Ajaib! Kapal Perang Dunia Satu Ditemukan dengan 23 Awaknya

Dythia Novianty

Rabu, 20 September 2017 | 09:52 WIB
Ajaib! Kapal Perang Dunia Satu Ditemukan dengan 23 Awaknya
U-Boat kapal selam Jerman Perang Dunia I. [Mirror]

Suara.com - Bangkai kapal selam Jerman Perang Dunia I, terpelihara dengan baik dan berisi 23 awak kapal, ditemukan di lepas pantai Belgia. Belum bisa dipastikan apa yang menjadi penyebab 11 kecelakaan kapal selam Jerman, yang sering disebut U-Boats.

Pihak berwenang mengatakan, mereka tidak akan memberikan lokasi yang rinci untuk menghindari para penjahat.

Periset yang menemukan bangkai kapal itu melaporkan kondisi kapal "relatif utuh". Carl Decaluwe, gubernur Flanders Barat, mengatakan bahwa penemuan di Laut Utara "sangat unik".

Dia mengatakan, dampak kerusakan ada di depan kapal selam tapi tetap tertutup dan ada 23 orang masih di dalam kapal tersebut. Pemerintah Belgia telah menghubungi duta besar Jerman karena perlu melihat apa yang bisa dilakukan dengan jenazah mereka.

Penggunaan kapal selam dalam Perang Dunia Pertama, untuk mengganggu jalur perdagangan Inggris di Selat Inggris dan Laut Utara, merupakan bagian penting dari taktik militer Jerman.

Kekaisaran Jerman mengandalkan impor untuk makanan dan produksi pangan dalam negeri, terutama pupuk. Sedangkan Inggris bergantung pada impor untuk memberi makan penduduknya.

Keduanya mewajibkan bahan baku untuk memasok industri perang mereka. Oleh karena itu, mereka saling memblokade kekuata satu sama lain.

Kapal U-Jerman menenggelamkan hampir 5.000 kapal yang membawa 13 juta ton kargo, namun kehilangan 178 kapal dan sekitar 5.000 orang.

Pada bulan Agustus 1914, sebuah armada sembilan kapal U-boat berlayar dari pangkalan mereka di Heligoland untuk menyerang kapal perang Kerajaan Navy di Laut Utara dalam patroli perang kapal selam pertama sepanjang sejarah.

baca juga

Permukaan kapal selam Perang Dunia Pertama tidak memiliki sarana untuk mendeteksi kapal selam di bawah air. Kekuatan U-boat Jerman terutama berbasis di Ostend di Belgia dengan armada operasi sekitar 20 perahu U.

Selain menyerang kapal dagang, kapal U juga memasang ranjau di jalur pelayaran.

Karena perang melawan armada, kapal U adi kurang mahir dan berhasil ditenggelamkan oleh tambang bersekutu atau dibom dari udara.

Tiga puluh persen awak kapal kehilangan nyawa mereka dibandingkan dengan lima persen dari mereka yang bertugas di Front Barat. [Mirror]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian Pertahanan Beli Tiga Unit Kapal Selam Dari Korsel

Kementerian Pertahanan Beli Tiga Unit Kapal Selam Dari Korsel

News | Minggu, 13 Agustus 2017 | 11:13 WIB

Bos Tesla Punya Desain Mobil yang Bisa Berubah Jadi Kapal Selam

Bos Tesla Punya Desain Mobil yang Bisa Berubah Jadi Kapal Selam

Otomotif | Jum'at, 02 Juni 2017 | 19:28 WIB

Terobos Wilayah Laut, Rusia-Inggris Nyaris 'Perang'

Terobos Wilayah Laut, Rusia-Inggris Nyaris 'Perang'

News | Rabu, 08 Juni 2016 | 16:49 WIB

Tak Puas Hanya Pesawat, Rusia Gempur ISIS dengan Kapal Selam

Tak Puas Hanya Pesawat, Rusia Gempur ISIS dengan Kapal Selam

News | Rabu, 09 Desember 2015 | 10:13 WIB

Taiwan Alokasikan Rp42,5 Triliun Bangun Kapal Selam

Taiwan Alokasikan Rp42,5 Triliun Bangun Kapal Selam

News | Kamis, 03 September 2015 | 14:14 WIB

Kapal Selam Nazi Bisa Dijadikan Tempat Wisata Seperti Titanic

Kapal Selam Nazi Bisa Dijadikan Tempat Wisata Seperti Titanic

News | Jum'at, 12 Desember 2014 | 18:49 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×