Studi: Hobit Flores Berasal dari Afrika

Liberty Jemadu

Sabtu, 22 April 2017 | 07:07 WIB
Studi: Hobit Flores Berasal dari Afrika
Ilustras rahang manusia purba (Shutterstock).

Suara.com - Sebuah hasil peneltian terbaru tentang asal-muasal manusia purba Flores yang dikenal sebagai Homo floresiensis atau "Hobit Flores" mengungkapkan bahwa manusia kerdil itu berasal dari Afrika dan bukan dari Homo erectus yang ditemukan di Jawa.

Studi yang digelar oleh Australian National University (ANU) itu menemukan bahwa manusia purba yang pertama kali ditemukan di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur pada 2003 tersebut adalah "saudara dari spesies" Homo habilis - nenek moyang tertua manusia yang hidup di Afrika sekitar 1,75 juta tahun silam,

Data-data yang berhasil dikumpulkan para ilmuwan dalam studi itu menunjukkan bahwa tidak ada bukti yang memperkuat teori bahwa Homo floresiensis berasal dari Homo erectus, manusia purba yang fosil-fosilnya banyak ditemukan di Jawa.

Pemimpin studi itu, Debbie Argue dari ANU, mengatakan hasil temuan mereka bisa menghentikan perdebatan sengit - sekaligus mengakhiri kebingungan di antara para ilmuwan tentang Homo floresiensis.

"Analisis kami menunjukkan bahwa pada pohon (evolusi) keluarga, Homo floresiensis berkemungkinan besar adalah saudara dari sepesies Homo habilis. Itu artinya, keduanya memiliki nenek moyang yang sama," kata Argue seperti dikutip Phys.org.

"Kemungkinan, Homo floresiensis berevolusi di Afrika lalu bermigrasi atau nenek moyang mereka berpindah dari Afrika dan kemudian berevolusi menjadi Homo floresiensis di tempat lain," jelas dia lebih lanjut.

Homo floresiensis diketahui hidup di Flores sebelum punah pada sekitar 54.000 tahun silam.

Sebelumnya para peneliti menduga bahwa Homo floresiensis bukanlah spesies baru, tetapi merupakan Homo erectus (manusia purba Jawa) yang tubuhnya berubah menjadi kerdil akibat kekurangan makanan setelah bermigrasi ke Flores. (Baca: Temuan Fosil di Flores Kuak Misteri Asal-usul Hobit)

Dalam studi terbaru ini para ilmuwan meneliti 133 data yang dikumpulkan dari analisis terhadap fosil tengkorak, rahang, gigi, tulang lengan, kaki, dan bahu Homo floresiensis. Sementara studi-studi sebelumnya lebih fokus pada tengkorak dan rahang bawah.

"Kami mencari bukti bahwa Homo floresiensis berasal dari Homo erectus," ujar Argue.

Argue menjelaskan dari analisis mereka banyak bagian tubuh yang diteliti, misalnya struktur rahang, tidak cocok dengan Homo erectus. Homo floresiensis, tekan dia, lebih primitif dari Homo erectus.

Ia mengatakan secara logis, proses regresi (pengerdilan) itu sukar diterima akal sehat, karena bagaimana mungkin rahang Homo erectus berevolusi ke belakang, kembali ke kondisi primitif seperti yang mereka temukan pada Homo floresiensis.

Alih-alih, imbuh Argue, temuan timnya bisa memperkuat teori lain yang mengatakan bahwa Homo floresiensis sebenarnya sangat purba, sudah ada sebelum 1,75 juta tahun lalu.

"Jika demikian, maka Homo floresiensis mungkin sudah berevolusi sebelum Homo habilis, karenanya ia bisa jauh lebih purba," tutur Argue.

Data-data yang dikumpulkan oleh Argue dkk juga diteliti menggunakan model statistik oleh Professor Mike Lee dari Flinders University dan South Australian Museum.

"Ketika kami menganalisis, ditemukan dengan jelas hubungan dengan Homo habilis. Homo floresiensis menempati posisi yang sangat primitif pada pohon evolusi manusia," kata Lee.

"Kami yakin 99 persen, Homo floresiensis tidak berhubungan dengan Homo erectus dan hampir 100 persen yakin bahwa ia bukan Homo sapiens yang perkembangannya tidak normal," tambah Lee.

Penjelasan Lee ini sekaligus membantah sebuah penelitian yang terbit pada 2014, yang mengatakan bahw Homo floresiensis bukanlah spesies baru tetapi manusia modern yang tumbuh abnormal, mirip dengan penderita down syndrom. (Baca: Studi Terbaru: Hobit Flores Bukan Spesies Baru Manusia).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siapakah Manusia Hobbit Purba di Indonesia?

Siapakah Manusia Hobbit Purba di Indonesia?

Tekno | Kamis, 19 Desember 2024 | 11:22 WIB

Terkini

Fakta Menarik Hasil Argentina vs Inggris di Piala Dunia 2026 Tadi Pagi

Fakta Menarik Hasil Argentina vs Inggris di Piala Dunia 2026 Tadi Pagi

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:20 WIB

Ongkos Perbaikan Mobil Listrik BekasTerbesar Bukanlah Baterai, Menurut Riset

Ongkos Perbaikan Mobil Listrik BekasTerbesar Bukanlah Baterai, Menurut Riset

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:15 WIB

Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Scaloni: Albiceleste Siap Hancurkan Spanyol

Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Scaloni: Albiceleste Siap Hancurkan Spanyol

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:14 WIB

Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol

Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:11 WIB

UEFA Mulai Gerah! Muncul Desakan Lengserkan Infantino dari Kursi Presiden FIFA

UEFA Mulai Gerah! Muncul Desakan Lengserkan Infantino dari Kursi Presiden FIFA

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:00 WIB

Prabowo Kumpulkan Menteri, Nasib MBG & Koperasi Desa Merah Putih Dibahas

Prabowo Kumpulkan Menteri, Nasib MBG & Koperasi Desa Merah Putih Dibahas

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:00 WIB

Amankah Ibu Hamil Pakai Parfum? Ini Penjelasan Dokter Kandungan

Amankah Ibu Hamil Pakai Parfum? Ini Penjelasan Dokter Kandungan

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 05:35 WIB

Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja

Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 04:22 WIB

Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris

Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03 WIB

Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia

Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 03:40 WIB

×