Heboh Akun Fanpage Penyuka Kutang Anak Laki-laki, Warganet Murka

Chaerunnisa

Jum'at, 25 Agustus 2017 | 08:10 WIB
Heboh Akun Fanpage Penyuka Kutang Anak Laki-laki, Warganet Murka
Akun fanpage paedofil anak berkaos singlet (Instagram)

Suara.com - Sebuah fanpage Facebook sekumpulan paedofil bernama "Penggemar Kaos Dalam Singlet Anak SD" telah membuat geger warganet.

Fanpage yang diduga sebagai jual beli kaus untuk anak-anak itu ternyata telah dibuat para paedofil sejak tahun 2015. Unggahan pertamanya merupakan unggahan foto dan tercatat tanggal 4 Agustus 2015. Di bagian album foto, banyak sekali potret anak kecil yang mengenakan singlet.

Fanpage "Penggemar Kaos Dalam Singlet Anak SD" di bagian informasi akun tampak ditujukan untuk bisnis. Namun, domain web tersebut sudah tidak berlaku.

"Selamat bergabung di halaman ini,buat kalian pecinta kaos dalam singlet. Anak-anak. Semoga. Bermanfaat. Buat semua penggemar singlet," tulis pengelola fanpage di bagian "about atau tentang".

Dalam salah satu unggahannya, tampak pengelola fanpage tersebut menyapa para followers-nya yang sesama predator anak.

"Halo apa kabar semua? Sorry Admin sibuk ampe jarang on. Admin baru dapet singlet anak cowok kelas 4 sd, anaknya ganteng putih. Admin dapat singletnya dengan pake cara jurus admin hehehe," sapa pengelola.



Setelah mengunggah foto seorang anak SD berkulit putih hanya memakai singlet di foto terbaru, sejumlah followers langsung membanjiri dengan komentar. Bahkan, ada beberapa komentar yang bilang terangsang melihat foto tersebut.

"Rasa ya pengen di pip**in ni singlet anak ini dan aku pengen menampung air seniku di singlet anak ini," ujar akun Lutfi Fathony.

"Yang mau, inbox admin ya?" jawab pengelola akun.

"Ku mau kak," ungkap akun Arnun Rizal Khecild

"Aq mau," papar yang lain, Fajar Pratama.

Melihat unggahan tersebut, sejumlah netizen yang murka langsung meminta pihak kepolisian segera mengusut akun yang meresehkan itu. Bahkan, ada yang mengajak orangtua lainnya untuk melaporkan akun itu kepada pihak berwajib. Tak hanya itu, ada juga yang mengomentari untuk membakar dan mengkebiri para pelaku paedofil.

"Divisi humas polri, tangkap mereka ini," imbuh Pirta Sandjaja seraya membubuhkan ikon marah.

"Divisi Humas Mabes Polri Cyber Crime Polri group pedofil," ujar yang lain, Cindy Mommicy.

"Ayo direport bareng-bareng," ajak Zessyta Anggerr kepada akun ibu-ibu lainnya yang dia tag.

"Bakarrrrr. Kebiriiii," ucap Arizal Graha Rohseno.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sesuai Instruksi Jokowi, Nafa Harap Pelaku Paedofil Dikebiri

Sesuai Instruksi Jokowi, Nafa Harap Pelaku Paedofil Dikebiri

Entertainment | Selasa, 22 Agustus 2017 | 10:50 WIB

Zack Lee ke Wartawan: Ngapain Lo Ngerekam-rekam

Zack Lee ke Wartawan: Ngapain Lo Ngerekam-rekam

Entertainment | Selasa, 22 Agustus 2017 | 10:16 WIB

Anak Nafa Urbach Diincar Paedofil, Orangtua Lakukan Ini Ya!

Anak Nafa Urbach Diincar Paedofil, Orangtua Lakukan Ini Ya!

Health | Selasa, 15 Agustus 2017 | 19:44 WIB

Nafa Urbach Serahkan Bukti Komentar Terduga Paedofil

Nafa Urbach Serahkan Bukti Komentar Terduga Paedofil

Entertainment | Selasa, 15 Agustus 2017 | 14:38 WIB

Anak Diincar Paedofil, Nafa Urbach Sambangi Cyber Crime Polda

Anak Diincar Paedofil, Nafa Urbach Sambangi Cyber Crime Polda

Entertainment | Selasa, 15 Agustus 2017 | 13:35 WIB

Diincar Paedofil, Anak Nafa Urbach Sulit Pahami Peringatan Bahaya

Diincar Paedofil, Anak Nafa Urbach Sulit Pahami Peringatan Bahaya

Entertainment | Selasa, 15 Agustus 2017 | 08:53 WIB

Anak Diincar Paedofil, Nafa Urbach: Dunia Makin Gila!

Anak Diincar Paedofil, Nafa Urbach: Dunia Makin Gila!

Entertainment | Senin, 14 Agustus 2017 | 05:17 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×