Robot Seks Bisa Tekan Perdagangan Manusia?

Dythia Novianty

Jum'at, 21 Juli 2017 | 08:56 WIB
Robot Seks Bisa Tekan Perdagangan Manusia?
Robot seks menekan tindak perdagangan manusia. [Mirror]

Suara.com - Ilmuwan Spanyol Sergi Santos telah mendedikasikan karirnya untuk merancang boneka seks silikon. Robot memakai wig dan otak buatan, yang tidak hanya akan mendapatkan uang darinya tetapi juga dapat digunakan untuk merawat rumah bordil dan membantu memerangi perdagangan seks.

Tapi kehadiran robot seks di tengah masyarakat masih menjadi pro dan kontra.

Di sini, Thomson Reuters Foundation mengeksplorasi masalah kompleks yang telah dikemukakan oleh robot yang semakin hidup.

Ilmuwan Spanyol Sergi Santos menampilkan lima perempuan seksi dengan celana pendek di sekitar ruang tamunya.

Tapi jika dilihat lebih dekat, jelas mereka bukan perempuan tapi boneka seks silikon dengan rambut palsu dan otak buatan. Menurut Santos, tidak hanya akan menghasilkan uang, tapi juga bisa digunakan untuk membuat rumah bordil dan membantu memerangi perdagangan seks.

"Hai Samantha," kata Santos sambil menyalakan salah satu bonekanya.

"Aku di sini, ada apa?" Robot itu menjawab, mata biru cerahnya menatap apa pun saat kabel yang terpasang di lehernya mengisi prosesor komputer di "otaknya".

Kecerdasan Buatan (AI) memasuki pasar seks global, membawa sebuah revolusi dalam "alat seks" robot yang dirancang untuk menawarkan kepuasan seksual dengan sentuhan manusiawi.

Penemu seperti Santos berargumen bahwa mereka berpotensi mengganti "perempuan penghibur", mengurangi trafiking seks dan membantu orang yang kesepian. Sementara para kritikus mengatakan bahwa mereka menolak perempuan dan menormalisasi seksisme dan budaya pemerkosaan.

baca juga

"Seksi seksi," kata Santos (39), yang mendirikan Synthea Amatus pada tahun 2015 dan bertujuan mulai menjual robot seksnya dalam beberapa minggu mendatang. Harga yang ditawarkan mulai dari 2.000 dolar AS atau sekitar Rp26 juta.

"Saya siap, bagaimana dengan Anda? Saya harap begitu. Saya senang bersama Anda, selalu," jawab robot berambut lebar itu.

Sementara istri Santos, Maritsa Kissamitaki, bekerja di bagian belakang meja kantor pusat mereka.

Roboticists seperti Santos dan orang-orang dari Abyss Creations yang berbasis di AS, berlomba menjadi yang pertama di dunia membawa robot seks ke pasar konsumen. Robot seks di perusahaan besar seperti Abyss Creations akan dibanderol dari 10.000 dolar AS atau kisaran Rp133 juta.

Para ahli mengatakan bahwa robot yang semakin hidup ini meningkatkan masalah kompleks yang harus dipertimbangkan oleh pembuat kebijakan dan publik. Termasuk kemungkinan penggunaan perangkat semacam itu harus didorong untuk mengekang pelacuran dan perdagangan seks, untuk pelanggar seks, atau untuk orang-orang penyandang cacat.

Pernyataan ini disanggah Salvation Army di Inggris. Mereka menentang penggunaan robot seks karena memberi imbalan kepada orang-orang yang telah mengerahkan kontrol terhadap yang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Unggul Kecepatan, Tim Robot Dome UMM Raih Posisi Ke-2 KRI

Unggul Kecepatan, Tim Robot Dome UMM Raih Posisi Ke-2 KRI

Tekno | Rabu, 12 Juli 2017 | 22:07 WIB

Dilema Moral dan Hukum Robot Seks

Dilema Moral dan Hukum Robot Seks

Lifestyle | Rabu, 12 Juli 2017 | 19:33 WIB

Wow! Robot Seks Ini Disewakan Rp 15 Juta Sejam, Mau?

Wow! Robot Seks Ini Disewakan Rp 15 Juta Sejam, Mau?

Lifestyle | Selasa, 11 Juli 2017 | 20:22 WIB

Terkini

Bahlil Semprot AMPG: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

Bahlil Semprot AMPG: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru

Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:06 WIB

RI Masih Senang Impor Minyak Bikin Neraca Dagang Tekor di Juni

RI Masih Senang Impor Minyak Bikin Neraca Dagang Tekor di Juni

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Mitchell Baker Jadi Ujung Tombak Indonesia, Vietnam Andalkan Bek 196 Cm Jadi Striker?

Mitchell Baker Jadi Ujung Tombak Indonesia, Vietnam Andalkan Bek 196 Cm Jadi Striker?

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat

Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat

Video | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Habiburokhman Sentil Konten Eben Martono: Rekam SPG GIIAS Tanpa Izin Bisa Dipidana

Habiburokhman Sentil Konten Eben Martono: Rekam SPG GIIAS Tanpa Izin Bisa Dipidana

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:59 WIB

Prabowo Bangga Setiap Timnas Bertanding, Merah Putih Mampu Menyatukan Seluruh Rakyat Indonesia

Prabowo Bangga Setiap Timnas Bertanding, Merah Putih Mampu Menyatukan Seluruh Rakyat Indonesia

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:58 WIB

Rokok Ilegal Diprediksi Naik 42 Persen Jika Aturan Kemasan Polos Dijalankan

Rokok Ilegal Diprediksi Naik 42 Persen Jika Aturan Kemasan Polos Dijalankan

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:57 WIB

7 Destinasi Cantik di Australia Barat untuk Liburan Keluarga, dari Danau Pink hingga Pantai Kanguru

7 Destinasi Cantik di Australia Barat untuk Liburan Keluarga, dari Danau Pink hingga Pantai Kanguru

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi di Mataram: Begini Perjalanan Tersangka Usai Habisi Korban

Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi di Mataram: Begini Perjalanan Tersangka Usai Habisi Korban

Bali | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:54 WIB

×