersebut, menurut Nikkei Asian Review pada akhir pekan kemarin, memiliki keakuratan hingga 90 persen. Tingkat keakuratan ini lebih tinggi dari keakuratan tenaga manusia hingga lebih dari 30 persen.

Adapun peranti lunak itu dikembangkan oleh korporasi teknologi asal Jepang bernama JSOL. JSOL tidak bekerja sendiri, melainkan menggandeng National Research Institute of Police Science (NRIPS), serta Riken Keiki.

NRIPS sudah berpengalaman menangani kasus-kasus gas beracun. Riken Keiki, di sisi lain, nantinya bertugas memproduksi perangkat kerasnya.

Jepang berniat menggunakan kepintaran artifisial tersebut untuk mencegah penularan wabah penyakit di rumah sakit dan sekolah yang bisa disebabkan oleh gas beracun serta virus.

Kepintaran buatan ini akan ditanamkan di dalam sebuah perangkat keras. Kemungkinan, 'sensor' gas beracun tersebut baru bisa diproduksi massal dan dijual pada 2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bak Penyihir, Capres Prancis Ini Muncul di Dua Tempat Bersamaan

Bak Penyihir, Capres Prancis Ini Muncul di Dua Tempat Bersamaan

News | Senin, 06 Februari 2017 | 18:37 WIB

Tiga Teknologi Canggih Ini Siap Jadi Tren 2017

Tiga Teknologi Canggih Ini Siap Jadi Tren 2017

Tekno | Selasa, 03 Januari 2017 | 09:52 WIB

Perkembangan Perusahaan Teknologi Ini Diklaim Lampaui Facebook

Perkembangan Perusahaan Teknologi Ini Diklaim Lampaui Facebook

Tekno | Jum'at, 30 Desember 2016 | 14:44 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×